Apa itu Cold Brew? Dan Beda Dengan Metode Seduh Lainnya

Cold Brew adalah minuman kopi yang disajikan dalam suhu rungan atau suhu dingin yang harus melewati proses rendam dama air dingin selama 8-24 jam. Proses pembuatan cold brew yang berbeda dengan teknik pembuatan tradisional lainnya, menghasilkan rasa dari cold brew yang lebih lembut dan rendah asam. Hal ini membuat cold brew menjadi pilihan yang digemari oleh penikmat secangkir kopi yang segar dan ringan. Dalam beberapa tahun terakhir cold brew menjadi minuman yang semakin populer terutama di Indonesia. Semakin banyak lahir kedai kopi yang menawarkan cold brew sebagai salah satu menu andalannya, baik itu di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, maupun di kota-kota kecil lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa minuman kopi ini semakin diminati dan menjadi tren di Indonesia.

Tren Cold Brew di Indonesia

Tren cold brew yang semakin populer di Indonesia juga didukung oleh perkembangan industri kopi yang semakin pesat. Banyak kopi shop dan café yang bermunculan di berbagai kota di Indonesia, menawarkan berbagai macam varian kopi, termasuk cold brew. Seiring dengan meningkatnya jumlah penggemar kopi, perkembangan kopi shop di Indonesia semakin cepat dan semakin berkembang.

Salah satu hal yang membuat cold brew semakin diminati adalah karena minuman ini cocok untuk berbagai kesempatan, mulai dari secangkir kopi untuk menemani hari-hari sibuk hingga minuman untuk menikmati suasana santai dengan teman-teman. Tidak hanya itu, keberadaan kedai kopi juga semakin menarik karena biasanya mereka menyajikan suasana dan dekorasi yang unik dan menarik.

Apapun Bumbunya, Tidak Pakai MSG

Selain itu, salah satu hal yang membuat cold brew menjadi favorit di kalangan penggemar kopi adalah karena proses pembuatannya yang unik dan berbeda dengan metode pembuatan kopi tradisional. Selama proses pembuatan cold brew, biji kopi direndam dalam air dingin selama beberapa jam, sehingga rasa dan aroma dari biji kopi lebih meresap ke dalam air. Proses ini menghasilkan rasa yang lebih lembut dan lebih sedikit asam daripada kopi tradisional.

Meskipun cold brew semakin populer di Indonesia, tetapi masih banyak orang yang belum tahu bagaimana cara membuatnya. Oleh karena itu, pada artikel ini akan dijelaskan secara rinci tentang cold brew dan bagaimana cara membuatnya. Artikel ini akan membahas tentang perbedaan teknik cold brew dengan pembuatan kopi lainnya. Seiring dengan semakin banyaknya kedai kopi dan café yang menyajikan cold brew di Indonesia, ada banyak varian cold brew yang bisa Anda temukax`an café yang menawarkan variasi menu yang berbeda-beda untuk cold brew, sehingga membuat penggemar kopi semakin tertarik untuk mencoba. Untuk membuat cold brew, Anda hanya membutuhkan beberapa bahan, yaitu biji kopi berkualitas tinggi, air dingin, dan wadah yang cukup besar untuk merendam biji kopi. Anda juga bisa menambahkan gula atau susu sesuai dengan selera Anda.

Perbedaan Cold Brew dengan Teknik Seduh Lain

Suhu air

Teknik cold brew dengan teknik seduh lainnya terlihat jelas pada penggunaan suhu air untuk penyajiannya. Pada teknik seduh kopi atau teh seperti French Press, V60, Teh Celup, air yang digunakan harus menggunakan air panas dengan suhu sekitar 90-95 derajat Celcius. Air panas ini berguna untuk mengekstrak rasa dan aroma dari bahan-bahan tersebut secara cepat dan efektif. Sedangkan, pada teknik cold brew sendiri, menggunakan air dingin atau suhu ruangan yang nantinya digunakan untuk merendam kopi atau teh selama 12-24 jam. Hal ini membuat ekstraksi senyawa kimia yang berbeda dan lebih lambat, sehingga hasilnya memiliki karakteristik yang berbeda (lebih lembut) dari minuman kopi atau teh panas lainnya.

Durasi Waktu

Pada teknik seduh kopi atau teh lainnya, durasi waktu seduhan relatif lebih singkat dibandingkan dengan cold brew, yaitu sekitar 2-5 menit tergantung pada jenis kopi atau teh dan preferensi rasa yang diinginkan. Sedangkan pada cold brew, kopi atau teh direndam dalam waktu yang lebih lama, sekitar 12-24 jam tergantung pada resep yang digunakan. Durasi waktu yang lebih lama ini memungkinkan senyawa kimia yang berbeda untuk diekstrak dan memberikan hasil yang unik dan berbeda dari minuman panas biasa.

Rasa dan Aroma

Cold brew memiliki rasa dan aroma yang berbeda dari teknik seduh kopi atau teh lainnya. Rasa cold brew cenderung lebih halus dan kurang asam karena ekstraksi senyawa yang lebih lambat. Selain itu, aroma kopi atau teh pada cold brew lebih ringan dan tidak terlalu kuat karena proses pembuatan yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh perbedaan suhu air yang digunakan dan juga waktu perendaman biji kopi. Beberapa orang menyukai cold brew karena kelembutan dan kehalusan rasanya, sedangkan yang lain mungkin merasa kurang puas karena kurangnya kompleksitas dan intensitas rasa.

Kadar Kafein

Cold brew biasanya memiliki kadar kafein yang lebih tinggi daripada kopi panas biasa karena waktu kontak yang lebih lama antara air dan biji kopi. Namun, karena rasa yang lebih halus dan kurang asam, beberapa orang mungkin tidak merasakan efek kafein yang sama dengan minuman panas biasa. Untuk Anda yang memiliki masalah lambung, khususnya penyakit maag. Kopi merupakan minuman yang mungkin akan kalian hindari namun, cold brew bisa jadi opsi yang tepat untuk Anda. Karena, berbeda dengan jenis kopi lainnya, cold brew memiliki kadar asam yang lebih rendah, yaitu sebanyak 60 persen karena ia disajikan dengan air temperature normal. Melalui teknik tersebut, senyawa asam pada cold brew tidak pecah dan menjadi lebih rendah apabila dibandingkan dengan jenis kopi seperti kopi hitam. Jadi, untuk Anda yang memiliki permasalahan pada pencernaan atau lambung, tidak perlu khawatir untuk minum kopi cold brew.

Tekstur

Cold brew yang telah jadi akan menghasilkan kopi yang berkarakteristik halus dengan tekstur lebih kental dibandingkan kopi seduh yang menggunakan teknik pembuatan  kopi lainnya. Biasanya kopi dengan teknik lain akan menghasilkan tekstur yang lebih ringan. Hal tersebut disebabkan oelh perbedaan waktu dan suhu air yang berada dalam tteknik proses pembuatannya.

Pemilihan Jenis Kopi

Secara umum, untuk pembuatan cold brew di rumah, kamu bisa menggunakan biji kopi arabika light roast atau medium roast. Biji Arabika ini cocok untuk cold brew karena kadasar asamnya yang terbilang rendah. Selain itu, kadar level light dan medium roast artinya biji kopi tersebut disangrai tidak terlalu lama sampai menjadi tekstur cairan yang masih mirip seperti teh (dengan kata lain kopi tidak kental seperti kopi tubruk) dan karakteristik rasanya yang cukup lembut. Dengan begitu, rasa kopi cold brew dari biji arabika akan terasa lebih lembut, atau tidak terlalu strong apabila “diseduh” dengan air dingin dalam waktu yang lama.

Cara Simple Membuat Cold Brew di Rumah

Alat dan Bahan:

  • 80 gram biji kopi (disarankan jenis Arabica)
  • Air dingin 1.150ml
  • Botol kaca atau wadah apapun
  • Saringan

Cara Membuat:

  1. Masukkan kopi yang sudah digiling dan air dingin ke dalam botol kaca atau wadah gelas.
  2. Simpan kopi yang diseduh ke dalam kulkas selama 8-12 jam.
  3. Keluarkan kopi yang sudah di diamkan di dalam kulkas.
  4. Saring dan buang ampasnya
  5. Cold brew siap disajikan.
  6. Teknik Cold Brew Pada Teh

Teknik Cold Brew Pada Teh

Sehat Dimulai Dari Dapur Anda

Cold brew adalah salah satu teknik pembuatan kopi yang terkenal, namun bagaimana jika teknik ini dilakukan pada daun teh. Terkadang, apabila kita sedang meminum teh masih terasa rasa pahit yang membekas, hal ini disebabkan oleh katekin yang terkandung dalam daun teh, Katekin sendiri  merupakan antioksidan tinggi yang tumbuh alami di dalam teh milik Indonesia. Karena katekin yang tinggi maka, katekin memiliki peran aktif dan penting dalam menentukan aroma dan rasa pada teh.

Bagi Anda yang tidak suka meminum teh karena rasa pahit yang timbul, dapat kalian akalkan dengan cara menggunakan teknik Cold Brew Tea. Kandungan katekin yang ada dalam teh secara tidak langsung akan menghilang ketika Anda melakukan teknik cold brew pada teh. Tidak hanya itu saja, asam amino yang terkandung dalam teh juga akan memberikan efek rasa creamy dan gitu apabila sudah terlarut dalam air dingin. Namun, untuk cold brew hanya ada empat macam teh yang bisa digunakan, yaitu white tea, green tea, teh oolong dan black tea. Karena kandungan dari keempat teh tersebut memiliki kualitas yang bagus dan memberikan efek segar ketika meminumnya.

Bahan yang diperlukan untuk cold brew, cukup siapkan gelas di rumah, teh, gelas kaca berisi air mineral dan kulkas. Teknik cold brew pada teh kuncinya terdapat pada takaran teh dan air. Sebelum Anda menuangkan teh yang sudah di cold brew ke gelas, ada baiknya gelas tersebut disimpan terlebih dahulu ke dalam freezer atau pendingin sekitar 10-15 menit. Namun, apabila anda ingin menambahkan buah pada teh cold brew yang sudah jadi, maka teh tersebut harus disimpan kembali selama 1-2 jam di kulkas.

Dengan begitu, maka dapat disimpulkan bahwa cold brew teh dan cold brew kopi adalah minuman yang menyegarkan dan cocok untuk dinikmati di siang hari yang panas. Dengan cara merendam teh atau kopi dalam air dingin selama beberapa jam, rasa dan aroma dari bahan-bahan tersebut akan terkonsentrasi dan memberikan sensasi yang berbeda dari minuman panas biasa. Cold brew juga lebih rendah kadar asamnya, sehingga lebih mudah dihadapi oleh orang-orang yang sensitif terhadap asam lambung. Jadi, jika Anda mencari minuman yang sehat dan menyegarkan, cobalah untuk membuat cold brew teh atau cold brew kopi di rumah dan nikmati sensasi uniknya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *