10 Manfaat Luar Biasa Dari Mastic Gum

Mastic gum ialah sebutan untuk getah dari pohon damar wangi atau pohon mastic. Ini juga dikenal dengan nama ilmiah Pistacia lentiscus. Getah yang biasa ditemukan dari pohon ini, biasanya mudah ditemukan di wilayah Mediterania. Getah mastic saat ini diolah secara modern sebagai permen karet, suplemen, kapsul, maupun obat herbal.

Mengenal Mastic Gum

Mastic gum sudah digunakan sejak zaman Yunani Kuno. Secara tradisional mastic gum dimanfaatkan sebagai permen karet yang dikonsumsi langsung untuk menyegarkan napas dan melancarkan pencernaan. Sementara itu, di Amerika Serikat permen karet dari damar wangi ini dijual sebagai suplemen makanan dalam bentuk kapsul atau tablet.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa getah damar wangi bisa dibeli dalam keadaan mentah atau berupa minyak (gum oil). Minyak damar wangi bisa dijadikan minyak esensial untuk merawat kondisi kulit tertentu.

Untuk mengambil getah dari pohon damar wangi biasanya selama musim panen yaitu dari Juli hingga Oktober sayatan dibuat di kulit pohon. Getah akan ditampung dalam wadah khusus. Getah selanjutnya akan diekstraksi. Getah mentah memiliki bentuk seperti air mata yang menetes sehingga sering disebut sebagai “tetesan air mata chios”.

Chios adalah nama sebuah pulau di Yunani yang banyak ditanami pohon damar wangi secara tradisional hingga saat ini. Selain sebutan dari masyarakat lokal Yunani, mastic gum disebut juga sebagai Arabic gum, lentisco, lentisk, mastiha, mastixa, dan yemen gum.

Produksi mastic gum di Yunani dikendalikan oleh koperasi yang disebut Chios Gum Mastic Growers Association (CGMGA). Ini memiliki manajemen eksklusif terhadap produksi mastic gum damar wangi di Yunani dan luar negeri. Sementara itu, secara tradisional produksi damar wangi juga terdapat di Turki. Namun, budidaya pohon ini sangat terbatas di Semenanjung Esme, di pantai Turki.

Dikarenakan pohon ini cukup langka, maka The Turkish Foundation for Combating Soil Erosion, for Reforest Station and The Protection of Natural Habitats (TEMA) telah menjadi pihak utama yang melindungi produksi mastic gum di Turki. Organisasi ini juga berupaya menghidupkan kembali produksi dan komersial pohon mastic gum dengan penanaman besar-besaran yakni lebih dari 3000 pohon baru hingga tahun 2016.

Manfaat Mastic Gum

Alasan orang di wilayah Mediterania banyak yang mengunyah mastic gum sebagai permen biasa dikarenakan mastic gum memiliki banyak manfaat kesehatan. Selain itu, mastic gum juga tersedia dalam bentuk kapsul, bubuk hingga minyak yang seluruhnya dikaitkan dengan sejumlah kelebihan bagi kesehatan tubuh.

Melancarkan Pencernaan

Dalam sebuah penelitian tahun 2005, mastic gum yang dikonsumsi sebagai permen karet dapat meredakan ketidaknyamanan di perut. Ini juga meredakan nyeri dan peradangan yang biasa mengganggu sistem pencernaan. Mastic gum juga bisa dikonsumsi untuk perut mules yang dirasakan ketika merasa cemas dan gugup. Manfaat ini diperoleh dari mastic gum yang kaya akan antioksidan dan anti-inflamasi.

Namun, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan tetang bagaimana mastic gum bekerja di dalam saluran pencernaan. Membahasa cara menggunakannya, cukup mudah. Anda hanya perlu mengambil sekitar 250 mg kapsul mastic gum dan kunyah selama 4 kali sehari. Cara lain untuk menggunakannya dapat menambahkan 2 tetes minyak mastic gum ke dalam 50 ml air untuk dijadikan obat kumur. Sebagai minyak esensial, minyak mastic gum tidak untuk ditelan.

Meredakan Gejala Maag

Mastic gum bisa digunakan untuk meredakan gejala sakit maag atau tukak lambung. Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa orang yang mengonsumsi 1 gram mastic gum per hari mengalami pengurangan gejala maag setelah 2 minggu. Sementara orang yang menjalani pengobatan plasebo tidak mendapatkan manfaat ini. Untuk meredakan gejala maag, 1 gram mastic gum dapat dibagi menjadi 3 dosis per hari dan dikonsumsi selama 1-2 minggu.

Mengurangi Bakteri Di Perut

Infeksi bakteri Helicobacter pylori di perut merupakan penyebab utama dari tukak lambung dan menjadi faktor resiko kanker perut. Mastic gum memiliki kemampuan anti-bakteri yang dapat membunuh bakteri H. pylori. Namun meskipun mampu membunuh bakteri ini, belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa mastic gum dapat membersihkan dan mengobati infeksi bakteri H. pylori secara keseluruhan. Namun setidaknya mastic gum dapat meminimalisir faktor resiko dengan mengonsumsi 300 mg mastic gum selama 7 hari.

Meredakan Radang Usus

Mastic gum dapat membantu meredakan penyakit radang usus (IBD) seperti penyakit Crohn. Orang yang mengonsumsi 2,8 gram mastic gum per hari setelah 3 bulan, biasanya akan mengalami penurunan gejala IBD dan menurunkan tanda penyakit Crohn yang aktif.

Melindungi Kesehatan Gigi

Mengunyah mastic gum sebagai cemilan sehari-hari dapat membantu mencegah gigi berlubang dan menurunkan resiko terkena sakit gigi. Bahkan setelah 15 menit orang yang mengunyah mastic gum akan memiliki tingkat bakteri yang lebih rendah di dalam mulut.

Sementara jika dikunyah setelah 135 menit maka bakteri di mulut juga berkurang semakin banyak. Hal ini ditemukan oleh penelitian mahasiswa kedokteran gigi. Perlu diketahui juga bahwa bakteri mulut adalah penyebab plak dan penyakit gusi yang paling umum.

Kabar baiknya, jika beberapa kali dalam sehari mengunyah minimal 15 menit mastic gum, maka gigi anda lebih sehat dan terlindungi. Dalam mengatasi gigi berlubang, mastic gum dapat mengurangi perkembangbiakkan bakteri mutan streptococci dan bakteri lactobacilli yang menyebabkan gigi berlubang.

Meredakan Periodontitis

Periodontitis adalah infeksi gusi yang menyebabkan kerusakan jaringan lunak di dalam mulut. Kondisi ini harus segera diobati karena dapat menyebabkan komplikasi serius. Kabar baiknya, mastic gum memberikan efek anti-mikroba yang kuat ketika dikunyah, sehingga mampu membunuh bakteri penyebab periodontitis.

Ekstrak mastic gum setara dengan klorheksidin diglukonat yang dapat membunuh patogen oral. Ini juga tergolong jenis permen karet yang lebih sedikit efek samping dibandingkan dengan penggunaan agen klorheksidin diglukonat dan hydrogen peroksida.

Menurunkan Kolesterol

Permen karet atau mastic gum ternyata memiliki efek positif terhadap kadar kolesterol. Peserta penelitian yang mengonsumsi permen karet secara rutin selama 8 minggu, akan mengalami penurunan kadar kolesterol total. Ini juga dibarengi dengan penurunan gula darah yang sering berkolerasi positif dengan kadar kolesterol.

Kolesterol dan kadar gula darah adalah faktor resiko terjadinya obesitas dan penyakit jantung. Cara menggunakan mastic gum untuk manfaat ini sebaiknya dikunyah sebanyak 3 kali sehari dengan total dosis 330 mg.

Menjaga Kesehatan Hati

Manfaat selanjutnya dari mastic gum ternyata dapat membantu meningkatkan kesehatan hati. Manfaat ini diperoleh dalam jangka panjang yaitu dengan mengonsumsi 5 gram bubuk mastic gum selama 18 bulan. Setelah waktu yang ditentukan, maka manfaat getah ini akan menurunkan enzim hati yang selama ini menjadi penyebab kerusakan hati, dibandingkan seseorang yang tidak mengonsumsinya. Mastic gum mengandung efek hepatoprotektif sehingga tidak hanya mampu melindungi hati, namun bisa digunakan untuk anti-inflamasi sesuai dengan hasil penelitian tabung.

Berpotensi Mencegah Kanker

Mastic gum yang diolah menjadi minyak dapat membantu melawan jenis kanker tertentu. Minyak ini memiliki sifat anti-tumor untuk membantu membunuh dan menghentikan sel-sel penyebab kanker. Beberapa jenis kanker yang diyakini dapat diminimalisir dengan mastic gum yaitu kanker usus besar, kanker paru-paru, dan kanker prostat.

Dosis yang biasa digunakan adalah 1 gram per hari yang dibagi menjadi 3 dosis yakni masing-masing 330 mg. Ingat bahwa mastic gum tidak boleh menggantikan obat atau perawatan kanker yang diresepkan oleh dokter. Sebaliknya, gunakan mastic gum bersama dengan perawatan kanker lainnya.

Mengatasi Gejala Asma

Mastic gum memiliki sifat anti-inflamasi yang mungkin dapat meredakan asma yang disebabkan alergi. Asma sering berkaitan dengan peradangan saluran napas, eosinophilia, dan hiperresponsif saluran napas. Mastic gum akan menghambat sel-sel yang bereaksi negatif terhadap alergen dan menyebabkan peradangan saluran napas. Ambil 200 mg mastic gum dan konsumsi sebanyak 4 kali sehari untuk mendapatkan manfaat ini.

Efek Samping

Meskipun mastic gum dari damar wangi umumnya dianggap aman, namun hal ini hanya berlaku jika menggunakan mastic gum dengan dosis yang tepat. Sebaliknya, mengonsumsi mastic gum dengan dosis berlebihan atau dalam jangka panjang akan menimbulkan efek samping.

Diketahui bahwa mastic gum dapat menyebabkan alergi bagi orang yang juga alergi terhadap tanaman berbunga Schinus terebinthifolius atau spesies Pistacia lain. Ini termasuk keluarga kacang pistachio atau keluarga dekatnya kacang mete. Beberapa reaksi alergi cukup ringan mencakup hidung tersumbat, mulut gatal, dan bibir bengkak.

Bahkan bagi sebagian orang (kasus yang jarang terjadi) akan menyebabkan reaksi seluruh tubuh yang dapat mengancam jiwa yakni anafilaksis. Anafilaksis jika dibiarkan akan menyebabkan syok, gagal pernapasan, gagal jantung hingga kematian.

Promo Diskon Cairo Food

Untuk meminimalkan efek samping, jika anda ingin mengonsumsi mastic gum maka mulailah dari dosis yang paling rendah dan secara bertahap naik ke dosis penuh. Ibu hamil atau ibu menyusui juga tidak disarankan untuk mengonsumsi mastic gum karena khawatir terhadap efek sampingnya. Demi mendapatkan manfaat yang maksimal, sebaiknya mastic gum dibeli dari toko kesehatan maupun produsen terpercaya sehingga produk yang digunakan dijamin keamanan dan keasliannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *