Apa Bedanya Steel-Cut Oats vs Rolled Oats?

Oat merupakan sumber karbohidrat sehat yang mengandung banyak serat, protein serta vitamin B dan vitamin E. Sebagian orang mengenal gandum dan oat sebagai dua makanan yang sama. Namun sebenarnya oat dan gandum berbeda. Gandum merupakan produk makanan mentah sehingga tidak dapat dimakan secara langsung, harus diolah untuk menjadi tepung sebelum difungsikan sebagai bahan kue dan pastry. Sementara oat adalah sumber makanan yang memiliki lapisan kulit ari dan berbentuk beras, namun memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik. Oat ini berasal dari biji serelia yang telah dikupas dan dipanggang pada suhu rendah. Dengan kata lain baik gandum dan oat merupakan keluarga dari tumbuhan serealia.

Semua oat adalah biji-bijian yang mengandung nutrisi dan serat dalam porsi yang signifikan. Nutrisi ini sangat dibutuhkan agar tubuh sehat secara optimal. Berbagai jenis oat hampir sama dalam hal nilai gizinya. Namun, banyak yang setuju mengatakan Steel Cut Oat sebagai jenis oat yang paling sehat dibandingkan oat lainnya karena kandungan serat dan kepadatannya yang tinggi.

Secara spesifik Steel Cut Oat dan Rolled Oat merupakan jenis oat yang sering direkomendasikan sebagai makanan diet sehat. Steel Cut Oat dan Rolled Oat juga sama-sama dimakan sebagai oatmeal yang bisa langsung dikonsumsi atau dikombinasikan dengan bahas makanan lain. Oat ini juga dapat dijadikan muesli yaitu hidangan oat dari Swiss yang dicampur biji-bijian kacang-kacangan dan buah kering. Perbedaan paling kentara dari dua jenis oat Steel Cut dan Rolled Oat ini terletak pada bagaimana dan seberapa banyak proses yang dilalui oat tersebut hingga siap dikonsumsi. Kedua jenis ini juga sama-sama telah dikupas dan hanya meninggalkan bentuk menir (berupa butiran beras patah tanpa sekam). Namun selain prosesnya, terdapat juga perbedaan-perbedaan lain yang akan membantu anda dalam menentukan pilihan oat terbaik.

Steel Cut Oats

Steel Cut Oat dikenal juga sebagai oatmeal Irlandia dan Skotlandia. Jenis oat ini merupakan oat yang paling sedikit mengalami proses produksi. Steel Cut Oat merupakan menir oat yang masih utuh. Proses yang dilalui adalah pemotongan biji oat, menjadi dua atau tiga bagian yang lebih kecil. Dalam prosesnya oat bukan diratakan, ditumbuk ataupun dibuat menjadi kepingan (pipih) melainkan dipotong. Inilah yang menjadi asal muasal kata ‘steel-cut’ yang mengacu pada alat pemotong yang terbuat dari baja yang sangat tajam, untuk memotong menir oat tersebut. Hasil akhir dari Steel Cut Oat berupa potongan oat sebesar biji wijen yang dipotong bergerindil dan bertekstur kasar.

Steel Cut Oat dimasak cukup lama karena ketebalan dan teksturnya, berkisar antara 20 hingga 30 menit di atas kompor. Cara memasaknya seperti memasak beras. Biasanya jika oat ini direndam beberapa menit dalam air akan lebih cepat matang. Bentuknya setelah dimasak menghasilkan tekstur yang kenyal, padat dan memiliki cita rasa kacang yang kuat. Mungkin secara rasa Steel Cut Oat memiliki rasa kacang atau biji-bijian yang lebih khas dibandingkan jenis oatmeal lainnya. Karena proses memasaknya yang lama Steel Cut Oat tidak cocok untuk dimasukkan ke dalam campuran bahan lain, seperti muffin atau kue, namun justru dimakan sebagai makanan utama. Memasak satu cangkir Steeal Cut Oat cukup untuk menghasilkan energi hingga siang hari. Ini dikarenakan Steel Coat Oat adalah jenis oatmeal yang memiliki kandungan serat paling tinggi. Mengkonsumsi Steel Coat Oat menjadikan perut kenyang lebih lama karena akan diproses perlahan oleh tubuh kita.

Kelebihan dan Manfaat Steel Cut Oat

Steel Cut Oat dianggap sebagai jenis oat yang paling sehat dan cocok untuk program diet. Yuk simak alasannya di bawah ini.

Steel Cut Oat Mengandung Banyak Serat

Steel Cut Oat adalah jenis oat yang paling banyak mengandung serat makanan khususnya serat larut. Serat ini sulit dicerna oleh tubuh kita tetapi sangat dibutuhkan. Serat larut disebut juga beta glukan yang membentuk zat seperti gel dan mampu larut dalam air. Serat beta glukan berperan penting dalam menurunkan kandungan kolestrol jahat di dalam tubuh manusia. Ini merupakan akar penyakit kardiovaskular. Serat yang tinggi juga memperlambat penyerapan gula dalam darah sehingga baik untuk tubuh. Seseorang yang mengkonsumsi makanan tinggi serat akan meminimalisir risiko terkena diabetes tipe 2. Oleh sebab itu serat dikatakan sebagai syarat untuk memenuhi kesehatan secara optimal.

Selain serat larut, Steel Cut Oat juga mengandung serat tidak larut. Serat tidak larut menjadikan pencernaan lebih lancar dan teratur. Nutrisi yang baik dalam Steel Cut Oat ini telah memenuhi sekitar 20% dari asupan harian serat rata-rata manusia. Inilah alasan sebagian orang mengkonsumsi oatmeal untuk diet tinggi serat, karena selain membantu menjaga tubuh tetap sehat juga akan menurunkan berat badan secara seimbang.

Steel Cut Oat Memiliki Indeks Glikemik Rendah

Steel Cut Oat tidak melalui proses produksi seperti yang dilakukan Rolled Oat. Hal ini meminimalisir kadar gula atau indeks glikemik sehingga kandungan gula menjadi lebih rendah dan membutuhkan waktu untuk dicerna. Ini adalah hal positif untuk membantu program diet karena memperlambat konversi pati menjadi gula di dalam tubuh sehingga sifatnya tahan lama (mengeyangkan) setelah dikonsumsi.

Manfaat lain Steel Cut Oat adalah rendahnya indeks glikemik. Indeks glikemik menunjukkan potensi peningkatan gula darah dari karbohidrat yang dikonsumsi. Secara sederhana indeks glikemik memberitahu tingkatan atau rangking pangan menurut efeknya terhadap kadar glukosa darah. Semakin rendah makanan pada indeks glikemik, semakin baik. Steel Cut Oat memiliki nilai indeks glikemik sekitar 55, yang berarti potensinya untuk meningkatkan gula darah sangat kecil. Jadi orang yang menderita kondisi kesehatan seperti diabetes atau pradiabetes dapat mengonsumsi Steel Cut Oat tanpa khawatir akan lonjakan berbahaya pada kadar gula darah.

Steel Cut Oat Secara Alami Bebas Gluten

Steel Cut Oat tidak mengandung gluten (gluten free) sehingga bagus untuk individu yang sedang diet bebas gluten. Gluten merupakan salah satu jenis protein yang tahan terhadap enzim protease yakni sebuah enzim pada saluran pencernaan yang memecah protein pada makanan menjadi asam amino. Gluten berbahaya bagi orang yang mengidap penyakit Celiac (penyakit autoimun), sehingga jika mengkonsumsi makanan yang mengandung gluten biasanya akan memicu peradangan dan merusak usus halus. Ini berimplikasi pada perlambatan penyerapan nutrisi untuk tubuh. Namun meskipun secara alami bebas gluten, beberapa merek Steel Cut Oats justru diproses dengan biji-bijian lain yang memang mengandung gluten sehingga ada kemungkinan kontaminasi gluten. Oleh sebab itu penting untuk memeriksa label produk terlebih dahulu sebelum membeli produk.

Steel Cut Oat Merupakan Sumber Zat Besi Yang Baik

Steel Cut Oat menyehatkan karena kandungan zat besi yang sangat tinggi. Sebagai gambaran, seperempat cangkir porsi oat ini mengandung 10% zat besi yang dibutuhkan harian. Zat besi sangat penting untuk memastikan fungsi tubuh berjalan dengan baik. Zat besi bekerja dengan meningkatkan kadar hemoglobin ke sel, jaringan serta organ tubuh yang mengalami kerusakan. Inilah alasan zat besi baik juga untuk proses penyembuhan. Selain itu zat besi mendorong oksigen dapat bersirkulasi ke seluruh pembuluh darah sehingga meningkatkan fungsi organ dalam.

Perlu diketahui ketika kadar hemoglobin rendah, tubuh kita akan melemah karena sel dan jaringan tidak mendapatkan oksigen yang cukup. Ini menjadi awal masalah kesehatan lain seperti fungsi kognitif yang buruk, gangguan termoregulasi (kemampuan saraf tubuh merespon tekanan panas dan dingin), masalah pencernaan hingga daya tahan tubuh yang menurun. Beberapa kelompok orang membutuhkan asupan zat besi dalam jumlah yang lebih banyak seperti pengidap anemia, wanita yang sedang menstruasi hingga orang yang mengalami pola tidur yang buruk.

Mengandung Karbohidrat Kompleks dan Protein

Kandungan karbohidrat kompleks terdapat dalam beragam jenis oat, termasuk Steel Cut Oat yang menjadi sumber energi yang tahan lama untuk tubuh. Selain itu, jenis oat ini lebih padat dari gandum lainnya dan dengan kandungan lebih banyak air. Mengkonsumsi Steel Cut Oat akan menyediakan sumber energi yang berkelanjutan. Namun apabila anda menginginkan tambahan lemak sehat dapat menggabungkannya dengan selai kacang. Kombinasi tersebut akan memberikan energi yang lebih banyak serta membuat perasaan kenyang yang lebih lama. Sebagai tambahan, Steel Cut Oat juga mengandung protein yang tinggi bersama dengan rendahnya lemak jenuh, telah melengkapi manfaat bagi kesehatan ketika mengkonsumsi oat ini.

Rolled Oats

Istilah rolled yang berarti ‘gulung’ pada jenis oat ini merujuk pada proses produksinya yang melibatkan biji sereal digulung terlebih dahulu agar tidak retak ketika melalui proses penggilingan untuk diratakan. Namun sebelum memasuki mesin penggilas, oat ini dikukus terlebih dahulu untuk membuat teksturnya lebih lunak. Hasil akhir Rolled Oat berbentuk bulat dan pipih serta masih dapat dilihat sebagai serpihan biji-bijian yang dipipihkan. Jenis oat ini melalui proses yang lebih banyak dibandingkan Steel Cut Oat namun masih lebih sedikit dibandingkan oat instan. Oleh sebab itu oat ini kadang disebut old-fashioned oat karena proses memasaknya yang klasik layakanya oatmeal yang paling banyak ditemukan di pasar. Hanya butuh waktu sekitar 3 hingga 10 menit hingga Rolled Oat siap dikonsumsi.

Sebenarnya Rolled Oat dapat dimakan tanpa pemanasan atau dimasak lebih lanjut. Ini dilakukan dengan merendam oat selama 1-6 jam dalam air, susu, atau produk susu nabati. Durasi perendaman ditentukan oleh bentuk dan ukuran oat sebelum diproses. Cara ini dapat menghemat waktu dan energi yang dihabiskan untuk memasak, namun tetap mempertahankan rasa dan kandungan gizinya. Akan tetapi jika kalian tidak terlalu menyukai rasa oat yang direndam, Rolled Oat juga lebih mudah dikreasikan dengan berbagai bahan tambahan diet sehat lain ketika proses memasak, seperti muesli, granola, overnight oat, muffin, smoothie hingga berbagai jenis kue. Ini membuat Rolled Oat lebih serbaguna dan kaya rasa dibandingkan Steel Cut Oat. Teksturnya yang lembut juga sangat cocok untuk menyajikan hidangan oatmeal panggang yang lebih lezat.

Kelebihan dan Manfaat Rolled Oat

Pada dasarnya Rolled Oat memiliki kandungan nutrisi yang tidak jauh berbeda dengan Steel-Cut Oat. Hampir semua nutrisi dalam Steel Cut Oat juga ada pada Rolled Oat, namun dalam jumlah yang berbeda. Oleh sebab itu untuk melengkapi jumlah kandungan gizi pada Rolled Oat sebagian besar orang mengkonsumsinya dengan kombinasi berbagai menu tambahan kesukaan. Selain itu, terdapat juga beberapa kelebihan lain dari Rolled Oat yang perlu diketahui.

Rasa yang Lebih Lezat namun Tetap Menyehatkan

Soal rasa dan selera memang subjektif. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa Rolled Oat lebih lezat dan tidak membosankan karena dapat diolah ke dalam berbagi menu yang enak seperti granola bar, kue, muffin, topping hingga makanan panggang lain. Selain itu oat ini akan tetap lezat jika dicampur susu, madu, buah, kue kering serta roti. Kebanyakan orang memilih jenis oat ini karena rasanya bervariasi. Bahkan jenis oat ini yang sering digunakan dalam resep-resep makanan sehat terutama overnight oats untuk disantap sebagai sarapan di pagi hari setelah direndam semalaman.

Menurunkan Berat Badan

Oat ini memicu kerja hormon Cholecystokinin yaitu hormon dari sistem pencernaan yang bertanggung jawab untuk merangsang pencernaan lemak dan protein. Ini membuat seseorang dapat menahan lapar lebih lama serta melancarkan metabolisme tubuh. Tak hanya itu kandungan protein serta serat beta glukan dalam jenis oat ini cukup tinggi, meskipun tidak sebanyak Steel Cut Oat namun akan tetap berpengaruh besar dalam proses diet yang sehat.

Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Antioksidan yang terdapat Rolled Oat akan bermanfaat untuk mencegah penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan kolesterol. Antioksidan membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) tanpa mempengaruhi kolesterol baik (HDL). Selain itu Rolled Oat mengandung tumbuhan lignin yaitu zat pengikat terutama enterolakton yang melindungi tubuh dari penyakit jantung. Oleh sebab itu Rolled Oat sering dijadikan makanan utama untuk menjaga kesehatan jantung dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Mengendalikan Hipertensi

Rolled Oat yang memang juga mengandung beta glukan, akan bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Ini merupakan sarapan yang rendah garam dan lemak yang dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari bagi penderita hipertensi. Garam atau sodium adalah salah satu zat yang dilarang oleh penderita hipertensi. Zat ini biasanya terdapat pada bumbu dapur. Sehingga mengkonsumsi Rolled Oat perlu dibarengi dengan mengurangi konsumsi garam untuk memaksimalkan penurunan darah tinggi

Mengandung Magnesium yang Penting untuk Tubuh

Magnesium merupakan mineral yang dapat dihasilkan secara alami oleh tubuh. Namun Rolled Oat juga dapat meningkatkan kandungan mineral yang akan berdampak baik untuk tubuh. Magnesium dikenal sebagai zat yang penting untuk pemeliharaan tulang, meskipun sebenarnya masih banyak manfaat lain dari kandungan ini pada oat, diantaranya menunjang kinerja sistem saraf dan otot, membantu menjaga asam lambung tetap stabil, membantu proses ekskresi hingga mampu meredakan gejala depresi. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa magnesium penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

Steel Cut Oat vs Rolled Oat: Pilih Mana?

Sebagian masyarakat mungkin akan memperdebatkan mana yang lebih baik antara Steel Cut Oat dan Rolled Oat. Sebenarnya kedua jenis oat ini sama-sama baik dan menyehatkan. Sangat sedikit perbedaan diantara dua jenis oat ini jika dikaitkan dengan nutrisi, karena memang terdapat kemiripan dalam kandungan gizinya. Namun perlu diingat bahwa Steel Cut Oat juga melalui proses yang lebih sedikit sehingga teksturnya lebih kasar, yang akhirnya membuat jenis oat ini lebih tahan lama dan mengenyangkan di perut anda. Selain itu, bila anda menyukai tekstur yang lebih kenyal dan padat, rasa kacang yang lebih kuat serta tidak memerlukan kombinasi atau campuran bahan lain maka Steel Cut Oat adalah pilihan tepat untuk anda. Sementara jika anda menyukai oat dengan rasa yang bervariasi, proses masak yang lebih cepat serta bertekstur lembut maka dapat memilih varian Rolled Oat.

Pada akhirnya kedua jenis oat ini sama-sama berlaku sebagai sumber makanan yang sehat dan memberikan banyak manfaat. Tidak perlu terlalu pusing untuk memikirkan mana yang lebih baik karena anda bisa mencoba secara langsung kedua jenis oat dengan membeli di toko grosir sebagai bahan pertimbangan. Namun, jika dapat menikmati keduanya, mengapa tidak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *