7 Tips Jadi Chef Handal

Chef merupakan salah satu pekerjaan yang marak dibicarakan. Mulai dari banyaknya kompetisi memasak bagi pemula seperti Masterchef hingga Hell’s Kitchen. Industri kuliner adalah salah bidang industri yang besar dan ragam macamnya. Tapi bagaimana sih cara untuk merintis diri sebagai chef yang handal dan diperhitungkan? Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjajaki diri sebagai chef.

Niat dan Komitmen yang Tinggi

Hal utama yang perlu disiapkan tentu saja niat dan komitmen. Mampukah kamu untuk berkomitmen memberikan waktu untuk mendalami dunia memasak? Karena dunia memasak sangatlah luas, tentu butuh waktu untuk mendalami sampai menjadi ahli. Terdapat quotes dari Paul Rankin seorang Celebrity Chef yang restorannya mendapat Michelin Star pertama di Irlandia Utara: “Being a sport star and a chef both require passion, commitment, work and natural ability.”

Paham Dunia Memasak

Ada pepatah plesetan, tak kenal maka taaruf alias berkenalan. Biar jadi ahli dan berdedikasi untuk mengerjakan pekerjaan nantinya, hal pertama lainnya untuk dilakukan tentu saja mengenal seluk beluk memasak. Dari mulai bumbu-bumbu, rempah-rempah, alat memasak, hingga teknik memasak.

Apapun Bumbunya Tidak Pakai Pewarna

Hal yang bisa kamu lakukan selain memperbanyak referensi terkait hal-hal tersebut, tentunya kamu harus banyak melakukan praktik. Eksperimen sebanyak-banyaknya agar tangan dan otak semakin lihai dalam merencanakan menu, mengolah sampai menyajikan masakan.

Menjalani Pendidikan Kuliner

Pendidikan ini bisa kamu tempuh dengan formal maupun informal. Untuk pendidikan formal, kamu dapat mengikuti jurusan tata boga dan sejenisnya untuk memberikan bekal yang ajeg tentang dunia memasak. Dengan mengikuti pendidikan formal, tak hanya pengetahuan terkait masakan saja yang akan kamu dapatkan, tapi juga manajemen di dapur hingga usaha catering.

Tidak hanya pendidikan secara formal, kini juga banyak pelatihan informal untuk merintis karir di dunia memasak. Dari mulai kelas memasak, kursus memasak, hingga jenis-jenis kelas masak seperti kelas baking dan kelas pastry. Tinggal memilih spesialisasi yang ingin kamu dalami.

Sekarang sudah sangat banyak pilihan untuk menempuh Pendidikan Tata Boga ini dimulai dari jenjang SMK, perkuliahan, hingga pilihan dalam dan luar negeri. Untuk jenjang sarjana di Indonesia ada pilihan beberapa kampus diantaranya UNJ, UNY, UNESA dan kampus lainnya. Sedangkan untuk Pendidikan Tata Boga di Luar Negeri diantaranya Le Cordon Bleu, Culinary Arts Academy, dan Institute of Culinary Education.

Pendidikan kuliner ini memiliki beberapa kelebihan seperti jadwal yang tersusun, kurikulum yang terkurasi, pengetahuan yang komprehensif, pengajar yang berkompeten, bahkan bisa jadi menjadi peluang kerja nantinya untuk disalurkan dengan mitra pelaksana pendidikan kuliner. Kekurangannya tentu saja harus mengeluarkan biaya yang relatif tergantung penyelenggara. Tentu dibutuhkan juga komitmen waktu yang harus diberikan oleh peserta.

Praktik Beragam Teknik Memasak

Hal awal yang bisa dilakukan adalah mempelajari dan mempraktikkan beragam cara dalam memotong. Teknik memotong untuk tiap bahan memiliki treatment yang berbeda. Memotong sayur tidaklah sama dengan memotong daging, begitupun bahan lainnya. Skill ini wajib kamu kuasai sebelum mengolah makanan.

Penggunaan pisau tidak hanya tertuju pada teknik memotong, tapi juga mengiris, mengupas, mencincang dan lainnya. Kelihaian menggunakan pisau menjadi modal besar dalam memasak. Selain menggunakan alat seperti pisau, kamu juga wajib dapat menggunakan tangan telanjang untuk teknik memasak lainnya seperti menguleni. Memang dapat dilakukan dengan menggunakan alat, tapi jika kondisi terbatas tentu tangan sendiri harus dapat diandalkan.

Begitupun treatment dalam mengolah tiap masakan. Memasak daging tentu berbeda dengan memasak ikan. Tingkat kematangan pun berbeda. Tidak hanya itu kamu juga harus paham dengan struktur daging, serat, juga struktur bahan masakan agar tepat dalam mengolahnya.

Di jaman teknologi yang serba cepat ini informasi terkait teknik memasak bahkan teknik yang digunakan oleh chef ternama dapat kamu dapatkan dengan mudah. Sehingga kamu dapat mengamati dari ahlinya. Tutorial memasak pun sudah banyak bertebaran di buku maupun internet.

Dalam teknik memasak juga wajib dalam memperhatikan waktu. Waktu yang dibutuhkan dalam memasak sayuran tentu berbeda dengan waktu yang digunakan untuk memasak daging atau ikan. Hal ini penting agar variasi waktu tersebut mampu menyajikan olahan hidangan yang lezat dan matang sesuai keinginan.

Praktik memasak ini bisa kamu lakukan di rumah, dimulai dengan memasak menu kesukaanmu. Eksperimen sebanyak-banyaknya dengan memasak sesuai resep akan melatih kefamiliaran terhadap bahan-bahan memasak. Jika sudah familiar bukan tidak mungkin kamu bisa menciptakan resep sendiri.

Untuk mendapat timbal balik kamu bisa membuat makanan untuk disajikan ke orang lain dan meminta mereka untuk mengomentari masakanmu. Lebih baik jika makanan yang disajikan adalah kesukaan dari si tester, opini dan saran yang diberikan akan lebih baik.

Praktik memasak ini tidak hanya bisa kamu lakukan di rumah, tapi juga di restoran maupun tempat makan yang menyediakan lowongan. Praktik langsung ini tentu memberikan gambaran langsung bagaimana alur kerja di dunia memasak. Tidak hanya itu, kamu juga bisa mendapatkan koneksi dan kesempatan yang lebih besar dalam berkarir.

Paham Tips Keselamatan dalam Memasak

Dunia memasak rawan akan kecelakan yang tidak disengaja seperti anggota tubuh yang terkena pisau, terkena cipratan minyak, bahkan ledakan kompor atau alat yang digunakan untuk mematangkan makanan. Hal ini tentu harus menjadi concern tersendiri agar tidak hanya menyelamatkan hidangan semata untuk disajikan tapi juga diri yang mengolah makanan.

Begitupun penggunaan alat memasak di dapur juga harus dipahami betul agar terhindar dari kecelakaan yang tak diinginkan. Namun yang terpenting selain waspada, resiko terluka tidak perlu menjadi momok yang menakutkan. Selama sudah mematuhi tata cara yang berlaku di dapur.

Memiliki Sense of Art

Bumbu Terbaik Untuk Masakan Ternikmat

Dunia memasak tidak hanya membutuhkan pemahaman seputar memasak, tapi juga butuh sense of art dalam menyajikan makanan. Tiap menu tentu memiliki treatment yang berbeda dalam penyajian. Penyajian makanan di restoran tentu akan berbeda dengan penyajian di rumah makan biasa. Sehingga pelanggan tidak hanya puas dengan rasa makanan tapi juga senang dengan visual menu yang disajikan.

Merintis Karir Sebagai Chef

Memulai karir tidak pernah mudah, termasuk jika ingin menjadi chef. Perlu praktik dengan terjun langsung di lapangan alias dapur sebagai wahana chef sehari-hari. Jika kamu mengikuti perjalanan chef terkenal, bahkan ada yang memulai karirnya sebagai pencuci piring. Semua itu tergantung dari kondisi yang ada dengan restoran yang kamu incar.

Chef dan koki kerap kali rancu dalam pengertiannya. Chef adalah juru masak profesional di restoran atau hotel. Sedangkan koki adalah juru masak yang menyiapkan dan memasak makanan. Jadi, semua orang bisa jadi koki! Siapa manusia yang tak butuh makan? Semua orang butuh mengonsumsi makanan yang bergizi. Jika kamu sedang belajar masak beragam masakan, kamu bisa menggunakan produk rempah dan bumbu dari Cairo Food.

Tidak hanya itu, jika kamu terlalu malas dalam meracik bumbu, Cairo Food juga menyediakan bumbu yang tinggal kamu pakai dan olah dengan bahan-bahan yang dibutuhkan. Produk di Cairo Food dijamin tanpa bahan pengawet, perisa, pewarna, MSG, dan filler. Jadi aman untuk segala usia dan tentunya sehat. Jika kamu tertarik, bisa klik link berikut ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *