7 Manfaat Chicory Root Bagi Kesehatan

Chicory adalah tanaman herbal yang membawa sejumlah manfaat untuk kesehatan. Tanaman ini secara keseluruhan sudah banyak digunakan sebagai obat alami untuk penyakit hati dan kantung empedu. Ini juga bisa digunakan sebagai bahan herbal untuk mengatasi masalah pencernaan, misalnya sembelit, sakit perut dan kembung. Bagian dari tanaman ini yang paling banyak dimanfaatkan adalah bagian daun dan akarnya. Namun secara khusus tim penulis akan membahas manfaat chicory root yang lebih umum dimanfaatkan sebagai ramuan herbal.

Mengenal Chicory Root

Chicory root berasal dari tanaman chicory yang memiliki nama ilmiah Cichorium intybus. Tumbuhan ini dapat tumbuh dengan mudah sebagai tumbuhan liar, khususnya di pinggir jalan. Secara khusus chicory root atau akar chicory telah lama dibudidayakan di Eropa yang banyak dimanfaatkan sebagai pengganti kopi sejak berabad-abad lalu ketika hasil perkebunan kopi Arabica sangat berkurang.

Meskipun chicory root atau yang kadang dikenal sebagai sawi putih ini tidak mengandung kafein seperti biji kopi pada umumnya, namun setidaknya memiliki rasa yang sangat mirip dengan kopi. Inilah yang membuat chicory root sangat populer di masyarakat sebagai pengganti kopi yang sehat.

Selanjutnya, pada tahun 1970-an, chichory root ditemukan sebagai bagian tanaman yang mengandung inulin tinggi hampir 68 persen dari bobotnya. Hal tersebut membuat akar tanaman ini pun pernah diolah menjadi pengganti gula. Akan tetapi karena rasa manisnya hanya 1:10 dibandingkan sukrosa, sehingga tidak banyak makanan yang dapat menggunakan ekstrak akar chicory tersebut, kecuali yogurt.

Akarnya populer karena kandungan serat larutnya yang tinggi, khususnya inulin. Inulin adalah serat makanan larut alami yang terkenal sebagai senyawa yang dapat memperlambat pencernaan, membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Inulin juga dikenal sebagai serat yang dapat menyeimbangkan gula darah dan menurunkan kolesterol.

Produsen mengekstrak inulin dari sumber akar alami untuk digunakan sebagai serat fungsional. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan kandungan serat makanan olahan, termasuk dari akar chicory. Akar chicory adalah salah satu sumber inulin yang paling umum dibandingkan sumber bahan makanan kaya inulin lainnya, seperti bawang merah, bawang putih, dan daun bawang.

Meskipun akarnya secara teknis dapat dimakan, chicory root bukanlah sesuatu yang umum dikonsumsi layaknya memasak sayur. Penggunaan akar ini biasanya digiling, dipanggang, dan membentuk bubuk yang multifungsi. Bentuk bubuk dapat ditambahkan ke protein shake atau bahkan digunakan sebagai suplemen tambahan untuk masakan panggang.

Manfaat Chicory Root

Chicory root sudah digunakan selama berabad-abad lalu untuk memasak dan pengobatan tradisional. Chicory root memiliki efek pencahar ringan, meningkatkan kandungan empedu dari kantong empedu serta mengurangi pembengkakkan. Akar ini juga adalah sumber beta karoten yang tinggi dan seratnya bisa bersifat sebagai prebiotik di dalam saluran pencernaan.

Saat dikeringkan, akar chicory segar terdiri dari 68 persen inulin, 14 persen sukrosa, 6 persen protein, 5 persen selulosa, 4 persen abu, dan 3 persen bahan lainnya. Sementara jika diolah menjadi ekstrak akar chicory yang tersedia secara komersial, mengandung 98 persen inulin dan 2 persen senyawa yang belum diidentifikasi atau masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Hal ini membuat sebagian besar manfaat yang ditawarkan dari chicory root ini banyak dikaitkan dengan kandungan inulin di dalamnya.

Berikut 7 manfaat dari chicory root.

Mengurangi Penyerapan Glukosa Di Usus

Gula glukosa biasanya diserap oleh usus kecil pada saluran cerna. Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa apabila glukosa dikonsumsi dengan akar ekstrak chicory, maka penyerapan glukosa di usus kecil akan berkurang. Pengurangan penyerapan glukosa ini dikaitkan dengan peningkatan viskositas di usus yang merupakan efek dari ekstrak akar chicory.

Oleh sebab itu ketika mengkonsumsi makanan yang mengandung glukosa pada diet ketogenik, sangat cocok jika dibarengi dengan penggunaan ekstrak akar chicory. Penurunan penyerapan glukosa akan menghambat keinginan untuk makan berlebihan, serta menjaga tubuh untuk dapat merespon insulin dengan baik. Hal ini akan membuat tubuh enggan untuk menumpuk lemak dan kalori lebih banyak lagi.

Bertindak Sebagai Prebiotik

Chicory root bertindak sebagai prebiotik yang artinya menjadi asupan makanan bagi bakteri baik atau probiotik di dalam saluran cerna. Seperti yang diketahui, bakteri probiotik bermanfaat untuk mengurangi peradangan melawan perkembangan bakteri berbahaya serta meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap mineral. Akar chicory juga telah terbukti merangsang pertumbuhan bakteri menguntungkan di usus besar yang dikenal dengan nama bifidobacteria.

Bifidobacteria ini bersifat antigenotoksik di usus besar yang membantu mengurangi pertumbuhan tumor di dalam usus tersebut. Ini sekaligus menekan perkembangbiakkan bakteri patogen seperti Bacteroides dan Clostridium histolyticum. Dengan demikian, serat dari akar chicory dapat meningkatkan kesehatan usus secara optimal dengan beragam kombinasi kandungan gizi di dalamnya.

Melancarkan Buang Air Besar

Karena inulin di dalam chicory root masuk ke dalam tubuh dan memberi makan bagi probiotik, maka akan meningkatkan pencernaan yang sehat. Pencernaan yang sehat artinya terhindar dari sembelit maupun diare.

Dalam sebuah penelitian selama 4 minggu yang melibatkan 44 orang dewasa yang tengah mengalami sembelit, membuktikan bahwa mengonsumsi 12 gram ekstrak inulin dari chicory root per hari akan melancarkan buang air besar. Ini membuat feses menjadi lebih lunak dan tidak pula membuat seseorang mengalami diare.

Mengontrol Gula Darah

Serat akar chicory akan mengontrol kadar gula darah sehingga sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Hal ini dapat terjadi karena serat mendorong pertumbuhan bakteri yang menguntungkan yang terlibat dalam metabolisme karbohidrat. Senyawa ini dapat memecah karbohidrat menjadi gula dan kepekaan terhadap insulin yaitu hormon yang membantu menyerap gula dari darah.

Selain itu akar chicory juga mengandung senyawa seperti asam chicoric dan chlorogenic yang telah terbukti meningkatkan sensitivitas otot terhadap insulin. Lebih lanjut, dalam sebuah studi penelitian yang melibatkan 49 wanita dengan kondisi diabetes tipe 2 menemukan bahwa apabila mengonsumsi 10 gram inulin dari akar chicory setiap harinya akan menyebabkan penurunan kadar gula darah. Ini juga dapat meningkatkan penurunan hemoglobin A1C yang signifikan sebagai salah satu cara untuk mengontrol kondisi diabetes.

Selain itu, chicory root dapat meningkatkan kadar adiponektin yaitu hormon yang disekresikan dari jaringan adipose dan membantu mengatur kadar glukosa. Hal ini telah terbukti dapat meningkatkan sensitivitas insulin yang mungkin dapat membantu memecah dan memanfaatkan lemak sehingga dapat menekan produksi glukosa di dalam tubuh.

Menurunkan Berat Badan

Ekstrak chicory root dapat mengatur nafsu makan dan mengurangi asupan kalori secara keseluruhan yang mungkin secara teknis dapat menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan inulin dalam chicory root sangat mirip dengan sifat dari oligofuktosa yang membantu menurunkan kadar ghrelin, yaitu hormon yang merangsang rasa lapar. Dikarenakan manfaatnnya ini, maka chicory root sangat cocok diterapkan pada menu diet anda.

Akar ini tersedia di beberapa toko kelontong khusus yang telah memproses seluruh akar sehingga bisa direbus dan dimakan sebagai sayuran. Sementara untuk memenuhi bagian dari menu diet lainnya, chicory root bisa dijadikan minuman pengganti kopi, dijadikan bahan tambahan dalam makanan kemasan, maupun diekstraksi untuk dibuat menjadi suplemen yang banyak tersedia secara online maupun di toko kesehatan.

Menurunkan Kadar Kolesterol

Manfaat selanjutnya dari chicory root adalah dapat menurunkan kolesterol LDL yang dianggap sebagai kolesterol jahat. Kolesterol ini dapat menumpuk di arteri dan menjadi plak di dalam pembuluh darah. Plak ini membuat arteri tersumbat dan dalam jangka panjang akan menyebabkan penyakit komplikasi berbahaya seperti stroke dan serangan jantung.

Kabar baiknya chicory root dapat menurunkan kolesterol jahat sekaligus meningkatkan kolesterol baik. Kolesterol baik ialah kolesterol yang diambil kembali dari aliran darah dan membawanya ke hati untuk di buang. Cara kerjanya dengan mengurangi apolipoprotein B (ApoB) yang merupakan protein utama dari kolesterol LDL. Sementara itu, kandungan chicory root juga meningkatkan serum apolipoprotein A-1 (ApoA1) yang memperkecil resiko penyakit arteri koroner.

Anti-Inflamasi dan Anti-Karsinogenik

Ekstrak dari akar chicory bersifat anti peradangan yang berasal dari kandungan fructan, polifenol, fitokimia, dan inulin sehingga sel-sel tubuh terinfeksi. Ini kemudian didukung dengan sifat anti-karsinogenik dari ekstrak chicory root yang mampu mengurangi resiko kanker usus besar, kanker payudara, dan kanker kolorektal. Kemampuan ini juga dapat meredakan radang sendi yang menjadi alasan chicory root digunakan sebagai obat alternatif dalam menurunkan nyeri dari osteoarthritis.

Efek Samping Chicory Root

Di Amerika melalui Food and Drug Administration, senyawa inulin secara umum sudah dianggap sebagai kandungan yang aman untuk dikonsumsi. Akan tetapi, kemungkinan aman hanya jika digunakan dalam jumlah kecil yang biasa terdapat di makanan. Sementara chicory root dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan efek samping.

Efek samping ini termasuk meningkatkan volume darah menstruasi secara berlebihan, serta memperbesar peluang terjadinya keguguran. Oleh karena itu chicory root tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh wanita hamil. Selain itu, apabila individu memiliki alergi terhadap ragweed, marigold, dan aster maka kemungkinan besar chicory root dapat menyebabkan alergi yang sama.

Sejauh ini chicory root aman dikonsumsi secara oral dan jarang menimblkan efek samping. Meski demikian, bagi beberapa orang mungkin mengalami gejala efek samping ringan seperti perut kembung, bersendawa, sakit perut, dan usus seolah bersuara. Sementara jika chicory root digunakan sebagai obat oles, sayangnya belum memiliki validasi dari penelitian apapun. Oleh sebab itu, tidak ada informasi yang cukup untuk menentukan apakah akar chicory aman digunakan pada kulit atau justru menyebabkan iritasi.

Chicory root tersedia dalam bentuk akar kering ekstrak maupun ramuan mentah. Sementara dosis yang digunakan dapat berbeda-beda pada setiap orang tergantung dengan usia, kondisi kesehatan, maupun riwayat penyakit. Maka penting untuk mengonsumsi chicory root dengan berkonsultasi pada ahlinya karena tanaman herbal tidak dapat dijamin 100 persen aman. Namun chicory root pasti aman jika hanya digunakan sebatas bahan masakan atau minuman, yakni gunakan secukupnya sebagai taburan layaknya rempah-rempah lain untuk menambah cita rasa makanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *