Manfaat Dan Efek Samping Beras Hitam

manfaat dan efek samping beras hitam

Beras hitam merupakan jenis beras yang berasal dari spesies Oryza Sativa. Beras Hitam ini dikenal dengan istilah ‘Beras Terlarang’ di Tiongkok kuno, karena pada saat itu beras tersebut hanya dapat dikonsumsi oleh keluarga kerajaan sehingga rakyat biasa tidak boleh mengonsumsinya. Karena para bangsawan Tiongkok menganggap bahwa beras hitam dapat memperpanjang umur sehingga dijadikan sebagai makanan pokok bagi Raja beserta keturunannya.

manfaat dan efek samping beras hitam

Namun saat ini, beras hitam sudah banyak dibudidayakan diberbagai negara, termasuk Indonesia. Dan saat ini beras tersebut dapat dikonsumsi oleh semua orang. Jika dibandingkan dengan beras putih, beras hitam lebih kaya akan nutrisi penting sehingga memiliki banyak manfaat kesehatan. Berikut kandungan nutrisi pada beras hitam :

Nutrisi Beras Hitam

Dalam 100 gram beras hitam mentah terkandung nutrisi sebagai berikut :

Energi :  351 kkal
Lemak total : 1.30 g
Vitamin A  : 0 mcg
Vitamin B1 : 0.21 mg
Vitamin B2 : 0.06 mg
Vitamin B3 : 0 mg
Vitamin C : 0 mg
Karbohidrat total : 76.90 g
Protein : 8 g
Serat pangan : 20.10 g
Kalsium : 6 mg
Fosfor : 198 mg
Natrium : 15 mg
Kalium : 105 mg
Tembaga : 100 mcg
Zat Besi : 0.10 mg
Seng : 1.60 mg
B-Karoten : 0 mcg
Air : 12.90 g

manfaat dan efek samping beras hitam nutrisi beras hitam

Selain itu jumlah antioksidan yang ada dalam beras hitam juga lebih tinggi. Senyawa antioksidan utama yang terdapat dalam beras ini antara lain, flavonoid, antosianin, proanthocyanin, asam fitat, asam fenolik, tokotrienol, dan tokoferol.

Manfaat Beras Hitam Untuk Kesehatan

Kandungan nutrisi yang tinggi dalam beras hitam membuat beras ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Berikut beberapa diantaranya:

Kaya Akan Antioksidan

Kandungan antioksidan yang tinggi dalam beras hitam dapat meningkatkan dan membantu organ hati membuang racun, dan mendetoks tubuh secara alami, sehingga terhindar dari penumpukan racun yang bisa memicu berbagai macam penyakit. Selain itu, fitonutrien (jenis zat kimia atau nutrien yang diturunkan dari sumber tumbuhan, termasuk sayuran dan buah-buahan) yang terkandung dalam beras hitam juga dapat mengeluarkan zat berbahaya dari dalam tubuh.

Melindungi Sel Tubuh

Antosianin menjadi senyawa antioksidan yang paling dominan dalam beras hitam. Karena antioksidan ini dapat mengurangi stres oksidatif, serta melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Dengan mengonsumsi beras hitam, maka sel-sel penting di dalam tubuh akan terlindungi.

Menjaga Kesehatan Hati

Kelebihan asupan lemak dapat menyebabkan terjadinya penumpukan di hati. Selain dapat menimbulkan stres oksidatif hal ini juga dapat menyebabkan peradangan yang nantinya dapat berujung pada berbagai jenis penyakit pada organ hati. Namun, antosianin yang terdapat dalam beras hitam dapat membantu mengatasi hal tersebut dengan mengurangi penyimpanan lemak di hati, mengembalikan struktur dan fungsi hati kembali normal, serta membantu meregenerasi sel hati yang sehat.

Menghambat Pertumbuhan Kanker

Antosianin dalam beras hitam mampu menghambat pertumbuhan dan perluasan sel kanker sehingga mencegah penyebaran sel kanker menjalar ke organ tubuh lainnya. Selain itu, antosianin juga dapat menghambat pertumbuhan tumor dengan menghalangi pasokan darah ke tumor.

Menjaga Kesehatan Jantung

Antosianin dan senyawa bergizi lainnya yang terkandung dalam beras hitam dipercaya dapat menjaga kadar glukosa, kolesterol, dan trigliserida dalam darah  agar tetap sehat sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu mengonsumsi beras hitam secara teratur juga dapat membantu menjaga pembuluh darah tetap bersih sehingga membuat aliran darah lancar, dan terhindar dari serangan jantung ataupun stroke.

Mengendalikan Kolesterol

manfaat dan efek samping beras hitam

Beras hitam dipercaya mampu mengurangi kadar kolesterol tinggi dan kadar trigliserida dalam darah. Hal ini dikarenakan tokotrienol (merupakan molekul larut lemak yang memainkan peran penting dalam kesehatan) dan antioksidan yang ada dalam beras hitam dapat menekan aktivitas enzim yang terlibat dalam pembuatan kolesterol.

Mencegah Diabetes

Beras hitam dapat mengurangi gula darah pada penderita hiperglikemia (kadar gula darah tinggi). Beras ini juga dapat mencegah glukosa masuk ke dalam darah, dan mendorong senyawa tersebut ke dalam sel dan otot. Selain itu, beras hitam juga mampu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengontrol kadar glukosa darah dengan baik sehingga terhindar dari diabetes.

Meningkatkan Fungsi Otak

Mengonsumsi beras hitam dapat meningkatkan antioksidan tubuh sehingga berguna untuk melindungi sel-sel otak dari kerusakan. Selain itu, kandungan dalam beras hitam juga dapat menjaga kinerja kognitif otak, membatasi efek buruk penuaan otak, serta meningkatkan daya ingat.

Melawan Peradangan

Senyawa antosianin dalam beras hitam juga memiliki efek anti-inflamasi yang mampu melawan dan mengurangi peradangan. Tak hanya itu, beras hitam pun dianggap memiliki potensi luar biasa dalam mengobati penyakit yang berhubungan dengan peradangan kronis.

Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Sebagai sumber serat makanan yang baik, beras hitam dapat membantu mengatur pergerakan usus sehingga feses bisa keluar lebih mudah. Tentu saja hal ini dapat mencegah berbagai jenis masalah pencernaan, misalnya sembelit, kembung, serta membantu meringankan masalah pencernaan lainnya.

Membantu Menurunkan Berat Badan

Beras hitam kaya akan sumber serat makanan sehingga membantu menunda rasa lapar dan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Sehingga secara tidak langsung hal ini dapat membuat kalori yang masuk ke dalam tubuh menjadi lebih sedikit, serta membantu proses menurunkan berat badan. Kandungan kalori yang rendah pada beras hitam pun cocok untuk dijadikan sebagai menu diet.

manfaat dan efek samping beras hitam

Efek Samping

Sebenarnya bila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, beras hitam aman dan tidak menimbulkan efek samping. Namun bila digunakan dalam jumlah yang lebih banyak misal sebagai obat untuk membantu proses penyembuhan dibutuhkan konsultasi lebih lanjut kepada dokter maupun pakar lain.

Selain itu tidak ada informasi lengkap dan dapat dipercaya untuk mengetahui apakah beras hitam aman dikonsumsi ibu hamil ataupun menyusui. Namun, tidak disarankan untuk mengonsumsinya secara berlebihan karena apa pun yang dikonsumsi secara berlebihan tentu memiliki efek yang kurang baik.

Itulah beberapa informasi yang dapat kami berikan, semoga artikel kali ini bermanfaat bagi kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *