Sekilas Tentang Kunyit

Kunyit atau yang sering disebut kunir (curcuma longa/ domestica) merupakan salah satu tanaman rempah yang masuk dalam kelompok jahe-jahean. Tanaman ini dikenal dengan berbagai nama lokal di beberapa daerah lainnya seperti turmeric (Inggris), kunyit (Indonesia dan Malaysia), kurkuma (Belanda), kunir (Jawa), konyet (Madura), janar (Bandar), dan koneng (Sunda).

Kunyit mempunyai warna yang khas yaitu oranye tapi jika digunakan pada masakan, maka akan memberikan warna kuning. Sementara itu, tumbuhannya sendiri memiliki bentuk panjang dan tidak bercabang. Akarnya berbentuk rimpang dan dari ruasnya dapat tumbuh tunas baru. Kunyit cenderung mempunyai rasa yang sedikit pahit, agak pedas, dan kelat dengan aroma yang kuat. Kunyit biasanya dimanfaatkan untuk bumbu dapur dan juga obat herbal serta pewarna makanan. Bagian kunyit yang biasanya digunakan untuk obat herbal adalah rimpangnya.

Sejarah kunyit

Tumbuhan kunyit awalnya berasal dari Asia Tenggara yang mengalami penyebaran sampai ke daerah lainnya seperti Australia, Indonesia, Malaysia, dan bahkan sampai ke Afrika. Tumbuhan ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 77-78 SM. Kata kurma sendiri sebetulnya berasal dari bahasa Arab yaitu Kurkum yang berarti kuning serta Yunani yakni Karkom.

Di tanah air sendiri khususnya di daerah Jawa, kunyit sering dipakai sebagai ramuan jamu yang mempunyai banyak khasiat. Seiring dengan berkembangnya jaman, sekarang kunyit malah dipakai juga untuk bahan kosmetik serta bumbu masakan.

Jenis dan penyebaran kunyit

Ada 2 jenis kunyit yaitu Kunyit kuning dan Kunyit putih. Kunyit putih dalam bahasa latin yaitu Curcuma Mangga yang bermanfaat sebagai penangkal racun, sumber antioksidan, penurun panas, dan berbagai khasiat lainnya. Sementara itu kunyit kuning juga punya banyak manfaat khususnya bagi pencernaan. Bahkan menurut penelitian di China, kunyit kuning dapat digunakan sebagai anti-kanker seperti kanker serviks. Di Indonesia penyebaran kunyit sangatlah merata di seluruh wilayah seperti di Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga ke Papua dengan berbagai nama lokal yang berbeda-beda.

Dosis kunyit

Dosis yang tepat dalam konsumsi kunyit khususnya digunakan untuk obat herbal yang menunjang kesehatan akan lebih mudah diketahui jika digiling dalam bentuk bubuk. Dosis kunyit untuk wanita dan pria kurang lebih sama, dosis standarnya yaitu sekitar satu sendok teh atau 1,5 gram saja. Tapi, dosis sekitar 2 hingga 3 gram juga dapat membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Kegunaan kunyit

Bagian terpenting dalam kegunaan kunyit adalah bagian rimpangnya. Meski begitu, daun kunyit juga banyak dipakai untuk dalam berbagai macam jenis masakan. Di dalam masakan tradisional, rimpang kunyit sering digunakan untuk bumbu rendang, asam pedas, acar bawal, dan sebagainya. Selain itu, secara turun temurun, kunyit sering dijadikan zat pewarna makanan dan tekstil. Di Indonesia, kunyit juga sering dipakai pada proses pembuatan minyak kelapa secara basah dan tentunya rimpang kunyit juga digunakan untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit.

Manfaat kunyit

Manfaat kunyit yang terutama adalah sebagai bumbu masakan sekaligus obat herbal. Kandungan kunyit seperti magnesium besi, kalsium, natrium, fruktosa, arabinosa, dan lainnya bermanfaat bagi kesehatan. Manfaat kunyit untuk kesehatan antara lain: sebagai anti-inflamasi/ peradangan, mencegah kanker, meningkatkan fungsi hati, sumber antioksidan, mencegah Alzheimer, perlindungan kadiovaskular, menguransi resiko leukemia/ kanker darah, mengatasi maag, sembelit, sakit kepala, susah BAB, menambah nafsu makan, disentri, sariawan, mabuk kendaraan, dan masih banyak lagi.

Selain manfaat kunyit di atas, tumbuhan ini juga memiliki khasiat kunyit untuk kecantikan yaitu menghilangkan noda bekas jerawat, menyamarkan kerutan, membuat kulit jadi lebih halus, melembabkan kulit kering, mengobati jerawat, membuat kulit terlihat lebih kencang alias awet muda, dan berbagai manfaat kecantikan lainnya.

Pengganti kunyit segar

Kalau tidak ada kunyit segar, maka bisa diganti dengan kunyit bubuk. Mengenai dosisnya sendiri untuk menggantikan 1 sendok makan air kunyit segar, Anda bisa memakai ½ sendok teh kunyit bubuk.

Efek samping kunyit

Apabila digunakan dalam dosis tinggi, rupanya terdapat efek samping kunyit yang buruk bagi kesehatan. Para ahli memang berpendapat kalau kunyit masih aman untuk digunakan/ dikonsumsi atau diaplikasikan pada kulit selama 8 bulan berturut-turut. Namun, kalau berlebihan maka dapat membawa efek negatif seperti:

  • Menimbulkan ruam gatal
  • Memperburuk asam lambung
  • Menghambat penyerapan zat besi oleh tubuh
  • Memperparah batu ginjal
  • Kulit jadi kuning
  • Dapat memicu alergi
  • Mual dan muntah
  • Jerawat
  • Mengganggu kinerja obat lainnya
  • Detak jantung kurang normal, dan lain sebagainya.

Itulah tadi beberapa informasi mengenai tanaman kunyit yang semoga bermanfaat bagi Anda.

 

Deskripsi: Berikut ini informasi penting mengenai kunyit mulai dari sejarah, manfaat/ kegunaan, serta efek samping kunyit jika dipakai berlebihan.

Tags: kunyit, manfaat kunyit bagi kesehatan, khasiat kunyit bagi kecantikan, sejarah kunyit, efek samping kunyit, dosis kunyit, kegunaan kunyit, jenis dan penyebaran kunyit, pengganti kunyit segar

Leave a comment