Jahe Merah vs Jahe Putih

jahe merah vs jahe putih

Jahe merupakan rempah yang populer di dunia, serta memiliki peranan yang cukup penting dalam berbagai aspek, mulai dari segi manfaat, kegunaan, perdagangan, bahkan sampai adat dan kepercayaan. Bahkan jahe telah lama menjadi komoditas yang sudah ribuan tahun digunakan sebagai rempah yang diperjualbelikan secara luas di seluruh dunia.

Sejak 250 Tahun yang lalu Bangsa Cina sudah lama menggunakan jahe sebagai bumbu dapur dan juga obat. Sedangkan di Eropa pada abad pertengahan, jahe digunakan sebagai penambah aroma pada bir. Begitu juga di Malaysia, Filipina dan Indonesia yang turut serta memanfaatkan jahe dalam berbagai kegunaan.

Namun tahukah kamu bahwa terdapat beberapa jenis jahe yang memiliki kegunaan serta manfaat yang berbeda. Misalnya saja Jahe Merah dan Jahe Putih. Kedua rempah tersebut memiliki beberapa perbedaan yang mencolok baik dari segi bentuk, warna, kegunaan serta manfaatnya. Berikut beberapa perbedaan antara jahe merah dan jahe putih :

Jahe Merah

jahe merah vs jahe putih bentuk jahe merah

Sesuai dengan namanya jahe merah adalah jahe yang memiliki warna kulit yang berwarna merah dengan serat-serat yang kasar. Rimpang jahe merah memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dibandingkan jenis jahe lainnya. Biasanya untuk mendapatkan hasil terbaik, jahe ini dipanen saat berumur tua.

Berbeda dengan jenis jahe lain, jahe merah memiliki rasa yang lebih pedas dan tajam. Sebenarnya jahe ini termasuk kedalam jenis jahe yang cukup langka, karena ia hanya dapat tumbuh di saat-saat tertentu, menjadikan harganya melonjak dan terbilang mahal.

Jarang digunakan untuk memasak, jahe ini justru hanya digunakan sebagai bahan obat-obatan atau minuman herbal. Hal ini dikarenakan kandungan jahe merah mengandung minyak atsiri paling tinggi dibandingkan jahe putih. Bahkan kandungan minyak atsiri pada jahe merah mencapai 2,58-2,72%. Serta kandungan gingerol dan oleorosin yang juga sangat melimpah.

Kesimpulannya Jahe Merah memiliki karakter dan ciri sebagai berikut :

  • Memiliki kulit berwarna Merah dengan serat yang kasar
  • Memiliki rasa yang lebih pedas dan tajam
  • Mengandung lebih banyak minyak atsiri mencapai 2,58-2,72%
  • Lebih cocok digunakan sebagai obat atau minuman herbal
  • Lebih sulit ditemukan dibanding Jahe lain atau langka
  • Lebih Mahal

Selain itu tumbuhan ini mampu memberikan banyak manfaat dan membantu beberapa penyembuhan, antara lain :

Manfaat Jahe Merah

jahe merah vs jahe putih minuman jahe merah

Jahe merah dikenal sebagai obat tradisional yang kerap digunakan untuk memperbaiki disfungsi seksual. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati yang dilakukan pada tikus menunjukan hasil bahwa jahe merah yang diolah menjadi minyak esensial memang bisa bertperan sebagai afrodisiak (zat yang mampu meningkatkan gairah seksual) dengan meningkatkan libido. Hal ini terbukti bahwa pemberian ekstrak jahe merah efektif meningkatkan libido tikus jantan selama 7 hari penelitian dengan konsentrasi jahe sebanyak 25%.

Meningkatkan Kesuburan Pria

Biasanya manfaat ini didapatkan dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung jahe merah dan zinc. Karena kedua kandungan ini terbukti mampu meningkatkan fungsi testis, termasuk merangsang produksi sperma.

Memiliki Sifat Antiradang

Efek antiradang yang ada pada jahe merah ini disebabkan oleh kandungan luar biasa di dalamnya, yakni gingerol, gingerdione, dan zingeron yang mana kandungan tersebut dapat menghambat prostaglandin yang menjadi mediator radang. Efek yang diberikan oleh jahe merah ini sama dengan efek antiradang dari asam mefenamat (obat antiinflamasi nonsteroid) atau ibuprofen yang mana kandungan tersebut merupakan golongan obat antiradang nonsteroid (NSAIDs).

Mengatasi Gejala Osteoartritis

Beberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa jahe merah memiliki efek yang sama dengan ibuprofen dalam mengatasi gejala-gejala osteoartritis (suatu jenis artritis yang terjadi ketika jaringan yang fleksibel pada ujung tulang mengalami keausan), dan juga rasa nyeri. Dengan rutin mengonsumsi jahe merah terbukti dapat mengurangi sakit pada lutut, yakni area yang paling sering mengalami gejala osteoartritis.

Jahe Putih

jahe merah vs jahe putih bentuk jahe putih

Jahe ini memiliki potongan melintang berwarna putih kekuningan, berbentuk agak pipih, berserat lembut, dengan aroma yang tidak terlalu tajam, dan rasa yang tidak terlalu pedas. Jenis jahe ini lah yang biasanya sering kita jumpai. Karena memang jahe inilah yang paling banyak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, baik untuk memasak, membuat wedang, atau diekstrak minyak atsirinya untuk dijadikan minyak aromaterapi yang berguna untuk relaksasi.

Sama seperti jahe merah, jahe ini umumnya dipanen tua untuk mendapatkan hasil terbaik, namun kandungan minyak atsiri pada jahe putih ini jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan jahe merah, yaitu sekitar 1,5%.

Kesimpulannya Jahe Putih memiliki karakter yang berbeda dengan Jahe Merah, antara lain :

  • Memiliki kulit berwarna kuning kecoklatan.
  • Rasanya tidak terlalu kuat jika dibandingkan dengan Jahe Merah
  • Hanya mengandung minyak atsiri sekitar 1,5%
  • Biasa digunakan untuk memasak
  • Mudah ditemukan
  • Harga lebih murah dibandingkan Jahe Merah

Tetapi meskipun begitu, tak kalah dengan jahe merah, jahe putih juga memiliki manfaat beragam manfaat untuk kesehatan, misalnya :

Manfaat Jahe Putih

jahe merah vs jahe putih minuman jahe putih

Meningkatkan Imunitas

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Christina Winarti dan Nanan Nurjanah tahun 2005 pada Buku Minuman Tradisional Penguat Kekebalan Tubuh (2015) oleh Endang S. Sunaryo, mengonsumsi ekstrak jahe dalam minuman tradisional dan obat-obat tradisional dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mengobati diare. Rasa khas jahe yang pedas dan hangat, membuat jahe mampu menghangatkan tubuh. Kandungan yang berada dalam jahe/ekstrak jahe seperti senyawa berkhasiat yang disebut zingerone, shogaol, dan gingerol yang sangat baik menanggulangi penurunan daya tahan tubuh akibat perubahan cuaca maupun infeksi virus, terutama influenza.

Mengatasi Morning Sickness

Ibu hamil terkadang mengalami mual pagi atau istilah populernya morning sickness, hal itu dikarenakan pencernaan yang sedikit terganggu. Untuk mengurangi rasa mual tersebut kamu bisa minum air seduhan jahe atau wedang jahe yang hangat setiap kali merasakan mual ketika bangun tidur.

Melancarkan Peredaran darah

Jahe memiliki kandungan Gingerol yang bersifat antikoagulan yang akan mencegah terjadinya penggumpalan darah, dengan mencegah tersumbatnya pembuluh darah yang merupakan penyebab utama penyakit stroke dan juga serangan jantung. Maka mengonsumsi jahe secara tidak langsung akan melancarkan peredaran darah.

Memperbaiki Pencernaan

Jahe juga mengandung konsentrasi serat tinggi, sehingga dapat meningkatkan fungsi usus. Hal ini juga membantu tubuh menyerap lebih banyak nutrisi sambil membantu menghilangkan semua racun yang dapat menyebabkan pembengkakan dan ketidaknyamanan pada perut.

Mengatasi Mabuk Perjalanan

Dengan minum wedang jahe sebelum bepergian jauh dengan kendaraan roda empat dapat mencegah mabuk perjalanan, karena jahe memiliki sifat sebagai anti-mual. Atau terkadang pada seseorang yang mengalami demam atau masuk angin,masalah pencernaan juga dapat membuat perut menjadi mual ingin muntah. Sebagai pertolongan pertama kamu bisa minum air seduhan rimpang jahe agar lambung menjadi nyaman dan perut terhindar dari masalah seperti kram.

Namun ketimbang dijadikan obat, jahe putih biasanya lebih sering digunakan dalam bumbu masakan, dan minuman hangat.

jahe merah vs jahe putih

Kesimpulan

Jika ditinjau lebih jauh, kedua jahe tersebut sama-sama memiliki kelebihan dan manfaatnya masing-masing untuk kesehatan tubuh. Kamu dapat mengonsumsi keduanya sesuai dengan kondisi tubuh mu. Karena baik jahe merah maupun jahe putih keduanya sama-sama menyehatkan. Hanya saja kamu perlu memperhatikan dosis tiap jahe yang kamu konsumsi agar tidak berlebihan, yang mana nantinya hal itu justru dapat berbalik menyerang mu dan memberikan efek samping yang buruk untuk kesehatan.

jahe merah vs jahe putih manfaat

itulah beberapa perbedaan antara jahe merah dan jahe putih, semoga informasi kali ini dapat memberikan manfaat untuk kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *