Bumbu Nasi Biryani

Bumbu Nasi Biryani

Rp 19.200Rp 165.000

  • Halal.
  • Tanpa MSG.
  • Tanpa Pewarna.
  • Tanpa Pengawet.
  • Dibuat di Indonesia dengan rempah-rempah Lokal dan Import.
  • Bumbu Nasi Biryani Cairo Food mengandung: Cabe Merah, Paprika Bubuk, Jintan, Biji Ketumbar, Adas Manis, Jintan hitam, Kunyit Kuning, Bunga Lawang, Kelabat, Kapulaga Hijau, Kayu Manis, Biji dan bunga Pala, Lada Hitam, Bayleaf, Cengkeh.
  • Anti Kempal Alami dari Beras dengan berat maksimal hanya 1,9%.
  • Bumbu Nasi Biryani dibuat langsung pada saat pemesanan sehingga kualitasnya terjamin.
  • Untuk menjamin kualitas produk, lebih baik digunakan sebelum 1 tahun setelah pembelian.
  • Kadaluarsa produk 2 tahun setelah pembelian.
Clear

Beli Bumbu Nasi Biryani dari Cairo Food secara Online di Indonesia dan dapatkan produk dengan kualitas Rasa, Halal, Tanpa Pewarna, Tanpa MSG, Tanpa Pengawet. Dibuat di Indonesia dengan rempah-rempah Lokal dan Import. Untuk hidangan nikmat, lezat dan otentik, anda cukup mengikuti resep yang sudah kami sertakan.

Nasi Biryani atau biasa juga disebut nasi briyani, biriani, birani, biriyani adalah masakan nasi yang berasal dari komunitas muslim di daerah India dan menjadi sangat populer di seluruh India. Nasi Biryani tidak hanya terkenal di India, tapi juga terkenal di negara Arab karena dibawa pada saat pertukaran perdagangan oleh orang orang India dan Pakistan. Nasi Biryani terdiri dari Nasi, Daging dan bumbu biryani. Umumnya nasi biryani menggunakan Beras Basmati karena memberikan rasa dan aroma yang berbeda. Untuk lauknya bisa menggunakan Telur, Daging Kambing, Ayam, Sapi, Ikan, Udang. Namun ada juga nasi biryani yang tidak menggunakan daging, yaitu nasi biryani vegetarian.

Sejarah Nasi Biryani

Biryani adalah kata dalam bahasa Urdu yang berasal dari Bahasa Persia, yang pada saat itu digunakan sebagai bahasa resmi dinasti Islam di India. Kata beras/nasi dalam bahasa persia adalah berarti birinj, sehingga disebut nasi Biryani.

Tidak ada asal pasti dimana nasi biryani pertama kali dibuat, namun Nasi biryani memiliki beberapa versi di daerah muslim India seperti Delhi dan Lucknow. Menurut seorang pakar sejarah bernama Lizzie Collingham, Nasi biryani dikembangkan di Dapur kerajaan Dinasti Mughal sekitar tahun 1526-1857 sebagai pertemuan antara makanan india dan makanan Persia, yaitu Pilaf. Menurut sebagaian orang berpendapat bahwa nasi biryani berasa dari Persia dan dibawa ke India oleh Mughal.

Perbedaan antara Biryani dengan Pulao

Bagi orang awam akan bingung membedakan antara Biryani dengan Pulao, bahkan mungkin bagi sebagian orang belum pernah mendengar kata Pulau atau Pilaf. Menurut kami, perbedaan mendasar dari Biryani dengan Pulau adalah pada kuatnya rasa atau tidak.

Menurut Collen Taylor Sen, terdapat beberapa perbedaan antara Biryani dengan Pulao, yaitu sebagai berikut:

  • Biryani adalah hidangan utama dalam makanan, sementara pulao biasanya merupakan iringan sekunder untuk makanan yang lebih besar
  • Pada biryani, daging dan nasi dimasak terpisah sebelum dilapisi dan dimasak bersama. Sedangkan pada Pulao adalah dimasak pada satu tempat tunggal dimana daging dan nasi direbus dalam cairan sampai cairannya diserap. Namun berdasarkan pengamatannya di Lucknow beberapa penulis seperti Holly Shaffer, RK Saxena dan Sangeeta Bhatnagar telah melaporkan penemuan resep dimana nasi dan daging Pulao dimasak secara terpisah dan kemudian dicampur sebelum memasak. Hal ini menjadikan Perbedaan cara masak antara Biryani dan Pulau semakin tidak jelas atau tidak konsisten.
  • Biryani memiliki rempah yang lebih kompleks dan lebih kuat dibandingkan dengan pulao. Penulis era Inggris Abdul Halim Sharar menyebutkan hal ini sebagai perbedaan utama antara Biryani dan Pulau. Biryani memiliki rasa nasi kari yang lebih kuat karena jumlah rempah-rempah yang lebih banyak.

Jenis dan versi Nasi Biryani

Terdapat banyak versi nasi Biryani, seperti:

  • Kacchi Biryani
  • Tehari
  • Beef biryani
  • Delhi biryani
  • Sindhi biryani
  • Hyderabadi biryani
  • Thalassery biryani
  • Kolkata biryani
  • Andhra Nawab biryani
  • Guntur biryani
  • Nellore biryani
  • Ambur/Vaniyambadi biryani
  • Chettinad biryani
  • Bhatkali/Navayathi biryani
  • Memoni/Kutchi biryani
  • Dindigul biryani
  • Bohri biryani
  • Kalyani biryani
  • Afghan biryani
  • Sri Lankan biryani
  • Rawther biryani

Resep Nasi Biryani Mudah

Bahan

  • 1kg Daging Kambing dengan tulang
  • 1Liter Beras Basmati/Pera IR 42
  • 3 Bawang Bombay (potong dadu)
  • 2 Bawang Putih
  • 3 sdm Bumbu Biryani Cairo Food
  • 100gram Yogurt
  • 3 Buah Tomat(Blender halus)
  • 50g Daun Ketumbar
  • 50g Daun Mint
  • Minyak Goreng Secukupnya
  • Garam sesuai selera

Cara Memasak Nasi Biryani

  1. Tumis bawang bombay dan bawang putih, jika sudah berubah warna maka masukkan tomat, yogurt dan Bumbu Biryani Cairo Food.
  2. Masukkan Daging, lalu tambahkan air dan rebus hingga daging lunak. Sisakan air kaldu sebanyak 1.5 Liter untuk digunakan selanjutnya.
  3. Cuci beras dan rendam selama 5-10 Menit lalu tiriskan dan kemudian rebus dengan menggunakan kaldu yang didapat pada proses sebelumnya.
  4. Tambahkan Daun Ketumbar dan Daun Mint yang sudah dipotong kecil.
  5. Masak hingga matang

Saran dan Tips

  1. Karakter beras dan skala air selalu berbeda, perhatikan hal ini agar anda bisa mengatur volume air dalam nasi agar tidak pulen.
  2. Anda bisa menggunakan cara dan resep sendiri.
  3. Setiap Merek Garam memiliki kadar Asin yang berbeda.
  4. Rendam beras basmati sebelum dimasak.
  5. Anda bisa mengganti yogurt dengan santan atau susu kedalam air.
  6. Hindari penggunaan MSG pada masakan walaupun akan membuat makanan menjadi jauh lebih enak.

Tag & Keyword

nasi biryani, bumbu nasi biryani, resep nasi biryani, beli nasi biryani, jual nasi biryani, beli nasi biryani di indonesia, beli nasi biryani di jakarta, jual nasi biryani di indonesia, jual nasi biryani di jakarta

WeightN/A
Berat

100g, 1kg, 200g, 500g

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Bumbu Nasi Biryani”