7 Manfaat Beras Angkak Merah Bagi Kesehatan

Beras angkak adalah beras putih yang telah melalui proses fermentasi dengan menggunakan aktivitas jamur Monascus purpureus. Hasil fermentasi membuat beras angkak merah menjadi berwarna merah tua keunguan yang sangat khas. Beras ini sudah lama digunakan oleh masyarakat Cina dan negara-negara Asia lain sebagai pewarna makanan, campuran rempah-rempah masakan, bahan pembuatan anggur beras, dan pengawet makanan.

Beras angkak merah juga secara tradisional bisa digunakan dalam pengobatan tradisional khususnya oleh masyarakat Cina untuk menjaga kesehatan pencernaan dan melancarkan sirkulasi darah. Jenis beras yang unik ini ternyata menyimpan sejumlah manfaat lain yang wajib anda ketahui.

Apa Itu Beras Angkak Merah?

Beras angkak merah dikenal juga sebagai red kojic rice, red koji rice, ataupun ang-kak. Ini merupakan beras putih jenis tertentu yang diolah menggunakan ragi khusus dengan bantuan jamur Monascus purpureus. Ragi khusus bersama dengan beras didiamkan beberapa hari sehingga mengubah warna beras menjadi merah. Angkak telah lama dikenal oleh penduduk Cina ratusan lalu dan dijadikan campuran rempah masakan dan obat herbal.

Dewasa ini, angkak mulai populer dan dijual dalam bentuk kapsul sebagai obat penurun kolesterol yang efektif. Ini menggunakan kandungan monacolin atau statin yang mampu menghambat produksi kolesterol. Kandungan monacolin dalam resep beras angkak merah sama seperti obat penurun kolesterol lovastatin yang sudah dikenal terlebih dahulu. Akan tetapi dalam jangka panjang obat ini memungkinkan adanya efek samping yang merusak otot-otot dan fungsi hati manusia.

Selain sebagai suplemen, beras angkak merah juga dapat diseduh dengan air panas. Satu sendok makan ekstrak beras angkak merah dicampurkan dengan dua gelas air panas. Kemudian diaduk hingga air berwarna merah. Lalu, minum air tersebut ketika masih hangat. Cara lain untuk menggunakan beras angkak merah bisa dengan dicampurkan pada bahan makanan yang dimasak bersama, misalnya sup ayam dan kaldu ayam.

Campuran ekstrak angkak dengan masakan bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan membuat makanan lebih menyehatkan. Tambahkan satu setengah sendok makan angkak ke dalam sup ayam atau makanan lain. Kemudian aduk hingga matang. Namun perlu diketahui, menggunakan ekstrak angkak merah terlalu berlebihan dapat membuat makanan terasa pahit. Jadi pastikan tidak menggunakan bahan masakan ini secara berlebihan.

Manfaat Beras Angkak Merah

Setelah mengetahui apa itu beras angkak merah, selanjutnya mari membahas apa saja manfaat bahan ini untuk kesehatan. Beras angkak merah paling populer digunakan sebagai pereda kolesterol dan obat tradisional untuk demam berdarah. Bahan pangan multifungsi ini paling banyak digunakan oleh masyarakat Asia, baik sebagai suplemen kapsul, bubuk halus, maupun beras angkak utuh dalam kemasan.

Berikut 7 manfaat beras angkak merah yang mungkin belum kamu ketahui.

Menjaga Kesehatan Jantung

Beras angkak merah dikenal sebagai beras yang rendah kolesterol sehingga baik untuk kesehatan jantung. Beras angkak merah dapat menurunkan kadar kolesterol total hingga 15 persen, dengan penurunan secara khusus terhadap kolesterol jahat sebesar 21 persen dalam waktu dua bulan. Kolesterol di dalam darah cenderung menumpuk di dinding arteri, penumpukan ini akan menyumbat dan mempersempit aliran darah ke otot jantung sehingga menyebabkan penyakit jantung.

Mengonsumsi beras angkak merah dua kali sehari selama 8 minggu akan mengurangi kadar kolesterol jahat yang sangat signifikan. Beras angkak merah juga meningkatkan elastisitas pembuluh darah jantung sehingga membuat tekanan darah menjadi lebih stabil.

Mengobati Demam Berdarah

Beras angkak merah mungkin paling terkenal dengan kemampuannya sebagai salah satu obat untuk memperbaiki gejala demam berdarah. Demam yang disebabkan oleh virus dengue tidak memiliki pengobatan khusus, namun membutuhkan sistem kekebalan tubuh yang baik agar dapat mengalahkan virus ini. Biasanya penderita demam berdarah memiliki jumlah trombosit darah yang rendah. Kabar baiknya, beras angkak merah diyakini mampu meningkatkan jumlah trombosit pada penderita infeksi virus dengue sehingga akan meminimalisir gejala demam berdarah.

Mengobati Sindrom Metabolik

Gangguan metabolik ialah kelainan pada proses metabolisme tubuh sehingga mengurangi nutrisi yang dapat diuraikan di dalam tubuh. Gejala umum dari gangguan metabolik adalah nyeri pada perut, kelelahan, berat badan berkurang, muntah, nafsu makan rendah, kejang-kejang, hingga koma. Gangguan ini akan meningkatkan resiko penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke.

Selain itu sindrom metabolik juga ditandai dengan tekanan darah tinggi, peningkatan gula darah, dan perubahan jumlah kolesterol di dalam darah. Nah, beras angkak merah dapat menjadi solusi yang menurunkan faktor resiko terhadap penyakit ini. Beras angkak merah bekerja dengan mengurangi kadar gula darah, kadar insulin, dan tekanan darah sistolik pada penderita sindrom metabolik.

Mengurangi Peradangan

Peradangan terjadi sebagai respon imun tubuh ketika terdapat infeksi akut dan bakteri. Meskipun peradangan dianggap normal, namun peradangan berkelanjutan dapat menimbulkan diabetes, kanker, dan penyakit jantung. Manfaat beras angkak merah ini dapat membantu mengurangi peradangan dengan mengurangi tingkat stress oksidatif yang dapat meningkatkan kesehatan dalam jangka panjang. Biasanya beras angkak merah dijadikan suplemen untuk mencegah peradangan kronis dan menekan penyebab utamanya hingga 20 persen.

Menurunkan Tekanan Darah

Beras angkak merah telah terbukti dapat memperlancar aliran darah dengan cara melebarkan pembuluh darah. Selain itu sifat anti radang dari beras angkak merah juga berkontribusi untuk melebarkan pembuluh darah sehigga dapat mengalirkan darah secara lancar. Ketika tidak ada penyumbatan di dalam darah, maka tekanan darah cenderung normal dan meminimalisir bahaya yang mengancam nyawa ketika memiliki tekanan darah tinggi.

Sebagai Zat Anti-Kanker

Beras angkak merah ternyata mampu menurunkan tingkat pertumbuhan sel kanker yang lebih baik dibandingkan obat penurun kolesterol dengan efek anti kanker. Sel kanker khususnya kanker prostat dapat dicegah dengan mengonsumsi beras angkak merah. Meski demikian penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui jenis kanker lain yang dapat diminimalisir dengan menggunakan beras angkak merah.

Menstabilkan Gula Darah

Seperti yang diketahui bahwa  seseorang memiliki gula darah yang tinggi maka cenderung beresiko mengalami diabetes. Penderita diabetes biasanya memiliki pantangan tersendiri dalam makanan, termasuk buah-buahan yang bahaya jika dikonsumsi penderita diabetes. Untungnya, beras angkak merah bermanfaat untuk menstabilkan gula darah dan memperbaiki metabolisme tubuh. Bahan pangan ini bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes tipe 2. Namun perlu diperhatikan bahwa beras angkak merah tidak dapat dijadikan andalan untuk mengobati diabetes. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapat obat anti diabetes yang tepat, serta tetap mengonsumsi makanan yang aman untuk penderita diabetes.

Catatan Penting Tentang Beras Angkak Merah

Penggunaan beras angkak merah untuk dimanfaatkan sebagai suplemen kesehatan masih didasarkan pada berbagai penelitian yang terbatas. Dengan kata lain manfaat tersebut belum dipastikan secara menyeluruh dan mungkin efektivitasnya tidak sama untuk semua orang. Beberapa penyakit yang lebih serius perlu dievaluasi oleh ahlinya sebelum menjadikan angkak salah satu obat kesehatan.

Food and Drug Administration (FDA) bahkan menyebutkan bahwa hukum untuk menjual suplemen beras angkak merah sebagai zat penurun kolesterol dianggap ilegal. Hal ini dikarenakan adanya bahan kimia statin dan monacolin K yang memungkinkan terjadinya efek samping, interaksi dengan obat lain, dan bahkan berhubungan dengan cedera otot dan ginjal bila digunakan sendiri ataupun dikombinasikan dengan obat-obatan lainnya.

Selain itu, FDA juga beranggapan bahwa produk suplemen penurun kolesterol dari ekstrak beras angkak masih tergolong baru dan keamanannya perlu diteliti lebih lanjut. Akan tetapi, meski suplemen beras angkak merah belum diresmikan oleh FDA, namun di Indonesia jenis beras angkak merah utuh, suplemen kapsul maupun bubuk angkak merah sudah banyak dijual dan mudah ditemukan baik di supermarket maupun secara online.

Maka pastikan untuk membeli produk beras angkak merah yang sudah mendapat izin BPOM sehingga meminimalisir efek samping yang mungkin terjadi. Perhatikan juga label kemasan untuk mengetahui kandungan zat kimia tambahan dan tata cara penggunaan produk dengan benar. Selalu ingat untuk tetap mewaspadai kemungkinan efek samping dari interaksi obat-obatan tertentu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *