7 Tips Menyimpan Bawang Agar Lebih Tahan Lama

Kehadiran bawang dalam dunia kuliner sangatlah penting, karena bawang merupakan salah satu kunci dari kelezatan masakan, mulai dari sup, semur, bahkan hingga salad dan sandwich. Bawang merupakan bumbu yang sangat penting, dan untuk alasan ini, banyak orang yang membeli banyak bawang sekaligus agar dapat digunakan nantinya.

Namun, seperti bumbu dapur lainnya, bawang dapat menjadi busuk, ditumbuhi jamur, atau bahkan bertunas. Oleh karena itu, penting untuk menjaganya agar memiliki umur simpan yang lebih lama, agar Anda bisa menggunakannya ke dalam berbagai resep. Cara terbaik untuk memperpanjang umur simpan bawang adalah dengan mengetahui penyimpanan yang tepat. Bagaimana tips menyimpan bawang agar lebih tahan lama? Berikut penjelasannya.

Umur Simpan Bawang

Umur simpan bawang bervariasi, tergantung di mana mereka disimpan. Bawang yang sudah dikupas yang disimpan dalam lemari es, umumnya bawang dapat bertahan selama 10 hingga 14 hari, sementara bawang cincang memiliki umur simpan selama 7 hingga 10 hari. Meskipun lemari es bukan tempat terbaik untuk menyimpan bawang utuh, tetapi secara umum, bawang utuh dapat bertahan dalam lemari selama dua bulan.

Apapun Bumbunya Tidak Pakai Pewarna

Beda halnya dengan penyimpanan di tempat yang sejuk, kering, serta dengan ventilasi yang baik. Penyimpanan ini diketahui dapat memperpanjang umur simpan bawang selama tiga bulan atau bahkan hingga enam bulan. Hal ini berlaku untuk bawang utuh yang kering, belum dikupas, dan tidak bertunas. Namun, jika bawang disimpan dalam freezer pada atau pada suhu di bawah nol derajat, bawang beku memiliki masa simpan hingga delapan bulan.

Cara Menyimpan Bawang

Simpan di Tempat yang Sejuk dan Kering

Seperti banyak bumbu dapur lainnya, cahaya dan kelembapan adalah hal yang dapat mempercepat pembusukan bawang, menyebabkan jamur, dan bahkan bertunas. Untuk mencegahnya, bagian yang terpenting adalah menyimpan bawang di tempat yang sejuk dan kering. Ini berlaku untuk semua varietas bawang, seperti bawang merah, bawang putih, daun bawang, dan sebagainya.

Suhu ideal untuk menyimpan bawang adalah sekitar 45 hingga 55 derajat Fahrenheit. Untuk alasan ini, sebaiknya simpan bawang di tempat yang sejuk dan kering seperti ruang bawah tanah, pantry, atau bahkan garasi. Anda bisa menyimpannya di mana pun selama tempat tersebut sejuk dan kering.

Simpan Bawang di Lemari Es

Cara selanjutnya untuk menyimpan bawang adalah di lemari es, atau bahkan freezer. Bawang yang disimpan di lemari es akan memiliki umur simpan kurang lebih satu minggu. Wadah penyimpanan terbaik untuk menyimpan bawang dalam lemari es adalah wadah kedap udara. Apa pun jenis bawangnya, baik itu bawang merah, bawang putih, bawang bombay, bawang manis, dan daun bawang, simpanlah di lemari es.

Wadah kedap udara yang sebaiknya dipilih adalah wadah kaca, karena plastik dapat menyerap bau menyengat dari bawang. Wadah kaca merupakan pilihan terbaik karena dapat mengurangi oksidasi, menyerap kelembapan dan bau busuk. Jika Anda memiliki banyak stok bawang bombay, teksturnya akan sangat penting. Oleh karena itu, simpanlah di dalam freezer agar dapat bertahan selama beberapa bulan. Anda juga bisa membungkusnya dengan tisu basah karena bahan penyerap dapat membantu menjaga kelembapan bawang. Jika Anda menemukan bawang yang berlendir atau layu, buanglah dan jangan disimpan lagi.

Untuk solusi penyimpanan jangka panjang, bungkus masing-masing bawang dalam aluminium foil dan masukkan ke dalam wadah tertutup atau kantong zip-lock. Anda juga dapat mengiris akar bawang dan memasukkan kembali bawang tanpa akar ke dalam kantong zip-lock untuk memperpanjang masa simpan bawang.

Penting untuk diingat bahwa meskipun penyimpanan di lemari es dapat memperpanjang umur simpan bawang, Anda mungkin akan menemukan hal yang tidak menyenangkan lainnya. Pertama, suhu dingin lemari es mengubah pati dalam bawang menjadi gula, yang akan menyebabkan bawang lunak atau lembek. Kedua, bawang menyerap kelembapan dari suhunya yang lembap, yang juga mengakibatkan tekstur lunak yang mungkin tidak diinginkan.

Simpan Bawang di Tempat yang Berventilasi Baik

Jika Anda baru saja membeli bawang dari pasar atau toko lainnya, dan bawang tersebut berada dalam kanton plastik, keluarkan langsung sebelum disimpan, dan jauhkan pula dari produk yang mengeluarkan uap air, seperti kentang. Cara terbaiknya adalah meletakkannya di keranjang, kotak kardus, atau wadah penyimpanan apa pun yang memberikan sirkulasi udara yang baik di sekitarnya.

National Onion Association pun merekomendasikan untuk menyimpan bawang di tempat dengan ventilasi yang baik. Apabila bawang utuh dibiarkan dalam kantong belanjaan tanpa sirkulasi udara, itu dapat mengurangi umur simpan bawang, membuatnya lembab, dan mempercepat tumbuhnya mikroba pembusuk, seperti jamur.

Tak hanya itu saja, tingkat kelembapan yang tinggi juga dapat menyebabkan bawang bertunas. Oleh karena itu, segera pindahkan bawang dari kantong belanjaan ke dalam wadah dengan sirkulasi udara yang baik agar dapat memperpanjang masa simpan, memperlambat tumbuhnya jamur, serta mencegahnya bertunas.

Jauhkan Bawang dari Cahaya

Tempat yang lembab dengan sirkulasi udara yang buruk menyebabkan bawang ditumbuhi jamur atau bahkan bertunas. Selain menyimpan bawang area yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauhkan bawang dari sinar matahari langsung. Pasalnya, panas dari sinar matahari dapat menyebabkan tumbuhnya jamur dengan lebih cepat, dan bahkan bertunas, yang berakibat pada berubahnya rasa bawang. Ini terjadi karena enzim dalam bawang merah yang diaktifkan oleh sinar cahaya. Untuk itu, selalu jauhkan bawang dari cahaya atau pun sinar matahari langsung.

Jangan Simpan Bawang dengan Apel atau Kentang

Anda mungkin sering menyimpan bawang bersama bumbu lainnya, atau dengan sayuran dan buah-buahan. Namun, dalam hal penyimpanan bawang, National Onion Association tidak menyarankan untuk menyimpan bawang dengan kentang atau jenis produk lainnya, dan hal ini bukanlah tanpa alasan.

Pada dasarnya, kentang melepaskan kelembapan, ini tentunya bukanlah cara yang tepat untuk menyimpan bawang bersamanya. Karena seperti yang telah kita ketahui, suhu yang lembab menyebabkan bawang lebih cepat rusak dan membusuk. Alasan penting lainnya adalah kita tahu bahwa varietas bawang apa pun memiliki bau yang menyengat.

Jika menyimpan bawang dengan apel dan kentang, maka keduanya akan menyerap aroma dan rasa bawang. Jika keduanya memiliki aroma dan rasa bawang, apel dan kentang tersebut dapat mempengaruhi rasa masakan Anda. Oleh karena itu, penting untuk diingat bahwa bawang tidak boleh disimpan bersama apel dan kentang.

Bekukan Bawang

Membekukan bawang utuh juga merupakan cara yang bagus untuk mengawetkannya, karena mencegah hilangnya air dan nutrisi dari bawang. Pembekuan juga mencegah bawang bertunas, yang biasa terjadi ketika bawang terlalu lama disimpan di lemari es. Cara terbaik untuk membekukan bawang adalah dengan mengirisnya menggunakan pisau tajam.

Kemudian, bungkus dengan plastik atau wadah kedap udara, dan sisakan ruang sebisa mungkin. Bawang yang beku memiliki umur simpan 6 hingga 8 bulan. Bawang yang telah dimasak juga bisa dibekukan, dan memiliki masa simpan hingga 12 bulan. Namun, cara ini cenderung membuat bawang menempel satu sama lain, untuk mencegahnya, gunakan sedikit minyak.

Gunakan Pantyhose yang Bersih

Sehat Dimulai Dari Dapur Anda

Pantyhose adalah sejenis stoking yang terbuat dari nilon. Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa menggunakan stoking untuk menyimpan bawang. Faktanya, stoking dapat menjadi tempat penyimpanan yang baik, karena stoking memberikan sirkulasi udara agar bawang tetap dapat bernafas. Selalu pastikan untuk menggunakan pantyhose yang bersih.

Caranya adalah potong bagian atas stoking, kemudian dorong bawang ke bawah hingga ke ujung jari kaki. Ikat dengan simpul, dan ulangi langkah yang sama ketika Anda akan menyimpan bawang. Tekstur pantyhose yang lentur memberikan ventilasi yang baik, sementara simpulnya tidak akan merusak bawang. Pastikan simpan pantyhose pada suhu 40 hingga 45 derajat Fahrenheit agar bawang dapat bertahan hingga berbulan-bulan.

Setiap bumbu dapur, buah-buahan, atau sayuran tidak bertahan selamanya, begitu pula dengan bawang. Mereka cenderung kehilangan rasa hanya dalam beberapa minggu. Untuk memperpanjang umur simpan bawang yang lebih lama, bahkan hingga berbulan-bulan, mengetahui penyimpanan yang tepat adalah hal terpenting.

Kini, Anda tahu bahwa penyimpanan adalah faktor terpenting untuk memperpanjang umur simpan bumbu dapur. Untuk itu, cari tahu cara menyimpan cabai agar awet dengan klik link berikut. Kunjungi website official Cairo Food untuk melihat produk dan artikel menarik lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *