12 Obat Darah Tinggi Alami

obat darah tinggi alami

Darah tinggi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah meningkat secara tidak normal. Biasanya darah tinggi disebabkan oleh beberapa faktor, seperti keturunan, bertambahnya usia, sering merokok ataupun terlalu banyak mengonsumsi makanan yang dapat memicu melonjaknya tekanan darah.

Terdapat beberapa indikator ringan yang dapat menjadi gejala awal dari penyakit ini seperti, sakit kepala, sering gelisah, wajah merah, tengkuk terasa pegal, mudah marah, susah tidur, sesak napas, mudah lelah, mata berkunang-kunang dan mimisan.

Kondisi ini sangat berbahaya. Bahkan jika tidak diatasi dengan benar, darah tinggi dapat berakibat fatal, bahkan bisa menjadi faktor penyebab penyakit berbahaya lainnya, seperti stroke, aneurisma (pelebaran pembuluh darah), gagal jantung, serangan jantung, dan kerusakan ginjal.

Namun dalam mengatasi kondisi tersebut, tidak melulu harus menggunakan obat-obatan yang telah dicampur dengan beberapa bahan kimia. Karena, kamu dapat mengurangi atau bahkan menyembuhkan darah tinggi dengan beberapa rempah herbal alami, yang pastinya tidak akan memberikan dampak buruk kepada mu nantinya. Berikut beberapa bahan herbal yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi :

Bawang Putih

bawang putih

Selain dapat menyedapkan makanan, bawang putih juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satunya ialah mampu membantu menurunkan tekanan darah. Hal tersebut dibenarkan oleh penelitian yang dilakukan oleh The Journal Of Nutrition pada tahun 2016, yang mana pada hasil penelitian tersebut, ditemukan bahwa bawang putih mampu menurunkan tekanan darah systolic sebesar 7-16 mmHg dan menurunkan kolesterol sebesar 7-29,8 mg/dL.

Kamu dapat mengonsumsi bawang putih baik dalam masakan, ataupun memakannya langsung dengan cara dikukus atau direbus, yakni dengan takaran dua kali sehari sebanyak 1 siung.

Jahe

jahe

Kandungan Ginerol yang terdapat di dalam jahe, mampu mencegah terjadinya penumpukan darah serta menghambat kadar kolesterol di dalam tubuh. Hal ini juga akan berdampak pada penurunan tekanan darah.

Bahkan dalam sebuah penelitian menunjukan bahwa 4000 orang yang telah mengonsumsi jahe sebanyak 2-4 gram perhari, tekanan darah mereka berkurang secara signifikan. Hal ini membuktikan bahwa jahe mampu mengurangi tekanan darah tinggi. Belum lagi manfaat dari jahe lainnya yang mampu membantu menyehatkan tubuh.

Kapulaga

kapulaga

Selain sebagai rempah yang dapat menyedapkan makanan, kapulaga juga sudah lama dikenal sebagai salah satu rempah herbal yang memiliki segudang manfaat kesehatan, terlebih bagi penderita hipertensi.

Penelitian menemukan bahwa kapulaga kaya akan senyawa antioksidan, yang berkhasiat untuk membantu menurunkan tekanan darah. Kapulaga mampu mendetoksifikasi racun-racun di dalam tubuh secara ampuh dan menurunkan kadar tekanan darah hingga stabil. Jika tekanan darah kita stabil, maka jantung dapat bekerja lebih optimal.

Flaxseed

flaxseed

Flaxseed adalah biji yang berasal dari tanaman rami yang hanya tumbuh di Asia, Eropa, serta wilayah Mediterania. Kandungan nutrisinya yang kaya akan serat, asam lemak omega-3, karbohidrat, protein, serta vitamin dan mineral membuat flaxseed memiliki banyak manfaat, salah satunya ialah menurunkan tekenan darah tinggi.

Sebuah riset yang dilakukan di Kanada menunjukkan bahwa flaxseed mampu menurunkan tekanan darah systolic sebesar 10 mmHg dan menurunkan tekanan darah diastolic sebesar 7-29,8 mg/dL.

Kayu Manis

kayu manis

Selain memiliki banyak kegunaan dalam dunia kuliner, kayu manis juga memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, salah satunya ialah menurunkan tekanan darah.

Sebuah studi yang dipublikasikan oleh pubmed menjelaskan bahwa rempah yang memiliki aroma kayu yang khas ini terbukti dapat menurunkan tekanan darah dan dapat memperbaiki fungsi endotel (sel di dinding pembuluh darah) yang dialami oleh pasien diabetes melitus tipe dua.

Peterseli

peterseli

Peterseli atau parsley adalah tumbuhan yang sangat terkenal dan banyak digunakan dalam hidangan di negara Amerika, Eropa dan Timur Tengah. Tumbuhan ini banyak sekali mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan. Salah satunya ialah Vitamin C, B12, K, dan A yang dapat menguatkan sistem imun, tulang, dan sistem saraf.

Bahkan jika kita rutin mengonsumsi peterseli secara teratur, kandungan asam folat di dalamnya mampu membersihkan racun pada jantung, sekaligus membantu tubuh mengendalikan tekanan darah. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membahas manfaat peterseli secara rinci.

Basil

basil

Basil juga merupakan tanaman herbal yang mengandung banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya termasuk tekanan darah tinggi. Daun herbal ini bekerja menyerupai obat calcium-channel blocker, yaitu salah satu jenis obat hipertensi yang sering kali diresepkan dokter. Karena daun basil mengandung eugenol (senyawa-senyawa yang memiliki warna bening hingga kuning pucat dan bertekstur kental) yang berguna untuk menghalangi zat berbahaya yang bisa menyempitkan pembuluh darah.

Namun masih dibutuhkan banyak penelitian terkait manfaat tersebut, karena penelitian sebelumnya yang mengulas tentang manfaat daun basil untuk pengobatan darah tinggi, hanyalah penelitian yang dilakukan kepada hewan.

Seledri

seledri

Bahan alami lain yang dapat dijadikan sebagai obat herbal untuk tekanan darah tinggi selanjutnya ialah seledri. Tanaman hijau ini mengandung zat kimia alami yang disebut dengan phthalide (senyawa kimia organik). Phthalide sendiri dapat membantu mengendurkan jaringan-jaringan yang terdapat di dinding pembuluh arteri, sehingga tekanan darah Anda dapat menurun.

Selain itu, kandungan magnesium dan kalium di dalam seledri juga dapat membantu menjaga tekanan darah menjadi normal. Kamu bisa menambahkan seledri kedalam masakan ataupun menjadikannya jus untuk meredakan pusing, sakit kepala, ataupun nyeri bahu yang disebabkan oleh gejala hipertensi.

Akar Kucing

Tanaman yang memiliki nama akar kucing, Gou-Teng atau cakar kucing ini sudah lama digunakan sebagai obat herbal untuk mengobati berbagai penyakit, salah satunya obat alami penurun darah tinggi.

Cara kerja tumbuhan ini hampir sama dengan daun basil, yakni sebagai zat alami yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan cara menghambat zat berbahaya di dalam tubuh yang dapat menyempitkan pembuluh darah. Namun biasanya tumbuhan ini tersedia dalam bentuk obat ataupun suplemen yang dapat ditemukan di apotek.

Temulawak

temulawak

Temulawak adalah tanaman asli Indonesia yang secara tradisional digunakan untuk mengobati bermacam penyakit, termasuk sebagai obat alami darah tinggi atau hipertensi. Temulawak terbukti mengandung flavonoid ( senyawa yang terdiri dari 15 atom karbon yang umumnya tersebar di dunia tumbuhan) yang memiliki fungsi melindungi endotel vascular. Selain itu temulawak juga dapat menghambat penggumpalan darah, dan menurunkan kadar kolesterol.

Mahasiswa di Universitas Tanjungpura telah melakukan penelitian terhadap manfaat temulawak bagi penderita hipertensi. Dan hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa temulawak memiliki pengaruh yang cuku efektif untuk menurunkan kadar tekanan darah, dan dapat dijadikan salah satu alternatif untuk menurunkan tekanan darah.

Saffron

saffron

Safron juga termasuk ke dalam golongan rempah yang bisa membantu menurunkan hipertensi. Tumbuhan beraroma khas dengan nama latin Crocus sativus L ini cukup terkenal di wilayah Timur tengah. Tak hanya digunakan sebagai bumbu masak, safron diyakini memiliki efek antioksidan, penghilang nyeri, antiperadangan, dan lain-lain. Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of the American Heart Association, safron mampu menurunkan tekanan darah pada hewan percobaan yakni, tikus. Namun masih dibutuhkan banyak penelitian lain untuk menguji kebenaran hal ini.

Thyme

thyme

Thyme merupakan tanaman rempah-rempah yang biasanya digunakan pada masakan Barat. Namun, selain sebagai penyedap makanan, rempah ini juga dikenal sebagai tanaman yang memiliki manfaat pengobatan.

Sebuah studi yang diterbitkan pada Acta Poloniae Pharmaceutica and Drug Research melaporkan salah satu khasiat tanaman thyme adalah dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Studi ini menunjukan bahwa thyme dapat menurunkan kadar trigliserida, kolesterol jahat, tekanan darah sistolik dan diastolik terhadap tikus. Meskipun potensinya berkurangnya darah tinggi saat mengonsumsi thyme ada, namun penelitian tersebut masih membutuhkan pengamatan lebih lanjut untuk memastikan efeknya pada manusia.

Jadi itulah beberapa rempah dan tumbuhan yang dapat kamu konsumsi untuk menurunkan darah tinggi. Namun perlu diperhatikan bahwa, selain mengonsumsi rempah dan tumbuhan tersebut, kamu juga harus melakukan pola hidup sehat, seperti rajin berolahraga, menghindari alkohol, soda dan berbagai makanan tidak sehat lainnya.

obat darah tinggi alami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *