4 Cara Tepat Menangani Rempah Segar vs Kering

Rempah yang digunakan untuk menciptakan cita rasa lezat dan menggugah selera pada masakan terdiri dari dua bentuk, yaitu segar dan kering. Setiap orang memiliki preferensi masing-masing dalam memilihnya sesuai dengan kebutuhan. Kedua bentuk rempah tersebut terkadang ditangani dengan cara yang salah. Untuk menghindari kesalahan, Anda harus mencari tahu cara tepat menangani rempah segar vs kering. Simak penjelasan berikut.

Menangani Rempah Segar

Suhu Ruang

Cara tepat menangani rempah segar yang pertama adalah dengan menyimpannya pada suhu ruang. Cara ini harus dilakukan dengan mengisi gelas tinggi dengan air dingin, dan ambil herba lembut dengan memotong bagian batangnya sebelum dimasukkan. Jangan lupa untuk mengganti air setiap beberapa hari sekali secara rutin.

Karena paparan udara bisa membuat apa pun menjadi lebih lembab, saat menyimpan herba, disarankan untuk menutupi herba namun tidak terlalu rapat dengan tas yang dapat digunakan kembali. Cara ini harus dilakukan agar rempah segar tak banyak terpapar udara yang bisa membuatnya kehilangan banyak oksigen dan berubah warna menjadi coklat. Umur simpan rempah segar yang disimpan dengan cara ini bisa bertahan selama satu hingga dua minggu.

Apapun Bumbunya, Tidak Pakai Pengawet

Jauhkan rempah tersebut dari sinar matahari langsung. Periksa setiap hari dan singkirkan daun yang menguning atau menjadi gelap. Ganti juga airnya setiap hari. Herbal keras seperti peterseli, rosemary, dan thyme dapat bertahan tujuh hingga 10 hari jika dikonsumsi tanpa resep. Basil juga bekerja dengan baik dengan metode ini.

Lemari Es

Untuk jenis rempah segar atau herba aromatik seperti kucai, rosemary, oregano, sage, dan thyme, bisa disimpan dengan cara mengambil kain, handuk teh, atau handuk kertas bambu, dan basahi dengan air. Bungkus tangkai herba tersebut dengan kain atau handuk apa pun yang sudah dibasahi, dan simpan bungkusan tersebut di dalam tas, atau wadah, atau laci lemari es yang dapat digunakan kembali. Ini akan membantu rempah di atas kehilangan banyak oksigen.

Freezer

Pada dasarnya, mesin pendingin baik itu kulkas maupun freezer sama-sama efektif dalam memperpanjang masa simpan apa pun, begitu pula dengan rempah segar. Menyimpan rempah di freezer cocok untuk basil, oregano, lemon balm, mint, dan tarragon. Meski penyimpanan di freezer membuat mereka lemas dan basah dalam beberapa menit setelah dikeluarkan, mereka tetap dapat digunakan untuk memasak. Jika disimpan dalam wadah kedap udara, herba beku bisa bertahan hingga satu tahun.

Di sisi lain, rempah atau herba segar lainnya seperti adas sowa, bay leaves, rosemary, thyme, dan sage, bisa disebarkan dalam satu lapisan saat masih berada di batang pada permukaan yang rata dan dimasukkan ke dalam freezer. Untuk menggunakannya kembali setelah dibekukan, pindahkan ke dalam wadah kedap udara. Namun ingatlah bahwa rempah tersebut tidak boleh saling menempel karena awalnya dibekukan secara terpisah.

Daun herba lembut seperti mint, peterseli, dan daun ketumbar dapat dikeluarkan dari batangnya dan dibekukan dalam es. Gunakan wadah atau nampan es batu dan bungkus dengan herba cincang atau daun utuh. Tutupi dengan air dan bekukan. Jika menggunakan wadah es batu, es batunya bisa dipindahkan ke wadah kedap udara.

Gunakan Minyak Zaitun

Tahukah Anda bahwa minyak zaitun tak hanya bisa digunakan untuk memasak saja melainkan untuk menangani rempah segar? Ini bisa menjadi metode yang cukup praktis karena Anda hanya perlu mencincang rempah segar atau herba, dan masukkan ke dalam nampan berisi es batu. Kemudian, tuangkan minyak zaitun ke atasnya hingga tertutup seluruhnya.

Ini bisa berlaku untuk basil, daun ketumbar, parsley atau peterseli, dan bahkan sage, yang mana mereka bisa membeku dengan baik saat disimpan di lemari es. Setelah dibekukan, keluarkan dari nampan dan dipindahkan ke wadah kedap udara. Metode ini bisa membuat mereka bertahan selama enam hingga sembilan bulan.

Dihaluskan

Cara tepat menangani rempah segar lainnya adalah dengan cara menghaluskannya menjadi seperti bubur. Ini bisa menjadi pilihan bagi Anda terutama jika Anda menyimpan hasil panen dalam jumlah besar dari satu tanaman. Rempah segar yang cocok menggunakan metode ini adalah adas, basil, oregano, dan peterseli. Selain itu, Anda juga bisa menghaluskan berbagai rempah segar lainnya agar tahan lama seperti bawang merah, bawang putih, bawang bombay, cabai rawit, kemiri, dan lada. Mereka bisa menggunakan minyak sayur untuk penyimpanan dalam stoples yang tertutup rapat.

Untuk membuat bubur rempah segar, kupas daun rempah dari batangnya. Anda membutuhkan setidaknya 2 cangkir rempah. Masukkan rempah segar Anda ke dalam food processor atau blender dan siram dengan sekitar 1/4 cangkir minyak zaitun. Blender sampai Anda memiliki konsistensi yang halus. Tambahkan lebih banyak minyak zaitun sesuai kebutuhan.

Simpanlah rempah yang sudah dihaluskan ke dalam wadah kedap udara atau membekukannya dalam nampan es batu untuk ukuran porsi individual. Anda bisa selalu menggunakan metode ini baik untuk menyimpannya maupun saat ingin menyiapkan makanan. Namun, ingatlah bahwa rempah segar yang dihaluskan bisa sangat pekat, sehingga penggunaannya jangan berlebihan.

Menangani Rempah Kering

Pastikan Rempah Benar-Benar Kering

Cara menangani rempah kering yang pertama adalah memastikan mereka benar-benar dalam keadaan kering terlebih dahulu sebelum disimpan. Jika Anda menanam rempah sendiri di belakang rumah, mereka juga harus dikeringkan untuk digunakan nanti. Rempah kering harus dipastikan tidak ada kelembapan yang tersisa.

Saat Anda bersiap untuk menyimpan herba kering, penting untuk memastikan herba benar-benar kering terlebih dahulu. Hal ini berlaku jika Anda melakukan kerajinan liar atau memanen herba segar dari halaman belakang rumah dan kemudian mengeringkannya untuk digunakan nanti. Anda harus memastikan tidak ada kelembapan yang tersisa setelah selesai dikeringkan.

Cara yang baik untuk memeriksanya adalah dengan menggosokkannya sedikit di antara jari-jari Anda. Jika rempah mudah hancur, berarti herba tersebut telah mengering. Cara terbaik untuk mengeringkan herba adalah dengan saringan pengering buatan sendiri, di dehidrator, atau cukup dengan menggantungnya secara terbalik.

Simpan dalam Wadah Kedap Udara

Rempah kering atau herba kering seperti oregano, thyme, peterseli, daun mint, dan lainnya seringkali dikemas dalam wadah kedap udara. Penggunaan wadah kedap udara bukanlah tanpa alasan. Wadah kedap udara bisa mencegah udara yang berlebih, karena paparan udara berlebih dapat menurunkan kualitas rempah seiring berjalannya waktu.

Beberapa wadah kedap udara yang bisa digunakan seperti stoples kaca atau kaleng logam dengan tutup ulir. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan wadah kedap udara berwarna hitam atau gelap agar paparan oksigen tidak merusaknya, atau tempatkan pada ruang gelap yang sejuk dan tidak lembab. Jika memungkinkan, hindari penggunaan plastik, karena plastik dapat melepaskan bahan kimia yang tak perlu ke dalam rempah yang disimpan, atau sebagai gantinya, gunakan botol kaca.

Jauhkan dari Sinar Matahari Langsung

Sehat Dimulai Dari Dapur Anda

Dalam penyimpanan apa pun, paparan sinar matahari berpotensi dalam merusak kualitas, atau bahkan menjadi tidak bisa digunakan lagi. Untuk menjaga rempah kering tetap aman dan terjaga, simpanlah di tempat yang gelap, kering, dan sejuk. Faktanya, menggunakan stoples kaca berwarna gelap bahkan lebih baik dalam menghalangi semua potensi cahaya.

Simpan di lemari tertutup atau buat tirai untuk menutupinya jika perlu. Gudang bawah tanah sangat ideal jika Anda memilikinya, atau di kamar tidur yang berada di sisi paling sejuk di rumah Anda. Selain paparan sinar matahari langsung, Anda juga diharuskan menjauhkan rempah kering dari sumber panas apa pun, termasuk kompor.

Pastikan Memberi Label

Cara tepat menangani rempah kering yang terakhir adalah memberi label, yang mencakup nama, nama botani, tanggal panen (jika diketahui), dan tanggal pembelian (jika ada). Pemberian label ini termasuk salah satu yang terpenting, karena terkadang secara sadar atau tidak, seseorang mungkin saja terlalu lama tidak menggunakan rempah kering. Dengan demikian, Anda bisa menggunakannya kapan pun dengan rasa aman.

Mengetahui cara untuk menangani rempah segar vs kering adalah bagian penting agar Anda bisa menggunakannya kapan pun dibutuhkan. Anda bisa melakukan dengan cara termudah sekalipun tergantung kebutuhan. Jika Anda membutuhkan rempah segar atau kering, pastikan membelinya di Cairo Food dengan ketersediaan yang sangat lengkap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *