14 Tips Memilih Durian, Anti Salah Pilih!

Memilih buah durian bukanlah hal yang mudah, terutama jika banyaknya durian yang dijual, itu akan membuat kita semakin bingung menentukan mana durian dengan kualitas terbaik. Jika salah memilih durian, tentu hal tersebut akan membuat kecewa, terlebih jika mengetahui buah tersebut ternyata sudah busuk. Namun, Anda tak perlu khawatir, karena di bawah ini adalah tips memilih durian. Ketahui selengkapnya di bawah ini.

Perhatikan Bentuk Buahnya

Para pencinta durian beranggapan bahwa durian yang berbentuk bulat memiliki isi daging yang lebih banyak daripada durian lonjong. Padahal, durian yang bulat sempurna dan lonjong tak selalu menjadi indikator yang tepat dalam memilih durian. Terkadang, bentuk durian yang cenderung aneh, misalnya berbentuk agak melengkung dan berbentuk bulan sabit juga bisa dipilih saat memutuskan untuk membeli durian. Tak jarang, bentuk durian yang aneh dengan sedikit ruang dan biji yang tertutup daging memiliki aroma yang lebih kuat dan pekat, serta dengan tekstur daging yang lembut. Jika Anda masih kesulitan untuk memilih buah durian, perhatikan poin-poin berikutnya untuk memilih durian.

Pilih yang Lebih Ringan

Meski sebagian besar orang akan berpikir bahwa durian yang lebih berat lebih pantas dibeli daripada yang ringan, karena berat suatu buah bisa menjadi indikator dalam pemilihan buah, tetapi ini tidak selalu berlaku dalam memilih durian. Idealnya, berat durian yaitu 1,5 hingga 2kg adalah durian dengan rasa yang terbaik. Penting untuk mengetahui rahasianya, durian yang lebih berat memiliki biji yang lebih besar dan daging yang lebih sedikit. Sementara durian seberat 1,5 hingga 2kg menjadi pilihan yang ideal untuk isian yang lebih banyak.

Apapun Bumbunya, Tidak Pakai MSG

Perhatikan Durinya

Salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan saat memilih durian adalah cangkangnya. Durian memiliki bagian luar yang keras dan runcing sehingga sulit ditembus, namun hal ini juga merupakan indikator kualitas buah. Duri durian harus kokoh dan jelas, tidak lunak atau layu. Jika durinya tampak kehilangan bentuk atau rontok, kemungkinan besar buahnya sudah terlalu matang atau sudah melewati masa puncaknya, dan sebaiknya hindari memilih durian tersebut.

Anda juga harus menghindari durian dengan duri yang panjang dan padat, karena durian dengan ciri tersebut tidak mengindikasikan kualitas durian yang baik. Jika Anda ingin membeli durian kualitas terbaik, pilihlah durian dengan duri yang pendek dan besar, karena durian tersebut sering kali memiliki isian yang paling beraroma.

Periksa Cangkangnya

Tips memilih durian selanjutnya adalah dengan memeriksa cangkang durian. Bagian yang harus dilihat pada cangkang durian adalah warnanya, karena warna bisa menunjukkan kualitas durian. Durian yang segar akan memiliki cangkang berwarna kuning atau hijau cerah, dan sebaliknya, jika Anda menemukan cangkang berwarna coklat atau kusam, itu bisa menjadi pertanda bahwa durian terlalu matang atau bahkan telah membusuk.

Periksa Bagian Luarnya

Masih melihat pada bagian luar durian, tips memilih durian ini mengharuskan Anda melihat dengan cermat, adakah lubang dan bintik hitam pada bagian kulit durian. Jika ditemukan lubang dan bintik hitam, itu bisa menjadi pertanda buruk bahwa cacing telah memasuki durian tersebut. Bintik hitam sebenarnya adalah kotoran yang ditinggalkan serangga, sementara lubang pada durian terletak pada bagian tengah atau bawah sekam menunjukkan itu sudah dimasuki cacing.

Cacing memilih bagian tengah atau bawah sekam durian karena pada bagian atas, ruang dalam akan tergenang air hujan dan cacing akan tenggelam sendiri. Apabila Anda masih ingin mencoba peruntungan dengan menguji kulit durian yang berlubang tersebut, cobalah untuk meniup perlahan ke dalam lubang tersebut, dan mendengarkan suara hampa yang diciptakan oleh angin.

Jika terdapat suara, berarti cacing tersebut memang telah menembus sekam dan memasuki tempat tersebut. Namun jika tidak terdengar bunyi cekung dan Anda merasakan napas kembali ke arah Anda, bisa jadi cacing tersebut tidak menembus buah. Itu masih bisa menjadi durian yang enak, tetapi Anda mungkin ingin memilih durian yang lebih baik.

Perhatikan Tangkai Durian

Tangkai atau batang durian bisa menjadi indikator yang menjelaskan bagaimana kualitas durian. Meski biasanya tangkai durian menjadi indikasi kematangan buah durian, namun saat memilih durian, tangkai menjadi bagian penting yang harus diperhatikan dengan detail. Pertama, tangkai bisa memperkirakan kapan durian sudah jatuh dari pohonnya, atau dengan kata lain, ia menunjukkan tingkat kematangan durian. Batang atau tangkai durian yang masih segar harus kaku, Anda juga bisa memperhatikan apakah tangkainya terlalu kering.

Selain itu, warna tangkai durian juga harus diperhatikan. Biasanya, buah durian segar yang jatuh secara alami dari pohonnya dalam waktu 4 hingga 8 jam terakhir memiliki warna tangkai yaitu hijau, putih, atau kombinasi kedua warna tersebut. Secara ilmiah, warna tangkai durian disebut empulur, xylem, dan floem. Jika Anda melihat bagian tangkai yang sudah berubah warna, yakni berwarna coklat atau menghitam, itu bisa menunjukkan bahwa durian sudah terlepas dari pohonnya dan kekurangan nutrisi selama beberapa waktu.

Anda juga perlu mengetahui bahwa terkadang penjual durian melakukan hal yang licik agar para pelanggannya tidak bisa mengidentifikasi kesegaran buah durian dengan cara memotong bagian atas batangnya. Meski cara yang dilakukan hanya bersifat sementara, dan pada akhirnya warna batang durian akan tetap gelap, tetapi cara ini cukup efektif untuk meningkatkan harga durian dengan harga premium meskipun buah tersebut telah mengalami devaluasi karena paparan berlebih.

Untungnya, Anda selalu bisa mengamati dengan cermat bagian atas batang yang telah dipotong, karena batang yang sudah dipotong menunjukkan potongan yang bersih, sehingga saat melihat batang yang sudah dipotong, kemungkinan besar penjual durian tersebut menutupi status kesegaran buah durian.

Jika Anda tidak dapat mengamati bagian atas batang, yang dapat Anda lakukan adalah mengikis bagian samping batang secara perlahan. Durian segar akan memperlihatkan floem hijau tepat di bawah kulitnya. Kendati demikian, ingatlah bahwa bagian tangkai atau batang durian hanya bisa memberikan perkiraan berapa lama buah telah jatuh dari pohonnya, dan juga kesegarannya.

Tangkai durian tidak bisa menentukan kematangan buah durian, karena buah bisa saja jatuh dari pohonnya sebelum benar-benar matang karena berbagai faktor, misalnya kekurangan gizi sehingga batang menjadi lemah, hujan lebat, dan angin kencang. Artinya, Anda tak bisa selalu menilai durian yang tampak segar dari pengamatan barang, karena itu belum tentu durian layak dikonsumsi.

Menggaruk Batangnya

Menggaruk bagian batang durian bisa diterapkan saat akan memilih durian. Meski terdengar aneh, namun cara ini termasuk cara yang mudah untuk mengindikasikan kualitas durian yang bagus. Cobalah menggaruk bagian batangnya secara lembut menggunakan ujung jari Anda. Jika bagian dalam batangnya terlihat berdaging dan berwarna hijau daun hanya dengan sedikit sentuhan, itu artinya durian telah jatuh dari pohonnya dalam 24 jam terakhir.

Jika Anda menemukan batang yang berwarna gelap, itu menunjukkan durian sudah dipanen jauh lebih awal. Dalam hal ini, Anda harus menggaruk batangnya sendiri dengan jari, karena jika meminta penjual durian untuk melakukannya, kemungkinan besar mereka akan menggunakan pisau, dan ini akan menggagalkan tujuan tes ini.

Kenali Aroma Durian

Durian dikenal sebagai buah yang memiliki aroma kuat dan tajam, dan aroma tersebut bisa membantu Anda saat memilih durian. Durian yang matang harus memiliki aroma yang manis, kaya, dan tidak menyengat. Bagi para ahli durian, ini adalah metode paling tepercaya untuk memeriksa apakah durian sudah cukup matang, dan mengindikasikan bagaimana rasa durian tersebut, apakah lebih pahit atau lebih manis.

Secara umum, ada dua jenis aroma durian. Jika aromanya segar dan mengingatkan pada warna hijau daun, itu tandanya daging durian itu manis. Jika ada bau yang sedikit menyengat, itu mungkin menunjukkan adanya rasa pahit pada daging. Jika durian tidak mengeluarkan bau berarti masih mentah. Jika aromanya terlalu menyengat, itu tandanya buah sudah terlalu matang. Agar Anda tidak tertusuk duri durian saat mengendus, letakkan tangan Anda di atas durian sebelum mendekatkan hidung ke buah.

Anda juga bisa meminta penjual durian untuk mengangkat buahnya, dan cobalah mengendus sepanjang jahitan dan garis belah di sepanjang bagian atas durian yang lebih dekat ke batang. Saat mencoba mengendusnya, pastikan Anda mengendus durian bagian atas buah, atau sedekat mungkin dengan batangnya.

Alasan mengapa ini harus dilakukan adalah karena buah-buahan di lobus matang dari bawah ke atas, sehingga, buah durian tersebut bisa saja matang di salah satu ujungnya, sementara yang lainnya belum. Selain itu, kulit bagian atas juga cenderung lebih tipis daripada bagian bawahnya. Dengan kata lain, bagian atas seringkali memiliki aroma yang sedikit lebih kuat, sehingga ini memudahkan Anda dalam memilih durian.

Goyangkan Durian

Menggoyangkan durian bisa dilakukan saat Anda memilih durian, terutama jika Anda tidak bisa melakukan uji penciuman atau Anda hanya ingin memastikan durian yang dipilih adalah yang berkualitas. Cara untuk melakukannya adalah memegang durian dengan kedua tangan, dan sebaiknya gunakan sarung tangan tebal untuk melindungi tangan dari duri durian yang tajam. Pegang durian sedemikian rupa sehingga buahnya agak berorientasi horizontal, dan cobalah goyangkan.

Ingatlah saat menggoyangkan durian, jangan mengocoknya terlalu kuat, lakukanlah dengan lembut, dan idealnya satu atau dua sentakan saja sudah cukup. Menggoyangkan durian untuk mengetahui tingkat kematangannya akan terasa seperti hentakan dadu di dalam cangkir pengocok saat dikocok. Bunyi getar menandakan durian sudah matang dan kering. Sebaliknya, daging yang lebih lembut dan lembab akan menempel pada kulit sehingga menghasilkan suara yang kurang terdengar.

Intip ke dalam

Tips memilih durian berikutnya adalah intip ke bagian dalam durian. Karena tampilan luar tidak selalu menunjukkan kualitas durian, maka penting untuk melihat bagian dalamnya. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan mencari durian yang sudah dipotong menjadi dua bagian. Periksa bagian bawah buah dan hitung belahannya. Secara umum, Anda akan menemukan sekitar lima hingga enam pemisahan. Dalam hal ini, pilihlah yang memiliki lima bagian yang kemungkinan besar berisi banyak daging durian lezat.

Periksalah Dagingnya

Daging durian merupakan bagian yang dikonsumsi dan memberikan rasa dan tekstur yang unik pada buah ini. Saat memilih durian, penting untuk memeriksa dagingnya apakah ada tanda-tanda pembusukan. Durian yang sehat harus memiliki daging yang keras dan lembut, bebas dari memar atau perubahan warna. Warna dagingnya harus kuning muda atau krem, dan teksturnya halus dan lembut. Jika Anda sudah terlanjur membeli durian, perhatikanlah ciri tersebut. Itu artinya, Anda membeli durian yang masih segar.

Namun, beberapa varietas durian yang berbeda menunujukkan warna daging yang berbeda, seperti durian D24 yang jika berwarna kuning cerah, itu berarti dagingnya terasa manis. Disisi lain, jika berwarna keabu-abuan pada sisi daging, kemungkinan besar dagingnya memiliki sedikit rasa pahit. Ini dapat ditemukan pada Mutiara Hitam dan beberapa varietas Mao Shan Wang.

Cicipi Sampelnya

Tak jarang penjual buah – termasuk durian yang memberikan sampel buah agar pelanggan bisa dengan yakin membeli buah pada mereka. Untungnya, dengan sampel buah yang tersedia, Anda bisa dengan mudah mengidentifikasi apakah kualitas durian adalah yang Anda cari dan sesuai dengan keinginan. Namun, penting untuk diingat bahwa durian adalah buah yang mudah rusak, dan rasanya dapat cepat rusak jika buah tidak disimpan dengan benar. Jadi, meskipun Anda sudah memilih durian dengan cermat, tetapi tidak memperhatikan tempat penyimpanannya, maka buah tersebut pun akan mudah rusak.

Dengarkan Saat Penjual Durian Menyadap Buah

Penjual durian sering terlihat melemparkan buah di sekitar tangan mereka yang bersarung tangan dan mengetuknya berulang kali dengan spatula offset. Tujuan utama dari tindakan “melempar dan mengetuk” ini adalah untuk memeriksa bagian buah mana yang sudah matang. Jika penjual memukul durian dengan pisau atau alat sadap, kemungkinan Anda akan mendengar suara hampa atau kosong. Ini bisa digunakan sebagai indikasi terkait kualitas dan kematangan durian yang tepat.

Suara hampa yang ditimbulkan saat penjual durian memukul buah tersebut dengan pisau atau alat sadap berasal dari ruang kosong pada durian, sehingga bagian dalamnya memungkinkan durian bergerak di dalamnya. Jika terdengar suara datar, itu artinya tidak ada ruang kosong, dan itu adalah pertanda bahwa durian tersebut kurang bagus.

Dari indonesia untuk dunia

Ketika Anda melihat penjual durian penjual dengan terampil memutar durian dengan satu telapak tangan dan memukulnya dari kiri ke kanan tengah, itu bukanlah suatu pertunjukkan menarik agar pelanggan berdatangan. Mereka melakukan hal itu untuk mengetahui apakah ada ruang kosong di dalam durian untuk mengetahui kondisi di dalamnya.

Hindari Pembelian di Musim Hujan

Saat musim hujan, buah durian seringkali gugur sebelum waktunya, sebelum matang sempurna. Penjual yang tidak jujur mungkin masih mencoba menjual buah-buahan yang belum matang tersebut. Untuk menikmati durian terbaik, sebaiknya hindari membeli saat musim hujan dan menunggu panen durian yang prima.

Meski setiap varietas durian memiliki rasa daging yang berbeda, tetapi secara umum, durian memiliki rasa manis legit, atau kombinasi rasa manis dan pahit, ada pula sedikit rasa pahit yang mirip alkohol. Menikmati durian tanpa tambahan apa pun memang sangat lezat, tetapi Anda harus mencoba sensasi memakan durian dengan Bumbu Speculaas yang tersedia di Cairo Food.

Bumbu speculaas yang beraroma dan kaya rempah, yang dipadukan dengan durian menciptakan sensasi rasa yang luar biasa dan belum pernah Anda temukan. Itulah tips memilih durian yang tepat. Pastikan Anda memilih durian dengan kualitas terbaik, dan padukan dengan Bumbu Speculaas Cairo Food. Anda juga bisa mencari tahu tips memilih mangga melalui tautan berikut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *