7 Hidangan dengan Jintan Hitam

Jintan hitam, atau yang juga disebut dengan habbatussauda adalah salah satu rempah yang telah ada sejak zaman kuno, bahkan telah digunakan sebagai obat tradisional sejak zaman Rasulullah. Meski jintan hitam seringkali dikaitkan dengan pengobatan tradisional, tetapi ia juga bisa digunakan untuk tujuan kuliner, terutama pada masakan India, Afrika Utara, dan Timur Tengah, di mana jintan hitam sering ditambahkan di atas kari, nasi atau hidangan berbahan dasar lentil, tumis, sayuran, dan acar.

Jintan hitam bisa digunakan sebagai rempah maupun ditaburi di atas suatu hidangan. Rempah ini akan menambahkan aroma yang lezat pada apa pun yang menyertakannya. Kemungkinannya hamper tidak terbatas, dan Anda bisa mengetahuinya lewat daftar hidangan dengan jintan hitam di bawah ini.

Keju String

Hidangan dengan jintan hitam yang pertama adalah keju string. Keju ini terbuat dari susu, baik itu susu sapi, kambing, atau domba. Penggunaan susu untuk membuat keju string bisa menyesuaikan dengan metode produksi di daerah yang dipilih. Tak hanya menggunakan susu, tetapi pembuatan keju string juga melibatkan jintan hitam, di mana ia digunakan sebagai taburan keju, serta dibumbui dengan mahleb.

Apapun Bumbunya, Tidak Pakai Pengawet

Keju string pada dasarnya adalah keju mozzarella yang dipanaskan hingga 140 derajat Fahreneit lalu diregangkan. Proses pemanasan tersebut membuat protein susu bergerak dan berubah secara signifikan. Keju string diremas dan dipotong menjadi silinder yang dapat ditarik terpisah menjadi untaian atau strip tali.

Proses pembuatan keju string membuatnya berserabut, dan dijual dalam bentuk lilitan tak berujung yang dikepang. Bentuk keju menjadi benang karena cara ditarik selama pemrosesan. Dengan demikian, nama keju string tersebut diperoleh dari hasil akhir keju string tersebut. Saat dimakan, keju string akan terbelah dan terasa seperti benang di mulut.

Keju string memiliki tekstur yang kenyal dan sangat lembut, serta dengan rasa yang berkisar seperti susu dan mentega, hingga rasa yang tajam, dan sedikit asam. Secara umum, keju string diproduksi di Armenia, Suriah, dan Turki, di mana toko yang menjual keju ini memberikan sampel kecil untuk dicicipi sebelum dibeli.

Kalonji Aloo

Kalonji aloo atau yang diterjamhkan menjadi kentang kalonji atau jintan hitam merupakan salah satu hidangan populer yang dimasak di Uttar Pradesh, India. Kalonji aloo melibatkan biji jintan hitam untuk memasak kentang, yang akan menambah aroma. Hidangan khas Uttar Pradesh ini meskipun sederhana, tetapi bisa dijadikan lauk untuk makan siang atau makan malam dengan tekstur kentang yang empuk, serta perpaduan jintan hitam yang membuat aroma dan rasanya lebih khas.

Roti Naan

Roti naan adalah sejenis roti pipih beragi yang dibuat dari tepung gandum, yang merupakan masakan populer asal Asia Barat, Asia Tengah, Asia Selatan, dan Asia Tenggara. Naan berasal dari bahasa Persia, yang berarti roti secara umum. Dalam Bahasa Myanmar, roti ini dikenal dengan nama nanpya. Roti naan berbahan dasar tepung gandum, dan bahan lainnya juga menyertainya, seperti mentega, susu, telur, dan yogurt. Ini juga dibumbui dengan aneka rempah-rempah dan bawang, serta ditaburi wijen dan jintan hitam di atasnya sebelum dipanggang.

Roti naan juga menggunakan ragi agar dapat mengembang, dan kemudian dimasak dengan oven tandoor, yaitu sebuah oven tradisional yang terbuat dari tanah liat dengan bentuk tabung dengan suhu panas yang sangat tinggi. Roti naan yang telah dimasak menciptakan banyak menggelembung, yang mana itu merupakan ciri khas dari roti naan.

Secara tampilan, roti naan mirip dengan roti pita, namun ini memiliki tekstur yang lebih lembut daripada roti pita. Selain itu, roti pita juga lebih sering dikonsumsi di Mediterania dan Timur Tengah, sementara roti naan banyak dikonsumsi di Asia Barat, Asia Tengah, Asia Selatan, dan Asia Tenggara. Meski secara tampilan ia mirip dengan roti pita, tetapi roti naan memiliki teksutr yang lebih lembut. Ini memiliki bentuk yang mirip dengan roti pita.

Saat ini, popularitas roti naan kian meningkat dan banyak digemari. Roti pipih ini dapat dipasangkan dengan hidangan apa pun, misalnya dengan membuat sandwich dari roti naan, dan dilengkapi dengan saus tomat dan keju. Ini juga bisa dinikmati dengan hidangan seperti kari atau lentil, atau dicelupkan ke dalam hummus. Lebih lanjut, naan juga sangat cocok dijadikan pizza, atau dijadikan pengganti tortilla untuk quesadilla.

Sup Lentil

Jintan hitam juga berpadu sempurna dengan hidangan sup lentil. Juga disebut dengan miju-miju, ini adalah sup yang menggunakan lentil atau miju-miju sebagai bahan dasarnya. Lentil memiliki beberapa variasi, yang digolongkan berdasarkan warnanya, yaitu merah, kuning, hijau, coklat, hitam, atau lentil dengan atau tanpa kulit.

Sup lentil banyak dikonsumsi di seluruh Eropa, Amerika Latin dan Timur Tengah, dan dijadikan makanan pokok mereka. Sup lentil mengandung berbagai rempah aromatik, dan yang paling umum adalah bawang putih, daun salam, dan jintan. Makanan pokok ini terkadang dihias dengan crouton atau dengan mentega, krim, minyak zaitun, dan bahkan yogurt.

Meski berbahan dasar lentil yang pada dasarnya hidangan vegetarian, sup lentil bisa dikonsumsi dengan daging. Jika dibuat untuk vegetarian, sayuran lainnya seperti bawang, kentang, labu, peterseli, seledri, tomat, dan wortel seringkali digunakan. Sementara untuk daging, sup lentil ini bisa dikonsumsi dengan daging favorit Anda.

Sup lentil menjadi makanan pokok di beberapa negara, dan masing-masing negara memiliki caranya sendiri untuk membuat sup lentil. Di Irak dan masakan Levantine, supnya dibumbui dengan kunyit dan jinten dan di atasnya diberi mi bihun tipis panggang yang disebut sha’iriyya, dan disajikan dengan lemon untuk diperas. Di sisi lain, Timur Tengah menambahkan jus lemon untuk mengurangi bau yang menyengat atas bahan yang digunakan. Di Mesir dan di seluruh Timur Tengah, sup biasanya dihaluskan sebelum disajikan, dan secara tradisional dikonsumsi pada musim dingin. Anda bisa menikmati lentil soup yang tersedia di Cairo Food.

Gomen

Gomen, atau yang disebut dengan Ethiopian Collard Greens (sawi hijau Ethiopia) merupakan hidangan yang paling populer dan lezat, yang terbuat dari sawi hijau dan umumnya dikonsumsi sebagai hidangan utama. Secara tradisional, gomen terbuat dari sawi hijau, tetapi sayuran hijau lainnya seperti bayam atau kangkung juga bisa digunakan.

Gomen atau Ethiopian collard greens ini dimasak dengan mentega berbumbu ala Ethiopia yang dibumbui dengan rempah-rempah seperti biji jintan hitam, kapulaga, dan fenugreek. Hasilnya, sawi hijau ini akan sangat lezat dan beraroma, yang sangat cocok disantap dengan daging Ethiopia dan hidangan vegetarian termasuk doro wat, misir wat, dan sega wat.

Arabic Salad

Jika jintan hitam bekerja sempurna dengan sayuran, itu berarti jintan hitam juga dapat digunakan pada salad, misalnya adalah Arabic salad. Arabic salad atau salad arab ini adalah sajian salad yang berasal dari Arab. Salad ini biasanya terdiri dari tomat yang dipotong dadu, bawang, dan mentimun. Ini juga bisa dicampur dengan peterseli, dan ditambahkan perasan lemon segar dan minyak zaitun sebagai pelengkap. Meski terdiri dari berbagai macam sayuran, salad Arab ini tidak menggunakan selada.

Hadir sebagai salah satu makanan khas Arab, salad ini sering disajikan sebagai bagian dari mezze. Arabic salad ini mencakup beberapa jenis salad yang berasal dari Aljazair dan Tunisia seperti “salad Aljazair” (Salata Jaza’iriya), dan salad Tunisia atau yang dinamakan Tunisia Salata Machwiya, yang terdiiri dari bawang putih, bawang merah, tomat, paprika, dengan minyak zaitun dan tuna di atasnya. Ini juga termasuk salad artichoke (Salataf Khurshoof) dari Lebanon, dan lainnya.

Saat dibuat, semua sayuran kecuali bawang bombay tidak dikupas, dan salad harus langsung disajikan. Arabic salad biasanya dikonsumsi dengan roti pita, atau menambahkan sumac ke saus lemon dan minyak. Sebagai tambahan, jintan hitam juga bisa digunakan untuk menambah kerenyahan pada hidangan salad Arab. Arabic salad ini bisa ditemukan di Cairo Food, dan sajikan dengan fattoush dan tabbouleh sebagai pelengkap.

Bagel

Bagel merupakan nama untuk salah satu jenis roti yang berbentuk bundar seperti cincin dengan ukuran sebesar telapak tangan. Roti ini terbuat dari tepung terigu dan ragi yang direbus sebelum dipanggang. Beberapa orang terkadang mengukus bagel alih-alih merebusnya sebelum dipanggang. Bagel secara tradisional dikaitkan dengan masakan Yahudi, dan spesimennya dapat ditemukan di seluruh dunia.

Bagel tradisional biasanya diberi perasa seperti bawang bombay, bawang putih, gandum hitam, garam, dan roti pumpernickel, yang dicampurkan ke dalam adonan. Sementara bagel modern akan dibumbui dengan tomat, kismis, keju, blueberi, muesli, bumbu masakan cajun, dan rempah-rempah termasuk adas sowa, caraway (adas meridian), dan kayu manis.

Dari indonesia untuk dunia

Roti yang berbentuk bundar ini juga kerap menggunakan ulit gandum (bran), adonan masam (sourdough), telur ayam, tepung gandum tanpa buang kulit (whole wheat atau whole meal), tepung multi serealia (multigrain), juga sering ditambahkan ke dalam adonan sebagai penambah tekstur. Bagel umumnya memiliki tekstur yang padat dan kenyal, dengan bagian luar yang sedikit renyah, keras, dan berwarna coklat muda. Hal ini terjadi karena adonan dibuat dengan hati-hati agar adonan tidak terlalu mengembang, sehingga menghasilkan tekstur yang sempurna pada bagel.

Dalam penyajiannya, roti ini seringkali ditaburi dengan berbagai biji, seperti biji poppy atau wijen, dan juga jintan hitam. Jintan hitam akan menambah rasa bawang pada bagel, yang bisa dinikmati dengan telur mata sapi, keju, ham, dan berbagai isi lainnya. Ini juga seringkali dikonsumsi sebagai sandwich untuk menu sarapan pagi tanpa tambahan apa pun, atau hanya bagel saja.

Lebih lanjut, bagel yang dibelah dua juga bisa dijadikan sandwich, dan itu adalah hal yang umum, dan telah dilakukan sejak zaman dulu. Bagel yang dibuat sandwich bisa diisi dengan keju krim (cream cheese), ikan salem asap yang disebut lox, tomat dan bawang bombay, atau bagel bisa dijadikan pizza dengan membelahnya, kemudian ditambahkan saus tomat dan keju sebelum dipanggang.

Jintan hitam atau habbatussauda sangatlah serbaguna, ia seringkali hadir pada banyak hidangan, mulai dari hidangan seperti sup, sayuran, salad, roti, dan bahkan keju. Dengan ini, Anda bisa menggunakan jintan hitam pada sejumlah masakan, baik itu sebagai bumbu maupun sebagai taburan yang melengkapi hidangan. Dapatkan jintan hitam kualitas terbaik hanya di Cairo Food!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *