10 Manfaat Buah Ciplukan Bagi Kesehatan

mengenal buah ciplukan serta 10 manfaatnya bagi kesehatan

Buah ciplukan atau juga disebut sebagai buah ceplukan adalah buah yang sempat dipandang sebelah mata dan dikenal sebagai tanaman liar, tak punya nilai jual, serta dianggap gulma. Buah ini cenderung mudah tumbuh di pekarangan sawah, pinggiran kali atau juga tanah kosong. Buah ciplukan memiliki bentuk yang cukup unik. Inti dari buah ciplukan adalah kelopaknya yang khas. Yap, ciplukan ketika sudah mulai matang akan dibungkus oleh kelopak yang menguncup. Untuk lebih mengetahui informasi selengkapnya, silakan simak informasi berikut.

Tentang Buah Ciplukan

Buah ciplukan yang memiliki nama ilmiah Physalis Angulata, merupakan tumbuhan yang kini mulai dikenal banyak orang. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan morel berry, golden berry atau goose cape berry. Buah ini menjadi salah satu tanaman yang hidup satu musim dan memiliki tinggi sekitar 0,1 sampai 1 meter.

Dari segi karakteristik daun, berbentuk lonjong dengan ujung runcing. Tepi daun terkadang rata tetapi ada juga jenis Physalis lain yang daunnya sedikit bergelombang. Panjang daun antara 5-15 cm dan lebar 20-10 cm. Batang pokoknya tidak ada, karena semua batang berukuran sama. Percabangan menggarpu, bersegi tajam, dan memiliki rongga.

mengenal buah ciplukan serta 10 manfaatnya bagi kesehatan pohon ciplukan

Pada karakteristik bunga, merupakan bunga tunggal yang tumbuh di ujung atau ketiak daun. Bunga ciplukan memiliki simetri atau segi yang banyak, dan biasanya berwarna putih atau kuning. Tangkai bunga tegak dengan ujung yang mengangguk, dan cenderung kecil. Bunga ciplukan kemudian dapat tumbuh mencapai 3 sampai 5 cm. Pada kelopak ciplukan berbentuk lonceng lebar dan menguncup, dengan tinggi 6-10 mm. Biasanya berwarna hijau dan kekuningan yang terang dan cerah, dengan noda-noda coklat atau kuning coklat. Buah ciplukannya sendiri ada di dalam kelopak penutupnya, berbentuk telur, yang panjangnya sampai 14 mm. Warna buah ini hijau sampai kuning jika sudah matang. Rasa dari ciplukan manis dengan sensasi rasa asam yang membuat kamu ingin mencobanya kembali.

Buah ciplukan yang memiliki nama ilmiah Physalis ini, ternyata juga memiliki nama lain di beberapa daerah. Telah diketahui bila di Inggris, dikenal dengan Morel berry. Tetapi di beberapa wilayah Indonesia, buah ini memiliki nama yang berbeda. Penyebutan ‘Ceplukan’ di daerah Jawa, ‘Cecendet’ atau ‘Cecenet’ dari daerah Sunda, ‘Yor-yoran’ di daerah Madura, ‘Lapinonat’ di daerah Seram, ‘Angket’, ‘Kepok-kepokan’, dan ‘keceplokan’ dari Bali, ‘Dedes’ di daerah Sasak, ‘Leletop’ dari daerah Sumatera Timur, dan ‘Leletokan’ dari daerah Minahasa. Nama yang beragam ini, membuktikan bahwa buah ciplukan memang mudah ditemui pada tiap daerah, dan daerah tersebut menciptakan penyebutannya sendiri tanpa disepakati oleh lokasi daerah lainnya terlebih dahulu.

mengenal buah ciplukan serta 10 manfaatnya bagi kesehatan tentang buah ciplukan

Pohon ciplukan diduga berasal dari Amerika tropis dan menyebar ke berbagai wilayah di Amerika, Pasifik, Australia, dan Asia, termasuk Indonesia. Di Indonesia, kini sudah menyebar luas di daerah tropis dunia. Pohon ciplukan tumbuh secara alami di semak-semak dekat pemukiman, kebun, hingga ke pinggiran hutan. Tumbuhan yang memiliki banyak nama ini mampu hidup hingga ketinggian 1.600 mdpl.

Awalnya memang tanaman ini tidak diketahui begitu pasti akan manfaatnya. Bahkan ini lebih sering dijumpai oleh anak-anak yang sedang bermain dan kemudian mencobanya. Namun sekarang, sudah banyak yang membudidaya tumbuhan ciplukan ini, karena memiliki nilai ekonomis akan manfaatnya. Tumbuhan ini kini dijual dalam bentuk kering, karena dengan bentuk kering oksidasi tidak terjadi yang membuatnya tidak layu. Jika dijual dalam bentuk kering, nantinya bisa dijadikan bubuk. Penjualan ciplukan ini dengan harga yang cukup tinggi. Apalagi bila kamu ke Korea, harga buah ciplukan di sana sangat mahal. Biasanya di sana, yang dijual berjenis golden berry. Ini tentunya dikarenakan ciplukan merupakan buah-buahan yang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh.

Diketahui pada biji, terdapat 12% sampai 25% protein, 15% sampai 40% minyak lemak dengan komponen utama asam palmitat dan asam stearat. Kedua asam ini bersifat anti inflamasi atau anti peradangan. Selain itu, pada daun dan buah ciplukan ini memiliki antioksidan alami, berupa flavonoid dan saponin. Dari sini sudah terlihat senyawa yang baik bagi tubuh jika kamu mengonsumsinya.

Jenis dari buah ciplukan yang menarik dan unik adalah ‘Red Physalis‘. Jenis ini sangat menarik perhatian karena buah dan kuncup kelopaknya yang berbentuk lonceng berwarna merah menyala. Jenis red physalis ini sudah mulai banyak di Indonesia. Ada yang menjualnya dari bibit biji, juga ada dari bibit tanaman. Rasa yang dihasilkan dari jenis ini hampir sama dengan yang biasanya, tetapi ada sedikit rasa manis yang lebih dominan.

Varietas dari buah ciplukan cukup banyak, diantaranya ciplukan badak dengan nama latin Physalis peruviana, yang berwarna kuning terang, sering disebut juga golden berry atau cape goose berry. Selanjutnya adalah yang disebut dengan bunga lampon. Ini merupakan red physalis dengan nama latin Physalis alkengingi, dengan warna merah yang cantik pada buah dan kelopak penutup buahnya. Terdapat juga jenis Physalis minima yang mirip dengan Physalis angulata (jenus awal dan umum), yang sama-sama memiliki buah berwarna hijau muda. Perbedaannya terletak pada rambut batang, pada Physalis angulata batang berserabut agak panjang, sedangkan pada Physalis minima, memiliki serabut batang yang lebih pendek, sesuai dengan namanya ‘minima’ yang mengartikan lebih kecil.

Dilanjut Physalis pruinosa, yang juga memiliki kemiripan pada bentuk buah, dengan jenis Physalis acutifolia, namun Physalis pruinosa daunnya melebar, sedangkan Physalis acutifolia daunnya panjang meruncing dengan gerigi yang banyak pada tepiannya. Selanjutnya jenis yang cukup banyak ditemui adalah tomatilo. Walaupun namanya adalah tomatilo, jenis ciplukan ini memiliki nama latin bergenus sama yaitu Physalis philadelphica. Disebut dengan nama tomatilo karena memang buahnya mirip seperti tomat, Pada isian buah di dalam kelopak penutup, ukurannya lebih besar dari jenis ciplukan lainnya. Ukurannya ini bisa menyerupai ukutan tomat. namun warnanya lebin cenderung hijau kekuningan.

Sejarah Buah Ciplukan

mengenal buah ciplukan serta 10 manfaatnya bagi kesehatan sejarah buah ciplukan

Sejarah ciplukan masuk ke Indonesia tidak lain karena negara adidaya yang mendatangi Indonesia. Ciplukan dinyatakan dibawa oleh orang Spanyol pada zaman penjajahan, ketika orang-orang VOC masih merajalela bersaing dengan orang Spanyol dan Portugis untuk menjajah bangsa Indonesia. Diduga adanya perkenalan yang pertama kali pada tanaman ciplukan ialah dengan orang Maluku (yang menyebutnya daun boba), dan Minahasa (yang menyebutnya leletokan), karena lokasi-lokasi Maluku lah yang pertama kali dimasuki penjajah Spanyol dari Filipina.

Dari Maluku, mulailah banyak menyebar pada lokasi lain. Baik dari orang Maluku yang menyebarkannya melalui perpindahan penduduk atau dari orang Spanyol yang mengitari Indonesia dengan membawa ciplukan. Sampai akhirnya masuk ke Batavia dan wilayah lainnya.

Selain daripada itu, ciplukan pertama kali dikenal sebagai obat karena dapat mengobati tentara romawi. Dalam buku Plantes Medicinalis karangan Volak dan Jiri Stoduca, dituliskan bahwa ciplukan sudah dikenal oleh orang Romawi zaman kejayaan mereka menjajah bangsa-bangsa Timur. Dalam pertempuran di Iran Selatan, banyak prajurit Romawi yang menderita luka parah karena senjata tajam. Untuk mengobati luka itu, mereka memakai tanaman obat tradisional yang terdapat di sekitar daerah pertempuran. Salah satu di antaranya ialah ciplukan, yang ternyata mujarab sekali bagi para tentara. Cara mereka menggunakannya dengan melumatkan daunnya, kemudian ditempelkan pada luka. Disebutkan juga bahwa prajurit yang terluka juga memakan buah ini, mereka berharap dengan mengonsimsi ciplukan lukanya cepat sembuh.

Dengan adanya rasa kekaguman pada ciplukan ini, mereka menyebutnya dengan physalis yang memiliki arti ‘penyelamat’. Kata itu kemudian dijadikan kata sandi bagi pertempuran berikutnya, bahwa tanaman physalis harus ada di setiap pertempuran. Dari sanalah tercipta nama ilmiah dari ciplukan ini. Berikutnya, sejumlah tanaman dan buahnya dibawa pulang ke Roma, sampai kemudian menjadi tanaman obat terkenal di seluruh dunia zaman itu. Sampai sekarang, tanamannya menyandang nama marga Physalis.

Berdasarkan hasil analisis berabad-abad kemudian, ternyata buah ciplukan ini mengandung vitamin C yang relatif tinggi. Lebih tinggi daripada buah anggur. Diduga, itulah inti utama penyebab daya penyembuhan luka yang begitu besar, seperti yang dialami para prajurit Romawi dalam pertempuran. Dengan begitu, tanaman ciplukan kini menjadi sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Olahan Buah Ciplukan

mengenal buah ciplukan serta 10 manfaatnya bagi kesehatan olahan buah ciplukan

Sebenarnya buah ciplukan ini sudah nikmat bila dikonsumsi langsung. Rasanya manis dan asam membuat kamu menjadi lebih segar. Oleh orang pegunungan Belanda pada zaman dahulu, buah ini selain dimakan segar juga dijadikan selai yang enak untuk mengisi roti bakar. Mereka akan melumatkan ciplukan bersama gula, dan menghangatkannya sampai bertekstur pasta atau selai. Nah, selai inilah yang menjadi terkenal pada isian roti bakar saat itu.

Tak perlu khawatir, olahan selai ciplukan di Indonesia juga bisa kamu temukan. Biasanya terdapat pada usaha homemade atau via e-commerse. Dilanjut, olahan ciplukan ternyata cukup banyak. Di Indonesia terutama masyarakat Jawa, mengolah ciplukan menjadi jus, yang tentunya minuman sehat dan juga segar.

Ada pula yang mengolahnya menjadi asinan, bersama dengan buah-buahan lain, seperti mangga dan bengkuang. Dan yang tak kalah keren, ciplukan di luar negeri dijadikan topping cake, fruit pizza dan juga puding. Rasa ciplukan memang cocok untuk menjadi topping ketiga makanan tersebut. Kemudian di Indonesia juga tenar dengan olahan es serut mentimun dan ciplukan. Mentimun dan ciplukan ini menjadi inti isian minuman tersebut. Biasanya ada juga yang menambahkannya dengan jelly. Rasanya yang segar pastinya langsung terasa ke dalam tenggorokan mu.

Selanjutnya, merupakan inovasi olahan dari mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, yaitu ‘Chipbar’ yang merupakan plesetan akronim dari Ciplukan Foodbar. Ini merupakan camilan sehat yang dapat mengenyangkan perut kamu. Foodbar memang terkenal sebagai makanan yang membantu kamu menunda lapar dan mengenyangkan. Inilah yang menginspirasi mahasiswa Universitas Brawijaya membuat camilan sehat bernutrisi untuk mengenyangkan perut. Campuran snack foodbar ini, selain ciplukan, terdapat sereal dan madu sebagai pengerat. Sehat bukan?

Inovasi selanjutnya yang tak kalah menarik adalah Teh Ciplukan. Teh ciplukan ini dibuat oleh mahasiswa Universitas Gajah Mada, sebagai produk yang aman dikonsumsi bagi penderita diabetes. Teh ini terbuat dari buah, daun, akar ciplukan yang telah dikeringkan, yang kemudian dihaluskan sampai menjadi bubuk.

Manfaat Buah Ciplukan

mengenal buah ciplukan serta 10 manfaatnya bagi kesehatan manfaat buah ciplukan

Telah diungkapkan sebelumnya bahwa buah ciplukan adalah buah yang memiliki segudang antioksidan dan vitamin yang baik untuk tubuh. Ciplukan mengandung senyawa chlorogenik acid, asam sitrum dan fisalin yang membantu perbaikan sel. Buah ini juga memiliki kandungan nutrisi seperti asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin, vitamin C dan gula, serta elaidic acid yang baik untuk menjaga kekebalan tubuh. Untuk itu, berikut akan dijelaskan beberapa manfaat ciplukan yang baik untuk kesehatan.

Mengobati Luka atau Penyakit Kulit

Luka pada kulit bisa terjadi bila terkena benda tajam yang merusak lapisan kulit. Ini mengakibatkan terjadinya peradangan karena lapisan kulit tidak saling menyatu atau rusak. Untuk mengatasi peradangan yang terjadi, dapat gunakan daun dan buah ciplukan yang telah dilumatkan terlebih dahulu. Kamu hanya perlu menumbuk daun dan buah bersamaan sampai tekstur mengental, lalu oleskan pada luka. Diamkan sampai kering, baru kemudian bilas. Saat pertama kali kamu mengoleskannya, kamu akan merasakan sensasi dingin dan rasa nyeri berkurang. Ini dikarenakan adanya sifat anti inflamasi dari ciplukan yang terdapat pada senyawa antioksidan flavonoid.

Pada penyakit kulit, seperti luka tak kunjung sembuh yang menjadi borok, kemudian juga  terbentuknya bisul, dapat juga gunakan daun dan buah ciplukan ini. Prosesnya sama, dengan menumbuk dan mengoleskannya pada borok atau bisul. Pada ciplukan ini terdapat glikosida flavonoid yang baik untuk melawan bakteri bisul maupun borok. Ini membantu mematikan pertumbuhan bakteri yang ada di dalam bisul. Kandungan ini secara tidak langsung akan bergerak mencari bakteri jahat yang merusak kulit. Sehingga, perlahan-lahan akan terasa bisul mengempis. Pada dasarnya, ciplukan ini memang berguna untuk mengobati segala luka kulit. Bila kamu terdapat luka, kamu dapat jadikan daun dan buah ciplukan sebagai pengobatan pertama kulitmu.

Meredakan Flu dan Batuk

Manfaat ciplukan satu ini cukup banyak orang yang mengetahuinya. Flu dan batuk biasanya disebabkan oleh virus dan bakteri membandel. Bila terjadi flu dan batuk, ini diakibatkan oleh radikal bebas masuk ke dalam tubuh dan menggerogoti sel normal tubuh. Sehingga terjadi peradangan dan timbul lah flu maupun batuk.

Dasarnya, pada buah ciplukan ini terdapat anti peradangan yang dapat melawan bakteri dan virus. Selain itu, terdapat pula saponin yang baik untuk batuk. Saponin ini bersifat pengencer dahak (sekretolitik). Kerja saponin dengan meningkatkan aktivasi epitel silia, suatu peristiwa yang membangkitkan batuk mengeluarkan dahak. Dahak ini dibantu dilumatkan dengan saponin, dan pada saat batuk, dahak ini menjadi mudah dikeluarkan. Bukan hanya batuk, bila kamu sedang merasa sakit tenggorokan juga bisa gunakan ciplukan untuk mengatasi rasa perihnya.

Selain itu, senyawa saponin dapat menghambat perkembangan virus pada flu. Virus akan dilawan dengan adanya saponin yang menghampiri virus dalam tubuh. Ini tentunya menjadi antivirus alami yang baik bagi tubuh.

Menjaga Kadar Gula Darah

Sebelumnya, telah disebutkan bahwa teh ciplukan ini baik untuk penderita diabetes. Rasa dari teh ini agak sedikit pahit dan tidak terdapat kadar gula di dalamnya. Bila kadar gula tinggi tentu dapat memicu penyakit diabetes. Dengan begitu, kamu harus tetap menjaga kadar gula dalam tubuh agar tidak memicu diabetes.

Hal ini berkaitan karena dalam ciplukan mengandung saponin, antioksidan yang baik. Saponin merupakan senyawa bioaktif terhadap diabetes. Kerja saponin mampu menstabilkan kadar gula darah dengan mekanisme kerja sebagai antihiperglikemia dengan menstimulasi pelepasan insulin pada sel pankreas. Ini membantu pankreas tidak bekerja terlalu keras agar mengahasilkan hormon insulin, yang merubah glukosa menjadi energi. Dengan begitu ciplukan ini berfungsi menjaga kadar gula darah, bagi kamu yang normal atau bagi penderita diabetes.

Bagian yang sering digunakan adalah akar dan daun. Cukup rebus daun dan akar yang sudah bersih, lalu minumlah air rebusan tersebut sebagai manifestasi menjaga kadar gula darah. Bagi penderita diabetes, disarankan mengganti air putih dengan air rebusan ciplukan agar menjaga gula darah stabil dan dibantu penurunannya.

Menurunkan Panas Demam

mengenal buah ciplukan serta 10 manfaatnya bagi kesehatan mengatasi epilepsi

Manfaat ciplukan satu ini telah banyak yang mengetahuinya. Panas demam biasa terjadi pada anak-anak. Tetapi tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa mengalami demam. Demam adalah kenaikan suhu tubuh diatas variasi normal sebagai bentuk perlawanan tubuh memerangi infeksi. Sel tubuh bekerja keras untuk melawan infeksi dari virus agar kembali normal dan kuat.

Daun dan buah ciplukan terkenal karena sifatnya yang berupa antipiretik. Antipiretik ini merupakan obat penurun panas. Obat-obat antipiretik juga menekan gejala-gejala yang biasanya menyertai demam seperti mialgia, dan kedinginan. Sifat antipiretik bisa kamu temukan pada daun dan buahnya.

Bila sakit flu disertai dengan demam, maka dapat konsumsi buah ciplukan untuk mengatasi demam. Selain buahnya, kamu disarankan untuk konsumsi air rebusan daun ciplukan, yang baik menjaga pertahanan tubuh. Flavonoid dalam daun ciplukan membantu sel tubuh lebih kuat dalam melawan infeksi. Sehingga kerja sel tubuh dapat terbantu dan infeksi tersebut perlahan akan menghilang. Selain flavonoid, saponin juga dapat membantu kerja flavonoid dalam menurunkan demam. Dua senyawa ini menjadi satu untuk melawan infeksi. Inilah mengapa ciplukan cukup terkenal untuk melawan panas demam.

Mengatasi Rematik

Rematik merupakan suatu keadaan peradangan yang terjadi bila kamu mengalami sendi terkunci, kaku dan mati rasa. Rematik ini dikenal sebagai penyakit yang ditandai dengan nyeri sendi, atau disebut juga rheumatoid arthritis. Penyakit ini merupakan penyakit autoimun ketika sistem imun pada tubuh seseorang menyerang sel-sel tubuhnya sendiri. Biasanya pada rematik dimungkinkan sekali terjadinya bengkak.

Diketahui pada daun dan buah dari ciplukan memiliki senyawa luteolin, yang berperan aktif melawan peradangan rematik. Ini terjadi untuk membangun sistem imun menjadi lebih normal, dan tidak menyerang sel tubuh. Luteolin ini lebih cenderung berperan dalam beberapa sendi inti, yaitu lutut, pinggang, dan sikut. Tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa luteolin juga bekerja pada sendi lainnya.

Sudah ada beberapa penelitian yang menemukan bahwa kandungan luteolin dari daun dan buah ciplukan mengurangi produksi imun berlebih serta mengurangi peradangan yang terjadi dalam sendi. Ini membuktikan bahwa oksidasi imun berlebih akan dihambat dengan kandungan luteolin. Jadi proses rematik kamu akan berkurang dan perlahan dibantu diringankan.

Sama seperti pada pengobatan menjaga kadar gula darah, daun ciplukan direbus kemudian minum air rebusannya dua hari sekali. Walau terasa sangat pahit, niscaya ini membantu untuk meringankan nyeri pada peradangan yang terjadi karena rematik. Tentunya ini juga dapat dikonsumsi bagi kamu yang ingin dijauhi dari penyakit rematik. Anggap saja sebagai pengobatan manifestasi sehat di usia tua.

Mengobati Epilepsi

Untuk manfaat ciplukan satu ini, berfokus pada berkurangnya jangka waktu kejang yang terjadi. Buah ciplukan ini juga bermanfaat untuk mengobati epilepsi. Kandungan senyawa asam dan berbagai mineral di dalamnya secara efektif memperbaiki sel-sel saraf yang rusak. Sel saraf yang rusak ini disebabkan karena berbagai macam faktor, bisa karena faktor genetik atau cedera otak akibat trauma.

Di pasaran kamu akan menemukan kapsul ciplukan yang berguna untuk mengobati epilepsi. Ini juga bekerja untuk mengurangi durasi terjadinya kejang, juga membantu meringankan hentakkan kejang yang terjadi. Pada buah ciplukan ini, terdapat asam palmitat dan asam stearat yang baik untuk mengobati epilepsi. Asam palmitat dan stearat sendiri banyak ditemukan dalam produksi obat-obatan kimiawi untuk pengobatan epilepsi. Sebagai alternatifnya, tentu kamu dapat menggunakan kapsul buah ciplukan yang lebih alami dalam menangani penyakit epilepsi.

Selain kedua asam tersebut, terdapat pula asam valporat yang sering digunakan dalam penanganan kejang. Ini berfungsi dalam mengurangi durasi kejang saat kejang terjadi. Namun konsumsi buah ciplukan tidak bisa dijadikan obat ‘on the spot‘ saat terjadi epilepsi. Buah ciplukan lebih mengarah untuk pengobatan harian saat epilepsi tidak menyerang. Ini membantu sel tubuh yang rusak perlahan-lahan menjadi terobati, dan durasi kejang berkurang. Bila rutin dikonsumsi maka akan membentuk perbaikan sel tubuh semakin meningkat dan epilepsi jarang terjadi.

Menjaga Sistem Imun

mengenal buah ciplukan serta 10 manfaatnya bagi kesehatan mengatasi reumatik

Seperti halnya pada buah lainnya, yang sebenarnya memiliki zat flavonoid yang berfungsi untuk menjaga sistem imun. Namun pada ciplukan ini memiliki flavonoid yang lebih tinggi dibanding buah lainnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa flavonoid ciplukan hampir setara dengan buah jeruk dan digadang lebih tinggi dari buah anggur. Tentu ini menjadi kelebihan dari ciplukan, yang akhirnya mulai dilirik banyak orang.

Flavonoid ini bekerja untuk melawan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Radikal bebas ini bisa berupa polusi, partikel bebas, debu dan lainnya. Semua partikel kecil ini dapat masuk melalui saluran pernapasan dan melalui makanan yang kamu santap. Bila partikel kecil ini masuk ke dalam tubuh dan daya tahan tubuhmu sedang melemah, maka kamu akan mudah terserang penyakit. Untuk itu, diperlukan flavonoid dalam tubuh untuk menjaga daya tahan tubuh agar kamu tidak mudah terserang penyakit. Sumber flavonoid tinggi bisa di dapat dari ciplukan ini.

Selain itu vitamin C dan fisalin dalam ciplukan membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Ini tentunya merupakan zat untuk membantu mempercepat proses daya tahan tubuh melawan bakteri dan virus. Dengan begitu, disimpulkan bahwa buah ciplukan sangat membantu kamu menjaga sistem imun sehari-hari.

Menyembuhkan Sariawan

Sariawan terjadi bila bakteri dalam mulut berkumpul dan mulai menggerogoti sel dalam tubuh. Kemudian sel tubuh tidak dapat melawan bakteri sariawan, akhirnya muncul lah sariawan yang terasa sakit dan nyeri. Pada ciplukan ini terdapat alkaloid yang biasa digunakan untuk pengobatan sariawan. Banyak orang yang percaya bahwa pada buah dan daun ciplukan dapat meredakan sariawan dengan perlahan dan menghentikan pertumbuhan bakteri di dalamnya.

Belum lagi kandungan vitamin C pada ciplukan, yang sudah terkenal sebagai antioksidan yang baik melawan bakteri jahat, disebut patogen. Vitamin C juga membantu memperkuat lapisan kulit untuk membentengi bakteri jahat yang nantinya akan membentuk sariawan. Nutrisi vitamin C yang cukup akan membantu pencegahan sariawan muncul.

Caranya cukup mudah, jika kamu gunakan daun ciplukan, maka cukup menumbuk daun yang sudah bersih sampai halus, lalu oleskan pada sariawan kamu. Sensasi tingling ‘perih kejut’ akan bisa kamu rasakan saat pertama kali mengoleskannya. Walaupun begitu, sensasi tingling ini adalah proses dalam mematikan bakteri, jadi kamu tidak perlu khawatir bila itu terjadi. Namun, penggunaan daun ini dapat terasa pahit di mulut, jadi ini lebih disarankan untuk orang dewasa. Jika menghindari rasa pahit, sebaiknya gunakan bagian buahnya.

Pada bagian buah, potong buah ciplukan menjadi terbelah dua, lalu tempelkan salah satunya pada tempat yang terjadi sariawan. Tekan-tekan ciplukan pada sariawan sampai mengeluarkan cairannya. Ini juga dapat menyebabkan sensasi tingling, karena adanya perlawanan alkaloid dan saponin terhadap bakteri sariawan.

Menjaga Kesehatan Mata

Pentingnya menjaga kesehatan mata untuk menjalani kegiatan sehari-hari. Mata yang kering dapat terjadi karena terlalu sering menatap layar komputer atau ponsel. Pada layar gadget terdapat sinar biru yang dapat mengurangi cairan pada mata, sehingga kelembapannya pun berkurang. Ini lah yang membuat matamu kering dan terjadi kemerahan juga gatal. Untuk membantu mengatasinya dari dalam, dapat gunakan ciplukan.

Selain Vitamin C, buah ciplukan juga kaya akan vitamin A yang dapat meningkatkan kesehatan mata. Pada 100 gram buah ciplukan dapat memenuhi 14% kebutuhan vitamin A harian. Vitamin A merupakan merupakan vitamin yang larut dalam lemak, dan merupakan vitamin yang esensial untuk pemeliharaan kesehatan mata. Vitamin ini dapat memelihara penglihatan saat remang-remang dan mengembalikan kelembapan mata. Kelembapan mata tentu bermanfaat untuk menjaga mata kamu dari layar sinar biru. Kadar air dalam mata dibantu oleh vitamin A agar produksinya menjadi semakin cepat saat mata terasa kering.

Tanda pertama kekurangan vitamin A adalah rabun senja. Suplementasi vitamin A bisa berasal dari buah ciplukan, yang dapat memperbaiki penglihatan yang kurang, seperti rabun. Belum lagi, ciplukan juga kaya akan zat besi yang baik untuk kesehatan mata. Hal ini sama seperti kerja pada wortel yang memiliki kandungan vitamin A untuk menjaga kesehatan mata.

Menetralkan Racun (Detoksifikasi)

Sesuai dengan sifatnya, buah ini bisa menjadi analgetik, peluruh air seni dan menetralkan racun (detoksifikasi). Racun dapat masuk ke dalam tubuh melalui jalur oral (mulut) maupun topikal (permukaan tubuh). Racun sendiri dapat berupa zat padat, cair, atau gas, yang dapat mengganggu proses kehidupan sel suatu organisme. Seperti halnya pada manusia, racun dapat mengurangi dan merusak fungsi organ pada tubuh.

Flavonoid dalam buah ciplukan terkenal berguna untuk memisahkan racun dalam tubuh agar terlepas dari sel darah tubuh. Selain itu, flavonoid juga berperan dalam memulihkan sel tubuh dari racun reaktif penyebab kerusakan DNA. Flavonoid ini memang dasarnya melawan zat yang tidak dikenal oleh tubuh seperti menghilangkan senyawa-senyawa metabolit dari luar yang dapat merusak sel. Sehingga bekerja menetralkan racun untuk dibawa ke dalam ginjal, dan dikeluarkan melalui urin. Mendetoks racun sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, ini membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal.

mengenal buah ciplukan serta 10 manfaatnya bagi kesehatan

Tak dapat dipungkiri, bahwa buah ciplukan menjadi tumbuhan yang memiliki banyak manfaat. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan sifat tumbuhan dapat membantu menjaga kesehatan tubuh. Tetapi pengobatan dari tumbuhan ini lebih cenderung digunakan sebagai pencegahan, ya. Jadi lebih disarankan untuk manifestasi menjaga kesehatan tubuh agar tetap sehat di usia tua. Demikian informasi mengenai buah ciplukan dan 10 manfaatnya bagi kesehatan. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *