Menu Aqiqah Nasi Kebuli

Menu Aqiqah Nasi Kebuli – Siapa yang tidak kenal dengan kuliner nasi kebuli? Makanan khas Timur Tengah ini memang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Rasa yang tajam dan kaya rempah merupakan cita rasa yang dikenal oleh lidah pribumi, tak heran jika banyak yang menyukai nasi kebuli ini. Nasi kebuli biasanya ditemukan di beberapa acara besar, seperti khitanan, pernikahan, berbuka puasa hingga Idul Fitri dan Idul Adha. Nasi kebuli juga biasa ditemukan di acara aqiqah atau tasyakuran 7 hari bayi yang baru lahir,

Menu Aqiqah Nasi Kebuli, Bisa Untuk Acara Aqiqah Bayi

1. Hukum Dan Aturan Aqiqah

Sebagai ungkapan rasa syukur terhadap Allah SWT atas lahirnya keturunan baru yang diidam-idamkan, aqiqah merupakan amalan yang sangat disarankan untuk keluarga yang berkecukupan. Aqiqah disebut juga sebagai acara untuk membebaskan belenggu jin yang memang selalu mengganggu dan mengikuti setiap bayi yang baru dilahirkan. Sebagai ungkapan rasa syukur telah mendapatkan bayi laki-laki maka orang tua sang bayi perlu menyembelih kambing sebanyak dua ekor. Berbeda dengan bayi perempuan, orang tua cukup menyembeli seekor saja. Aturan ini sesuai dengan hadist shahih riwayat Abu Dawud, Tirmidzi dan lain-lain.

2. Nasi Kebuli Di Acara Aqiqah

Banyak olahan masakan yang bisa diterapkan sebagai inspirasi catering aqiqah, tentu dengan bahan utama daging kambing yang telah disembelih. Salah satu menu yang biasa menjadi andalan aqiqah adalah nasi kebuli. Nasi kebuli terbuat dari nasi yang diberi kaldu kambing, kemudian diiris-iris potongan daging kambing. Potongan tersebut bisa besar atau kecil-kecil, tergantung selera. Nasi kebuli tersebut kemudian dibagikan kepada sanak saudara, tetangga dan juga para undangan yang telah hadir pada acara aqiqah tersebut.

3. Cara Pembuatan Nasi Kebuli

Meski banyak rempah unik asli Arab yang melengkapi cita rasa nasi kebuli, namun di Indonesia kita masih bisa membuat nasi kebuli dengan beberapa rempah yang tumbuh di tanah air. Mula-mula tumis bumbu halus yaitu merica, ketumbar, bawang merah dan putih, jahe dan sedikit garam dengan minyak samin atau mentega. Lalu siapkan potongan daging kambing kemudian masak hingga air menyusut, sementara itu kukus beras selama 30 menit kemudian siram dengan susu atau santan kemudian aduk hingga matang merata. Setelah beras matang, masukan daging yang telah diolah ke dalamnya dan aduk hingga merata. Kukus kembali selama 30 menit, setelah itu nasi kebuli siap dihidangkan.

4. Keuntungan Memilih Menu Aqiqah Nasi Kebuli

Ada banyak jenis olahan daging kambing yang bisa digunakan untuk menu aqiqah, salah satunya adalah nasi kebuli. Meski banyak membutuhkan rempah, nasi kebuli termasuk simpel dalam cara pembuatannya. Pembuatan nasi kebuli sekilas mirip dengan nasi goreng, bedanya nasi cukup dikukus dan dicampur dengan daging kambing yang sudah dibumbui. Nasi kebuli juga mewakili acara aqiqah agar terkesan lebih ke Timur Tengah, sehingga acara aqiqah kian terasa. Beda kalau aqiqahan hanya menghadirkan sate kambing atau juga tongseng kambing, terlalu umum, bukan?

Namanya juga ibadah, entah yang dihidangkan adalah menu aqiqah nasi kebuli atau menu lainnya. Sebenarnya tak masalah mau menu apa yang akan dihadirkan, yang pasti acara aqiqah harus ditunaikan sesuai syariat. Yaitu bayi laki-laki dua ekor kambing dan bayi perempuan satu ekor kambing. Aqiqah juga tidak perlu dilakukan apabila keluarga tersebut memiliki kesusahan ekonomi. Lain lagi untuk keluarga yang memiliki finansial yang berkecukupan, untuk mereka menggelar acara aqiqah merupakan sunnah muakad. Artinya mereka dianjurkan untuk melaksanakan acara aqiqah sebagai ucapan syukur terhadap Allah SWT.

Leave a comment