16 Jenis Nasi Biryani Dari Berbagai Daerah

Siapa yang tidak kenal nasi biryani? Ini adalah hidangan gurih yang kaya akan rempah-rempah. Biryani adalah kata dalam bahasa Urdu yang konon berasal dari bahasa Persia. Istilah ini dalam bahasa Persia dikenal sebagai “birinj” yang artinya beras. Oleh sebab itu penduduk lokal disana tidak menyebut “nasi biryani” melainkan hanya biryani saja, yang sudah menjelaskan bahwa hidangan ini menggunakan beras atau nasi.

Namun pendapat lain mengatakan bahwa kata “biryani” berasal dari kata “birian” yang artinya digoreng sebelum dimasak. Sehingga penggunaan “nasi biryani” masih banyak digunakan. Secara khusus, orang India lebih sering menyebut chicken biryani (nasi ayam) atau mutton biryani (menggunakan domba/kambing). Sementara di luar India, ada yang juga menggunakan nasi biryani dengan daging sapi atau beef biryani.

Mungkin sebagian besar orang awam yang mendengar kata nasi biryani akan mengingatkan pada jenis masakan India atau Timur Tengah. Namun siapa sangka ternyata nasi biryani memiliki puluhan jenis yang tersebar di berbagai daerah (khususnya India dan sekitarnya), serta di negara tetangganya.

Jika mengulas tentang sejarahnya, biryani adalah hidangan lezat yang berasal dari Kekaisaran Mughal. Hidangan ini dibuat pada tahun 1600-an selama masa pemerintahan Kaisar Shah Jahan. Mulanya, bangsa Persia memperkenalkan cara memasak biryani kepada orang India dan Pakistan. Alhasil, hidangan ini tidak hanya populer di India dan Pakistan, melainkan juga di Timur Tengah, Irak, Iran, Afganistan, Bangladesh, dan Sri Lanka.

Lucknow (Awadhi Biryani)

Lucknow biryani dikenal sebagai jenis nasi biryani yang menampilkan kemewahan dan kemegahan. Hal ini dikarenakan Lucknow biryani diciptakan di India Utara oleh bangsa Mughal di Awadh pada abad ke-18. Momen di mana nasi biryani ini diciptakan dianggap sebagai puncak dari popularitas kuliner kerajaan. Lucknow biryani menggunakan beras long grain yang dimasak secara terpisah dalam bumbu. Daging dan nasi dimasak terpisah sebelum dicampur di dalam panci kemudian ditutup dan dipanggang.

Dalam hal ini nasi dimasak setengah matang lalu daging ditumis bersama rempah-rempah di dalam minyak samin. Rempah-rempah utuh yang halus seperti kunyit dan adas adalah rempah utama yang digunakan untuk menonjolkan rasa nasi dan daging. Lucknow biryani memiliki rasa yang unik yakni cenderung ringan namun aromanya tetap kuat. Terkadang banyak koki yang juga menambahkan sedikit kaldu ke dalam nasi untuk membuat rasanya lebih lezat.

Hyderabadi Biryani

Hyderabadi biryani adalah jenis biryani yang paling populer di masyarakat India. Ini adalah biryani khas kota Hyderabad. Dua jenis biryani hyderabadi adalah biryani kachchi (mentah) dan biryani pakki (dimasak).

Masyarakat lokal meyakini bahwa jika wisatawan asing berkunjung ke Hyderabad tanpa mencicipi biryani ini, maka kunjungan tersebut tidak akan sempurna. Nah, jika anda belum sempat ke India, maka anda bisa mencoba memasak sendiri Biryani Hyderabadi menggunakan bumbu siap pakai.

Bumbu nasi biryani Hyderabadi tersedia di Cairo Food dengan harga yang terjangkau dan rasa yang pasti lezat. Bumbu ini diracik dengan rempah-rempah asli seperti biji ketumbar, jahe putih, cumin, bawang putih, kunyit, cabai merah, lada hitam, daun mint, kapulaga hijau, daun laurel, biji pala, cengkeh, kayu manis, kapulaga putih, biji kelabat dan beras putih.

Sementara jika anda seorang vegetarian maka anda bisa mencoba hyderabadi biryani ala vegetarian yang menggunakan wortel, kacang polong, kembang kol, kentang, dan kacang mete yang diklaim masyarakat lokal bahwa rasanya setara dengan rasa daging. Tentu saja dengan bumbu Cairo Food anda juga tetap bisa menikmati hidangan versi vegetarian ini.

Tahari

Tahari atau disebut juga tehari dan teheri adalah nama yang diberikan untuk nasi biryani vegetarian yang sangat populer di Pakistan dan di beberapa wilayah India. Di Kashmir, tahari disajikan sebagai jajanan street food yang biasanya ditujukan untuk wisatawan atau musafir yang berkunjung untuk memuaskan rasa laparnya secara penuh dengan harga terjangkau.

Nasi biryani ini menggunakan kentang sebagai bahan utamanya untuk menggantikan daging. Ini disebut-sebut sebagai variasi nasi biryani Hindu untuk Nawab muslim. Hidangan ini melonjak popularitasnya selama Perang Dunia II ketika harga daging meroket, sehingga kentang dianggap sebagai alternatif bahan yang lebih murah.

Calcutta Biryani

Menurut sejarah nasi biryani, calcutta biryani diciptakan ketika nawab dari Awadh yakni Wajid Ali Shah diasingkan dari Lucknow tahun 1856. Nawab membawa resep kerajaan termasuk resep biryani ke kota Kolkata. Dikarenakan masyarakat Kolkata adalah orang pinggiran yang kala itu sangat miskin, sehingga tidak mampu membeli daging, maka kentang dan telur rebus ditambahkan ke dalam nasi biryani ini. Oleh sebab itu, calcutta biryani dianggap sebagai variasi biryani yang lebih sederhana. Kini, calcutta biryani juga kerap dibumbui dengan air mawar untuk menambah rasa dan warna.

Malabar Biryani

Malabar biryani adalah hidangan yang sangat populer di kalangan komunitas muslim Malabar. Nasi biryani ini berasal dari daerah Kerala. Meskipun komponen daging dan bumbunya mirip dengan jenis biryani lain, namun malabar biryani unik karena beras yang digunakan berbeda. Nasi ini menggunakan jenis beras yang dikenal sebagai khyma yaitu beras tipis berbutir kecil. Sebagian besar bumbu yang digunakan melibatkan sedikit cabai untuk memberikan rasa pedas.

Memoni Biryani

Memoni biryani dikembangkan oleh etnis Memon yang mirip dengan Sindhi Biryani. Selain itu, memoni biryani memiliki kemiripan dengan jenis biryani lain, namun jika ditelaah lebih dalam memoni biryani lebih kompleks. Ini dibuat dengan daging domba, yoghurt, bawang goreng, kentang, dan sedikit tomat.

Sementara itu memoni biryani juga menggunakan lebih sedikit pewarna makanan dibandingkan dengan biryani lainnya. Sehingga hidangan disajikan dengan warna asli dari daging, nasi, dan sayuran tanpa terlalu banyak warna kuning atau oranye. Nasi biryani ini sangat terkenal di Karachi, Pakistan.

Mughlai Biryani

Ini adalah versi lain dari biryani yang berasal dari Mughal. Namun mughlai biryani tidak begitu populer di Lucknow dan justru lebih banyak ditemukan di wilayah Delhi. Mughlai biryani merupakan paduan kebudayaan India dan Persia pada abad pertengahan dari Kekaisaran Mughal.

Ini mewakili masakan Asia Tengah dan Islam. Pada dasarnya Kekaisaran Mughal tersebar secara menyeluruh di seluruh negeri mengajarkan orang dan budaya masakan kerajaan. Inilah yang membuat banyak daerah yang memiliki jenis biryani tersendiri, namun tetap berakar dari dapur kerajaan.

Hidangan ini dibuat dengan nasi yang dibumbui, potongan daging yang juga dibumbui khususnya daging domba atau ayam. Kemudian ditambahkan bawang goreng, sultana, dan buah-buahan kering seperti almond, yang disusun secara berlapis di panci. Kemudian semua bahan ini dimasak bersama, menghasilkan hidangan spesialisasi yang sangat aromatik.

Ambur Biryani

Saat ini ambur biryani adalah makanan khas dari bagian utara Tamil Nadu yang memiliki populasi Muslim yang tinggi. Hidangan ini juga dikenal sebagai Vaniyambadi Biryani karena merupakan bagian dari masakan dari dua kota tetangga Ambur dan Vaniyambadi di distrik Vellore.

Jenis biryani khusus ini diperkenalkan oleh penguasa masa lalu, Nawabs of Arcot. Hidangan ini tidak lengkap jika tidak disertai dengan kari terong asam dan raita. Unsur daging adalah unsur yang mendominasi dibandingkan nasi yang menjadi keunikan dari hidangan ini. Biasanya daging yang digunakan paduan daging kambing dan ayam, dengan jenis nasi Seeraga Samba.

Sindhi Biryani

Ini adalah jenis nasi biryani dari Pakistan, khususnya di wilayah Sindh yang pernah menjadi bagian dari India sebelum pemisahan. Sindhi biryani adalah salah satu jenis nasi biryani yang paling populer di Pakistan sekaligus di dunia. Di Pakistan, biryani memang memiliki popularitas besar, terutama di kota Karachi dan Hyderabad, di mana versi daging ayam sangat populer.

Uniknya, sebagian besar masakan biryani di Pakistan menggabungkan unsur-unsur Sindhi biryani yang khas yakni penggunaan yoghurt. Rasanya hidangan ini benar-benar eksotis, karena menggunakan rempah-rempah yang kaya, daging yang banyak, serta sayuran yang melimpah. Sindhi biryani telah menjadi makanan yang sering disajikan dalam penerbangan internasional melalui Pakistan. Ini disajikan untuk menunjukkan cita rasa masakan Pakistan kepada orang asing.

Ada juga versi sindhi biryani yang tidak menggunakan daging, untuk orang-orang yang tengah diet atau vegetarian. Variasi sindhi biryani ini banyak ditemukan di wilayah Punjab dan wilayah utara Pakistan. Hidangan ini menawarkan sayuran lokal biasa, dengan tetap menggunakan yoghurt asam untuk mendinginkan perut dari rempah-rempah.

Jika anda tertarik untuk mencoba memasak sindhi biryani maka anda dapat membeli bumbu siap pakai yang tersedia secara online. Salah satu produsen bumbu nasi biryani yang menyajikan kualitas rempah terbaik adalah Cairo Food. Bumbu Nasi Biryani Sindhi Cairo Food menggunakan biji ketumbar, kayu manis, cumin, kapulaga hijau, cabai merah, paprika, kunyit, bunga lawang, biji pala, cengkeh, lada hitam, daun laurel, kapulaga putih, bawang putih, dan beras.

Bhatkali Biryani

Bhatkali biryani, berasal dari kota pesisir Bhatkal, Karnataka. Sejak penemuannya, hidangan ini menjadi bagian penting dari masakan Navayathi. Meskipun dasarnya masakan ini berasal dari Timur Tengah namun telah berkembang sebagai salah satu varian biryani India.

Setelah nasi biryani dibuat, ditaburi bawang bombay, bawang putih, rempah-rempah, cabai, daun kari yang menambah keunikannya. Selain itu, tidak ada adiktif berbasis minyak atau ghee yang digunakan dalam membuat hidangan ini. Alhasil, biryani ini berwarna putih dengan sedikit sekali oranye dari masala.

Kashmiri Biryani

Kashmiri biryani adalah jenis biryani yang mendapat pengaruh dari hasil dari kunjungan Kaisar Mughal yang sering ke Kashmir sebagai tempat peristirahatannya. Selain itu, jenis biryani kashmiri juga menonjol karena penambahan asafoetida. Salah satu varian dari biryani kashmiri ini disebut Bhuna Gosht Biryani Kashmir, yang paling terkenal di wilayah tersebut. Terkadang nasi biryani ini disamakan dengan Kashmiri Pulao yaitu hidangan meetha dengan banyak buah-buahan kering, serta nasi dan bumbu yang dimasak bersama.

Beary Biryani

Salah satu biryani paling lembut dari semuanya adalah beary biryani. Ini berasal dari daerah Karnataka Selatan. Beary biryani juga memiliki versi berbeda dan lazim ditemukan di daerah sekitar Mangalore yang lebih pedas. Rasa yang menonjol dalam hidangan ini yaitu ghee dan campuran rempah-rempah, yang dicampur dan “difermentasi” dengan nasi selama semalaman. Hal ini ditujukan untuk membuat rasa bumbu lebih meresap. Pilihan daging yang disukai selain ayam dan kambing adalah udang dan sapi.

Bombay Biryani

Bombay biryani adalah gaya memasak biryani ala Iran. Hidangan ini disertai dengan saus yang terbuat dari daging. Bombay biryani memiliki cita rasa lebih manis dan mengandung lebih banyak minyak. Selain itu, sesuai dengan namanya biryani ini mengandung lebih banyak bawang bombay goreng dibandingkan jenis lainnya. Bahkan topping bawang mendominasi tampilan hidangan.

Basisnya mirip dengan bhatkali biryani sehingga sering disamaartikan. Namun di samping menggunakan banyak bawang goreng, bombay biryani juga menggunakan daun mint dan plum kering. Nasinya direbus dengan berbagai bumbu, daging dan kentang digoreng, dan semuanya dimasak berlapis dalam panci.

Dam Pokht/Dam-Pokhtak

Selama dinasti Safawi, hidangan yang disebut juga sebagai “Berian Polo” ini disajikan dengan domba atau ayam. Daging ini direndam semalaman bersama yoghurt, rempah-rempah, buah-buahan kering seperti kismis, plum atau biji delima yang kemudian dimasak dalam oven tannour. Setelah bahan-bahan tercampur merata, maka siap disajikan dengan nasi putih yang dimasak terpisah.

Dalam bentuknya yang lebih asli, di beberapa kota hidangan ini dikenal sebagai “Dam Pokht/Dam-pokhtak“ yang merujuk pada nasi kukus yang menjadi dasar hidangan tersebut. Hidangan ini berwarna putih dan terasa manis (dari buah kering) yang membedakannya dengan biryani lainnya. Nama ini masih umum digunakan di Iran bersama istilah “beriani”. Sementara di negara-negara Asia Tenggara seperti Myanmar, istilah untuk hidangan ini disebut sebagai ‘danpauk’.

Moradabadi Biryani

Jenis biryani ini hanya ditemukan di kota Moradabad di negara bagian Uttar Pradesh di India. Ia juga dikenal sebagai moradabadi yakhni biryani. Hidangan ini disiapkan dengan daging yang dimasak sebelumnya, tepatnya direbus dengan rempah-rempah seperti garam masala dan khushboos atau kaldu daging. Versi yang sedikit berbeda dari biryani ini juga ditemukan di Delhi, yang terdiri dari rempah-rempah yang sedikit berbeda yakni menggunakan pala, fuli, dan cabai mentega (pili Mirch).

Biryani Sri Lanka

Di Sri Lanka, biryani ini paling populer di kalangan Muslim dan biasanya disajikan dengan ayam, sapi atau kambing. Dalam banyak kasus, biryani Sri Lanka jauh lebih pedas daripada kebanyakan varietas India. Lauk pauk yang populer termasuk Acchar, Acar Melayu, kari jambu mete, dan Sambol Mint.

Uniknya, bentuk biryani yang populer menggunakan string hopper sebagai pengganti nasi. String hopper adalah sejenis olahan dari tepung beras yang sangat mirip dengan bihun di Indonesia, namun dibentuk menggumpal. Selain itu, biryani Sri Lanka juga biasanya disajikan dengan telur orak-arik atau sayuran.

Nah itu dia 15 jenis nasi biryani yang berada di berbagai daerah khususnya di negara India serta negara tetangganya. Dewasa ini nasi biryani sudah banyak dikreasikan di seluruh belahan dunia, terutama sejak mudahnya menemukan resep hidangan ini secara online dan tersedianya bumbu siap pakai.

Promo Diskon Cairo Food

Meski terdapat beragam jenis nasi biryani, namun nasi biryani yang asli akan senantiasa memberikan karakteristik rasa tertentu yang khas dan akan dipahami jika anda sudah mencobanya secara langsung. Jika anda penasaran dengan rasa nasi biryani asli, maka anda dapat membelinya di Cairo Food dengan menggunakan bumbu siap pakai yang tersedia dalam beberapa varian seperti Bumbu Nasi Biryani Sindhi, Nasi Biryani Hyderabadi, dan Nasi Biryani Original.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *