13 Pewarna Alami Makanan

13 pewarna alami makanan

Terkadang, dalam membuat suatu makanan kita membutuhkan pewarna untuk membuat hidangan terlihat lebih menarik atau menggiurkan. Hal ini lah yang membuat beberapa penjual makanan menambahkan beberapa pewarna makanan dalam masakan yang mereka buat. Namun sayangnya, di era modern seperti ini masih banyak pedagang nakal yang memasukan pewarna makanan yang berbahaya untuk tubuh, Seperti Rhodamin B, ataupun Metanil Yellow. Padahal kita dapat dengan mudah membuat pewarna makanan yang terbuat dari bahan-bahan alami, dan pastinya aman untuk kita konsumsi. Selain itu, pewarna alami ini juga memberikan aroma serta rasa yang lebih menggugah selera.

Lantas, bahan apa sajakah yang dapat kita olah menjadi pewarna alami? Mari kita simak daftar pewarna makanan alami berikut ini :

1. Buah Bit

Buah Bit

Pewarna makanan alami pertama ada buah bit. Warna merah yang ada pada buah bit sangat cantik untuk dijadikan pewarna makanan terutama kue, puding atau cake red velvet dan kue bolu. Warna yang dihasilkan buah bit adalah warna merah marun hingga merah muda

Cara membuatnya cukup mudah, kamu hanya perlu menghaluskan buah tersebut lalu tambahkan sedikit demi sedikit air. Setelah benar-benar halus, saring dan ambil sarinya saja. Jika tidak langsung digunakan, kamu bisa simpan di dalam freezer, dan cairkan sewaktu akan digunakan.

2. Bunga Rosella

Bunga Rosella

Bunga Rosella merupakan salah satu bagian dari tanaman Rosella (Hibiscus sabdariffaL.) yang memiliki kelopak bunga berwarna merah, ungu dan hijau. Pigmen yang terkandung dalam bunga rosella diidentifikasi sebagai antosianin, yaitu cyanidine-3- glukosida dan delphidine-3-glukosa dapat digunakan sebagai sumber bahan pewarna alami pada makanan. SEAFAST Center IPB merilis sebuah jurnal yang menyatakan bahwa kandungan antosianin pada bunga rosella cukup banyak digunakan sebagai pewarna alami. Kamu bisa menggunakan air rebusan daun rosella untuk membuat hidangan berwarna merah sampai merah muda.

3. Cabe Merah

Cabe Merah

Jika buah bit umumnya digunakan sebagai pewarna merah dalam kue ataupun hidangan manis, kamu bisa menambahkan cabai untuk memberi warna merah alami pada hidangan gurih atau cenderung pedas. Hal itu karna cabe memiliki kandungan zat warna kapxantin yang dapat memberikan warna merah pada makanan.

Cara membuatnya pun hampir sama dengan buat bit, kamu hanya perlu menghaluskan cabe dengan cara mengulek ataupun dengan blender. Setelah itu, kamu bisa mencampurkannya pada makanan.

4. Kunyit

Kunyit

Kunyit sudah cukup lama dikenal sebagai pewarna alami pada makanan. Ia dapat memberikan warna kuning yang cantik pada hidangan mu. Kamu bisa menambahkan warna kuning alami pada makanan dengan menambahkan kunyit bubuk kedalam masakan mu. Namun jika kamu ingin membuatnya dari kunyit utuh, caranya juga sangat mudah. Kupas dan cuci kunyit, lalu haluskan dengan air secukupnya menggunakan blender. Rebus sampai mendidih selama sekitar tiga menit dan dingin kan. Jika kamu menginginkan rasa kunyit yang tidak terlalu pekat, kamu bisa menggunakan kunyit yang sudah cukup lama disimpan.

5. Saffron

13 pewarna alami makanan saffron

Selain Kunyit kamu juga bisa menggunakan Saffron sebagai pewarna kuning alami. Saffron berasal dari jenis bunga yang tumbuh di wilayah mediterania. Rempah ini sempat ramai dibincangkan karena harganya yang lumayan mahal. Saffron cenderung digunakan sebagai bumbu untuk masakan. Tapi ternyata, rempah ini juga sering digunakan sebagai pewarna kuning alami untuk masakan seperti kue dan nasi briyani lho. Rempah ini memiliki cita rasa sedikit pahit dan harum seperti rumput yang dikeringkan. Saffron memiliki warna merah terang, namun ketika dilarutkan bersama air hangat atau pada masakan ia akan menghasilkan warna kuning keemasan.

6. Bayam

Bayam

Bayam dikenal sebagai sayuran hijau yang kaya akan kandungan zat besi. Selain mudah ditemukan, bayam juga termasuk sayur yang paling mudah untuk diolah, mulai dari tumisan, hingga smoothies. Karna memiliki pigmen warna hijau yang pekat, bayam bisa dijadikan salah satu pewarna makanan yang banyak digunakan diseluruh dunia. Warna hijau ini berasal dari zat klorofil, selain membuat makanan berwarna hijau menarik, klorofil dalam bayam juga banyak memiliki manfaat bagi kesehatan.

Untuk membuatnya pun mudah, kamu hanya cukup menghaluskan beberapa daun bayam, berikan sedikit air, lalu diperas. Hasil dari perasan itu lah yang dapat langsung kamu gunakan untuk memberi warna hijau yang cantik pada hidangan mu.

7. Daun Suji

Daun Suji

Hampir mirip dengan daun pandan, namun ternyata daun suji berbeda lho. Jika daun pandan hanya memberikan aroma pada makanan lain halnya dengan daun suji, sebab ia sama sekali tidak memberikan aroma ataupun rasa seperti daun pandan. Daun suji hanya menghasilkan warna hijau pekat yang cantik.

Kamu bisa membuat pewarna hijau alami dari daun suji dengan cara mencuci bersih daun, lalu potong dan blender dengan air, kemudian saring. Air yang sudah tersaring dari daun suji dapat langsung kamu gunakan sebagai pewarna alami. Tips dari kami, pilihlah daun yang sudah tua atau yang warna daun nya lebih hijau pekat, agar warna yang dihasilkan semakin keluar, lalu jika kamu ingin membuat warna hijau yang sedikit pekat, kamu bisa memasukan sedikit air saat memblender. Karna semakin banyak air yang kamu campurkan, maka hasil warna yang keluar semakin muda.

8. Matcha

Matcha Bubuk

Matcha adalah teh hijau berbentuk bubuk yang terbuat dari daun teh hijau yang dihaluskan. Ia berbeda dengan teh hijau biasa, karna keduanya dibuat melalui proses pembuatan yang berbeda. Matcha mempunyai warna yang lebih cerah dibandingkan teh hijau biasa. Selain itu, matcha juga punya rasa yang tidak terlalu pahit serta kaya manfaat. Selain diminum, matcha juga bisa digunakan sebagai perisa dan pewarna makanan untuk es krim, cokelat, atau jenis-jenis makanan lainnya terutama hidangan dengan variant rasa greentea. Seorang konsultan teh, certified tea specialist, tea sommelier, dan penulis buku “Kisah & Khasiat Teh” dan “The Story in A Cup of Tea” Ratna menjelaskan “matcha memiliki karakteristik rasa yang cenderung polos dan tidak pahit. Oleh karena itu, matcha mudah diolah dengan bahan-bahan lain untuk dikreasikan menjadi suatu hidangan.”

9. Kembang Talang

Kembang Talang

Kembang Talang awalnya dikenal sebagai tanaman hias. Namun, kini pemanfaatan Bunga Telang telah berkembang dan meningkat. Salah satunya adalah memanfaatkan bunganya yang berwarna biru sebagai pewarna alami yang dapat digunakan untuk makanan.

Kamu dapat membuat warna biru alami dari kembang talang dengan cara menumbuk kelopak bunganya yang berwarna biru sampai halus, lalu laurutkan bersama air sampai berubah warna menjadi biru. Jika ampas kembang talang masih bercampur dengan air, kamu bisa menyaringnya agar tidak bercampur. Setelah itu air ekstrak  tersebut dapat langsung kamu gunakan sebagai pewarna pada adonan kue, agar-agar, ataupun minuman.

10. Kubis Ungu

Kubis Ungu
Yang dapat dijadikan bahan pewarna biru alami pada makanan selain kembang talang, yakni kubis ungu. Meskipun memiliki warna ungu yang pekat, namun kubis ungu ini bisa menghasilkan warna biru yang cantik, kubis ungu juga memiliki rasa yang tawar sehingga tidak akan mempengaruhi rasa makanan nantinya. Untuk mendapatkan warna biru yang cantik, kamu bisa memotong kubis ungu, lalu merebusnya selama kurang lebih 20 menit. setelah itu buang sisa rebusan kubis, dan rebus kembali air sisa rebusan sampai mengental, lalu pindakahn ke wadah dan tunggu sampai dingin. Setelah dingin kamu bisa menambahkan sedikit demi sedikit soda kue hingga warnanya menjadi biru. Pewarna biru alami pun siap kamu gunakan.

11. Gula Merah

Gula Merah

Seperti namanya, gula umumnya memberikan rasa yang manis. Namun selain memberikan rasa manis, gula merah juga bisa dijadikan pewarna alami, yakni warna coklat. Di Indonesia sendiri, gula merah sudah sering digunakan sebagai pewarna alami seperti pada, kue, sambal, ataupun minuman.

Penggunaanya pun cukup mudah, kamu hanya perlu melarutkan gula merah dengan air panas. Atau jika kamu ingin membuat sambal dengan tambahan gula merah, seperti misalnya sambal rujak, kamu hanya perlu mengulek gula merah sampai hancur. Mudah bukan?

12. Ubi Ungu

Ubi Ungu

Ubi ungu atau taro, ternyata memiliki pigmen warna ungu yang mampu digunakan sebagai pewarna makanan alami. Seperti yang disebutkan oleh seorang ahli kimia makanan dari Texas A&M Stephen T. Talcott, pada pertemuan American Chemical Society, menyebutkan bahwa ubi ungu bisa jadi pewarna alami. Karena ubi ungu ini memiliki pigmen antosianin yang sama seperti yang ditemukan pada ceri hitam dan jenis anggur-anggur lainnya. Dibandingkan dengan buah-buahan yang mengandung pigmen antosianin lainnya, ubi ungu memiliki rasa yang relatif netral. Sebab itu ubi ungu tidak akan merusak rasa makanan yang akan diberi warna.

Cara pembuatannya pun cukup mudah, kamu harus mencuci ubi ungu agar bersih dari kotoran dengan air mengalir, lalu kupas kuluitnya, setelah itu kukus sekitar 3 menit. Setelah matang, kamu bisa memotongnya kecil-kecil dan mencampurnya dengan air lalu haluskan dengan blender. Pewarna Ungu pun siap kamu gunakan.

13. Wortel

woertel

Wortel adalah salah satu sumber vitamin A yang tinggi dan bermanfaat untuk tubuh. Selain banyak mengandung vitamin A dalam bentuk beta karoten, wortel juga bisa memberi warna pada makanan, sehingga dapat membuat makanan terlihat lebih menarik dan juga membuat makanan yang mengandung perwarna dari wortel sehat dan bergizi.

Cara membuatnya adalah dengan menghaluskan wortel, kemudian peras hingga keluar airnya. Lalu kamu bisa langsung menambahkan air perasan wortel pada makananmu.

Itu dia beberapa makanan yang dapat kamu jadikan perwarna alami, namun untuk membuat warna yang pekat dan cantik kamu bisa menggunakan air hangat pada saat melakukan proses menghaluskan bahan-bahan diatas, karna air yang hangat akan membuat warna lebih keluar dan pekat. Selain cantik dan menggugah selera, makanan mu juga pastinya sehat karna bahan-bahan yang di gunakan adalah tumbuhan atau sayuran yang bergizi dan aman untuk dikonsumsi oleh tubuh. Jadi, siapkah membuat hidangan warna-warni?

13 pewarna alami makanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *