Perbedaan Kebab Arab Dengan Kebab Di Indonesia

perbedaan kebab arab dengan kebab indonesia

Siapa yang tidak mengenal kebab? Hidangan khas Arab yang sangat populer di Indonesia ini memiliki banyak sekali peminatnya, terbukti dari kedai penjual kebab kaki lima yang menjamur dan mudah sekali ditemui disudut-sudut jalan, terutama di Jakarta. Entah dari mana mulanya, kebab pertama kali masuk ke Indonesia dan menjadi makanan favorit bagi sebagian orang. Harganya yang tidak terlalu mahal, serta rasanyanya enak mungkin menjadi alasan kenapa kebab sangat disukai.

Namun tahu kah kamu? Kebab yang biasa kita beli di kedai-kedai pinggir jalan itu berbeda dengan kebab asli yang ada di Timur Tengah. Benarkah demikian? Untuk mengetahui kebenaran dan letak perbedaannya, kita bisa memulai dengan membahas masing-masing karakter kebab dari segi rasa, bahan dan cara penyajian.

Kebab Asli Timur Tengah

kebab arab

Sebenarnya orang-orang arab menyebut semua daging yang di panggang dengan sebutan kebab. Namun ketika kamu mengatakan ingin memesan kebab pada salah satu restoran di arab, maka yang akan kamu terima justru berbeda jauh dengan kebab yang biasa kita temui di Indonesia, karna pada dasarnya kebab di arab adalah daging panggang yang tersusun dalam satu tusukan, menyerupai sate di Indonesia, biasanya dalam satu tusukan terdiri dari daging kambing atau daging sapi, dan juga beberapa sayuran seperti paprika, bawang Bombay, atau tomat. Namun di sana jarang sekali menggunakan tusukan kayu seperti sate di Indonesia, mereka lebih sering menggunakan tusukan besi pada saat memanggangnya, dan setelah itu daging yang telah di panggang dikeluarkan dari tusukan dan di sajikan dalam bentuk potongan-potongan.

Lain lagi dengan di Turki, kamu tidak bisa menyebutkan kebab tanpa keterangan yang lebih spesifik karna terdapat beberapa jenis kebab di Turki yang memiliki karakterisik yang berbeda, misalnya sish kebab, doner kebab, kathi kebab atau jenis kebab yang lainnya.

Kebab Di Indonesia

kebab indonesia

Sedangkan di Indonesia sendiri, kebab umumnya berisi irisan olahan daging sapi yang dipanggang dengan mesin yang berputar, ditambah sayuran seperti selada dan timun, lalu di bungkus menggunakan kulit roti yang disebut Tortila. Untuk menambah rasa, biasanya diberikan saus juga mayones, dan mulai dijajankan pada sore hari menjelang malam.

Disinilah letak perbedaanya, kesalahpahaman yang sudah melekat di benak masyarakat Indonesia ialah menyebut daging yang dibungkus dengan kulit tortila ini dengan sebutan kebab, padahal di Negara Arab hidangan seperti itu di sebut dengan Shawarma, sedangkan di Turki ialah Doner Kebab

Bahkan kebab di Indonesia juga tidak bisa dibilang mirip dengan Shawarma ataupun Doner Kebab, karna di daerah Timur Tengah, kedua hidangan tersebut dibuat menggunakan daging asli yang di tumpuk pada panggangan berputar, lalu kemudian diiris dan di hidangkan dengan saus tahini atau garlic sauce yang sering juga disebut toumiya. Sedangkan di Indonesia daging yang biasanya digunakan adalah daging olahan, yang kemudian dibalurkan dengan saus sambal dan mayones, yang mana di Timur Tengah sendiri tidak mengenal budaya mayones sama sekali.

Sangat jauh berbeda, bukan? Lantas dari mana kah asal mula jajanan ini disebut kebab? Entahlah, belum ada sumber yang jelas yang dapat membuktikan awal dari kesalahpahaman ini. Meskipun kata kebab sudah tertanam di benak masyarakat Indonesia sebagai daging olah yang di balut tortila, kedepannya kami berharap bahwa kesalahan penyebutan ini dapat berakhir, dan mengembalikan kata kebab kepada hidangan yang seharusnya.

perbedaan kebab arab dengan kebab indonesia

Tempat membeli kebab dan shawarma asli timur tengah

Nah, jika kamu penasaran ‘memang seperti apa sih rasanya kebab asli yang berada di Arab ataupun di turki?’ ‘dan apa bedanya rasa shawarma dengan kebab yang ada di Indonesia?’ Jangan khawatir! Kamu bisa mencicipi keduanya tanpa perlu datang langsung ke negara asal, karna kamu bisa mendapatkannya di Cairo Food. Yakni vendor makanan yang menyediakan berbagai macam hidangan khas Timur Tengah dan India. Bahkan sudah banyak hotel, restoran, cafe dan bisnis makanan lainnya yang menggunakan jasa Cairo Food karna rasa dan kualitasnya yang selalu terjaga.

membeli kebab juga shawarma di cairo food

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *