Jahe

SKU: N/A.
Category: .
Tag:

Jahe

Rp 7.900Rp 56.400

  • Halal.
  • Tersedia Bentuk Utuh/Kasar dan Bubuk Halus.
  • Tanpa Pewarna.
  • Tanpa Pengawet.
  • Bentuk kering rajang tanpa atau tidak menggunakan Anti Kempal.
  • Bentuk bubuk halus mengandung Anti Kempal Alami dari Beras dengan berat maksimal hanya 1,9%.
  • Untuk Bubuk jahe dibuat atau dihaluskan langsung pada saat pemesanan sehingga kualitasnya terjamin.
  • Untuk menjamin kualitas produk, lebih baik digunakan sebelum 1 tahun setelah pembelian.
  • Kadaluarsa produk 2 tahun setelah pembelian.
Clear

Jahe (zingiber officinale) merupakan tanaman jenis rimpang yang sering dijadikan bahan masakan serta minuman maupun obat herbal. Rasa jahe pedas karena kandungan senyawa keton yaitu zingeron dan bentuk rimpangnya sendiri seperti jemari yang menggembung berada di ruas-ruas tengah. Daging akarnya sendiri berwarna kuning sampai dengan kemerahan dengan bau yang begitu menyengat. Sementara itu, bunga jahe biasanya tumbuh dari dalam tanah dengan bentuk bulat seperti telur dan berukuran lebar 1,5 hingga 1,75 cm serta panjang 3,5 hingga 5 cm.

Sejarah jahe

Asal mula jahe diperkirakan berasal dari negeri India, meski ada juga yang meyakini bahwa rempah ini justru berasal dari Tiongkok Selatan. Lewat jalur perdangangan, jahe dibawa dari India menuju ke Asia Tenggara dan Negara lainnya seperti Jepang, Tiongkok, bahkan hingga ke Timur Tengah. Lalu pada jaman kolonialisme, jahe mulai populer di Negara Eropa karena rasanya yang pedas dan hangat sebagai bumbu makanan.

Jenis dan penyebaran jahe

Ada 3 jenis jahe yang sangat populer di pasaran khususnya di Indonesia, yaitu jahe merah, jahe emprit, dan jahe gajah. Jahe merah termasuk jenis jahe yang cukup langka karena hanya tumbuh di saat-saat tertentu dan harganya juga terbilang mahal. Rasa jahe merah sangat pedas dengan warna rimpang kemerahan serta serat kasar. Ukuran jahe lebih kecil dibandingkan jenis jahe lainnya.

Jahe emprit juga sering disebut sebagai jahe putih dan tersedia banyak di pasaran. Daging jahe berwarna putih dengan rasa pedas meski aromanya tak terlalu menyengat. Bentuk jahe ini kecil dan sedikit pipih. Jenis terakhir adalah jahe gajah dengan ukuran paling besar, sering disebut juga jahe badag. Bentuknya gemuk, menggembung, dan besar dengan warna daging cenderung putih kekuningan, makanya orang sering menyebutnya jahe kuning.

Jahe biasanya tersebar di berbagai daerah tropis karena memang mereka hanya bisa hidup di area tropis dan sub-tropis seperti Indonesia, Afrika, Brasil, dan Negara Asia Tenggara lainnya. Brasil dan Ekuador sendiri merupakan pemasok jahe terbesar di dunia sampai saat ini.

Dosis jahe

Dosis obat herbal jahe tergantung dari penyakit yang ingin diobati atau diatasi. Misalnya untuk mengatasi morning sickness maka bisa gunakan dosis 250 mg ekstrak jahe. Lain halnya untuk mengatasi muntah dan mual setelah operasi, bisa meminum 1-2 gram ekstrak jahe.

Kegunaan jahe

Kegunaan jahe yang paling sering dibutuhkan adalah sebagai bahan minuman seperti wedang jahe sebab wedang ini dipercaya banyak memberikan khasiat bagi kesehatan tubuh. Jahe bisa diminum sendiri atau dicampur dengan bahan rempah lain untuk menghasilkan minuman hangat yang enak. Jika diolah sebagai masakan, biasanya jahe diiris tipis terlebih dahulu kemudian dimasukkan ke dalam masakan.

Manfaat jahe

Manfaat jahe bagi kesehatan antara lain mengatasi berbagai macam penyakit seperti masalah pencernaan, mual dan muntah, rematik, demam, batuk, masuk angin, meredakan migraine, mengurangi rasa kram saat menstruasi, menurunkan kadar kolesterol, mengurangi morning sickness, hingga mencegah beberapa jenis kanker.

Manfaat jahe untuk kecantikan dapat digunakan untuk mengatasi kulit berminyak yang berlebihan. Jahe bisa dihaluskan menjadi pasta kemudian dioleskan pada titik-titik wajah yang biasanya berminyak banyak. Pasta didiamkan selama 10 menit sebelum dibilas. Pasta dapat dicampur dengan bubuk pala dan kayu manis serta garam.

Pengganti jahe

Jika tidak ada jahe sebagai bahan memasak, maka jahe bisa digantikan pala atau kayu manis saat memanggang kue. Selain itu, jika ada resep yang memerlukan 1 sdm jahe segar dapat diganti dengan ½ sdt jahe bubuk.

Efek samping jahe

Penggunaan jahe biasanya aman bagi banyak orang, namun ada beberapa efek samping jahe yang ringan dan mungkin bisa terjadi seperti diare, rasa mulas, dan tidak nyaman pada perut. Pada beberapa orang, pemakaian jahe di kulit juga bisa menimbulkan iritasi. Penggunaan jahe dengan dosis tinggi juga dimungkinkan dapat memperburuk kondisi jantung tertentu, sehingga diharapkan hati-hati dalam takarannya pada mereka yang punya masalah atau kelainan jantung. Selain itu, bagi penderita penyakit diabetes, jahe dapat menurunkan kadar gula darah sehingga sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum konsumsi agar bisa disesuaikan dengan obat diabetes.

Itulah tadi informasi penting mengenai jahe mulai dari sejarah, jenis dan penyebaran, serta manfaat maupun efek sampingnya.

Deskripsi: Apa saja manfaat jahe bagi kecantikan dan kesehatan? Lalu darimana asal mula dan sejarah jahe sebenarnya? Simak ulasan penting tentang jahe berikut ini!

Tags: jahe, sejarah jahe, dosis jahe, asal mula jahe, manfaat jahe bagi kesehatan, manfaat jahe untuk kecantikan, efek samping jahe

 

Weight0.1 kg
Berat

100 gram, 200 gram, 1 kg

Bentuk

Bubuk Halus, Utuh

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Jahe”