Gunakan 20 Bahan Ini Untuk Membuat Makanan Menjadi Kental

Pengental makanan adalah bahan yang digunakan untuk meningkatkan viskositas cairan maupun adonan, tanpa mengganggu sifat asli dari bahan masakan. Bahan-bahan untuk mengentalkan makanan penting untuk diketahui karena menjadi prasyarat untuk menyiapkan banyak resep, misalnya untuk membuat saus, sup, kue dan makanan penutup. Setiap bahan pengental biasanya memiliki sifat yang paling cocok untuk resep tertentu. Salah satu metode yang paling sering digunakan untuk mengentalkan makanan adalah dengan gelatinisasi pati. Sementara itu, terdapat juga beberapa bahan yang dapat digunakan untuk membuat makanan menjadi kental.

Tepung Maizena

Tepung maizena atau tepung jagung adalah bahan pengental yang sering digunakan untuk mengentalkan saus dan kuah makanan. Tepung maizena adalah pilihan paling populer dari jenis pati lain yang berasal dari jagung serta bebas gluten. Tepung maizena sering dimasukkan ke dalam resep yang berbasis krim pisang dan puding maupun produk susu. Sifatnya yang kenyal membuat tepung ini akan mengentalkan cairan pada makanan apabila sudah matang. Ini juga biasa digunakan untuk membuat kue dan saus.

Menggunakan tepung maizena tidak dapat ditambahkan langsung dengan cairan panas karena akan menyebabkan penggumpalan. Sebagai catatan, tidak semua resep dapat menggunakan dan cocok dengan tepung maizena. Apabila memaksakan penggunaan tepung maizena maka akan menyebabkan adonan menjadi encer dan mencair. Dibandingkan dengan Cornmeal, tepung jagung maizena tidak memiliki rasa sama sekali sehingga dianggap lebih efektif untuk mengentalkan makanan. Tepung ini juga tidak boleh dipanaskan terlalu lama, sehingga ketika mencampurkan tepung maizena ke dalam masakan, harus dimasukkan pada saat masakan sudah cukup panas. Ini biasa dijadikan bahan untuk membuat saus (saus puding), mengentalkan sup, serta capcay.

Tepung Serbaguna

Tepung serbaguna merupakan campuran tepung terigu yang mengandung protein, serat, dan pati. Tepung serbaguna bisa dijadikan pengganti tepung maizena yang biasa digunakan untuk mengentalkan makanan. Tepung serbaguna mengandung 75 persen zat tepung. Bahan ini mengandung lebih banyak pati dibandingkan tepung lain, sehingga dapat menjadi pengental makanan yang efektif.

Untuk mengentalkan makanan, tepung ini perlu dimasukkan lebih banyak ke masakan anda. Tepung serbaguna bisa digunakan hingga dua kali lebih banyak dibandingkan tepung maizena. Untuk mengentalkan makanan dengan tepung serbaguna, maka pastikan untuk mencampur tepung dan air hingga membentuk pasta, lalu baru dicampurkan pada resep anda. Hindari menggunakan tepung langsung ke adonan maupun cairan panas karena mungkin akan menyebabkan terbentuknya butiran atau tepung menggumpal.

Tepung Beras

Bahan untuk mengentalkan makanan selanjutnya adalah tepung beras yang berasal dari beras yang ditumbuk halus. Secara alami tepung beras dapat berfungsi sebagai pengental di dalam resep makanan yang cukup efektif. Warnanya yang putih serta cenderung tidak berwarna membuat bahan ini ketika dijadikan bahan pengental tidak akan mengubah warna dan rasa makanan. Sama seperti penggunaan tepung serbaguna, tepung beras juga harus digunakan dua kali lipat lebih banyak dibandingkan tepung maizena.

Tepung Tapioka

Tepung tapioka biasanya berbentuk butiran atau bubuk kecil yang akan membantu mengentalkan masakan dengan cepat. Tepung tapioka adalah bahan yang bebas gluten serta memberikan efek yang mengkilap. Tepung ini juga disebut tepung singkong atau tepung kanji yang terbuat dari umbi akar ketela pohon.

Tepung ini memiliki rasa yang netral sehingga tidak merusak cita rasa alami makanan. Bahan ini tidak memerlukan suhu panas untuk mengentalkan masakan. Akan tetapi tepung tapioka tidak direkomendasikan untuk makanan yang dimasak dalam waktu yang lama seperti saus pan dan custard. Tepung tapioka lebih cocok dijadikan pengental capcay, sup, tumis sayur, dan pie buah.

Tepung Sagu

Tepung sagu mirip dengan karakter dengan tepung tapioka. Tepung sagu mengandung zat pati yang disebut amilopektin. Zat ini akan menyerap cairan ketika dipanaskan. Inilah yang membuat tepung sagu bisa mengentalkan masakan terutama untuk jenis makanan basah. Tepung sagu bisa digunakan untuk mengentalkan kuah atau saus. Apabila biasa menggunakan satu sendok makan tepung maizena, maka untuk menggunakan tepung sagu cukup setengah sendok makan saja.

Tepung Kentang

Tepung kentang memang kurang umum bagi masyarakat Indonesia. Namun apabila anda kebetulan memiliki persediaan tepung kentang di rumah, maka bisa memanfaatkan bahan ini untuk mengentalkan masakan. Apabila ingin menggunakan tepung kentang sebagai pengganti maizena, maka takaran yang digunakan 1:1. Penggunaan tepung kentang bisa mempercepat proses pengentalan.

Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa tidak boleh memanaskan tepung kentang terlalu lama karena dapat menyebabkan hilangnya sifat pengental dari tepung ini. Penggunaan tepung kentang memang bisa menjadi alternatif pengental yang tidak akan mempengaruhi atau mengubah masakan yang anda buat. Namun disayangkan bahwa tepung kentang tidak boleh digunakan terlalu banyak karena tepung ini mengandung karbohidrat yang sangat tinggi.

Tepung Panir

Tepung panir atau lebih dikenal dengan sebutan tepung roti biasa dikenal sebagai tepung untuk lapisan luar makanan agar terasa renyah. Berbeda dengan jenis tepung lain, tepung panir memiliki tekstur yang kasar serta kering. Tepung ini bisa menyerap cairan sehingga tidak heran jika bahan ini dapat dijadikan bahan pengental makanan. Tepung panir biasa digunakan untuk mengentalkan pie apel, sup, dan makanan rebusan lain.

Pati Garut

Pati garut adalah tepung yang dibuat dari umbi tanaman garut (Maranta arundinacea). Pati garut mengandung lebih banyak serat dibandingkan tepung maizena. Pati garut adalah tepung yang cenderung mudah dicerna dan bebas gluten. Bahan ini juga memberikan rasa netral dan memberikan penampilan makanan yang lebih mengkilap. Hal ini dikarenakan pati garut akan membentuk gel bening saat dicampur dengan air sehingga bisa digunakan untuk masakan yang berkuah bening.

Untuk membuat makanan lebih mengental dengan pati garut, campurkan pati garut dengan air dingin menggunakan perbandingan yang sama. Dianjurkan untuk menggunakan pati garut dua kali lebih banyak apabila sebelumnya anda menggunakan maizena sebagai pengental. Aduk hingga teksturnya mirip seperti bubur. Setelah itu, bahan ini dicampurkan dengan adonan atau cairan yang panas, lalu diaduk selama 30 detik. Pengentalan secara maksimal akan terjadi ketika masakan ini mencapai penurunan suhu.

Selain untuk masakan, pati garut juga bisa dijadikan isian pie buah, puding, custard, saus sayuran, tumisan, dan lain sebagainya. Pati garut juga bisa dijadikan pengganti telur untuk para vegan pada makanan yang dipanggang maupun burger. Sementara itu pati garut tidak dianjurkan untuk dicampur dengan makanan yang mengandung susu karena membuat tekstur makanan berlendir.

Tepung Sorghum

Tepung sorghum terbuat dari biji sorghum tanah yang basisnya memang mengandung antioksidan dan serat makanan. Sorghum juga mengandung lebih banyak protein dibandingkan tepung maizena. Pada sebuah jurnal tahun 2016 menjelaskan bahwa mengonsumsi sorghum dapat membantu mengatur respon gula darah serta mengurangi stres oksidatif. Tepung sorghum biasa digunakan untuk mengentalkan sup, semur dan sup krim. Sorghum secara alami juga merupakan bahan pengental yang bebas gluten dan kaya akan nutrisi.

Gelatin

Gelatin merupakan bahan yang diperoleh dari mengekstrak kolagen dari tulang rawan atau kulit hewan seperti sapi dan ikan. Gelatin sering disebut juga sebagai jelly yang biasa digunakan untuk mengentalkan bahan makanan non-vegetarian. Gelatin dapat digunakan juga sebagai penstabil tekstur, namun lebih sering digunakan untuk mengentalkan marsmallow, gummy snack, panna cotta, puding kental es krim, dan makanan penutup lain.

Bahan pengental ini bisa digunakan dengan takaran satu sendok teh untuk 16 ons cairan yang konsistensinya padat, serta 32 ons cairan dengan konsistensi semi-padat. Beberapa buah segar tidak cocok dipadukan dengan gelatin seperti nanas, mangga, kiwi, dan pepaya. Oleh sebab itu penting untuk mengolah buah terlebih dahulu sebelum mencampurkannya ke custard gelatin.

Agar-agar

Agar-agar pada dasarnya memiliki tekstur yang sama dengan gelatin, namun bahan ini lebih cocok untuk para vegetarian karena terbuat dari ekstraksi rumput laut. Agar-agar dapat berbentuk batangan, serpihan, dan bubuk yang memiliki kekuatan untuk mengentalkan makanan yang lebih kuat dibandingkan gelatin.

Pengental hambar ini lima kali lebih kuat dibandingkan gelatin sehingga lebih menghemat waktu ketika memasaknya. Selain itu, agar-agar juga tetap padat pada suhu kamar atau tidak akan meleleh saat terkena panas. Oleh sebabnya bahan pengental ini sudah biasa ditemui ketika akan memasak puding, jelly, dan custard. Akan tetapi agar-agar tidak sebaiknya digunakan untuk jenis resep yang mengandung cuka atau makanan tinggi asam oksalat seperti coklat dan bayam karena akan mengubah tekstur dan rasa makanan.

Santhan Gum

Santhan gum adalah polisakarida mikroba yang dibuat dengan fermentasi gula dengan bakteri bernama Xanthomonas campestris. Ini menghasilkan gel yang dikeringkan dan digiling hingga menjadi bubuk. Santhan gum dengan rasa yang netral bertindak sebagai zat pengental, pengemulsi, dan penstabil makanan yang kuat. Ini biasanya digunakan untuk mengentalkan dan menstabilkan gravies, saus, salad dressing, dan es krim.

Sanhan gum dalam jumlah yang sedikit, sudah dapat mengentalkan cairan dalam jumlah berkali-kali lipat. Oleh sebabnya ketika menggunakan santhan gum perlu memperhatikan takaran serta menggunakan sedikit demi sedikit agar bahan makanan tidak mengeras. Sebaiknya gunakan 0,1% hingga 1% santhan gum dari rasio berat cairan. Santhan gum dapat mengental dengan sangat cepat sehingga tidak perlu proses pemanasan. Ini juga merupakan bahan yang bebas gluten untuk memberikan elastisitas dan viskositas dalam adonan.

Guar Gum

Guar gum terbuat dari kacang-kacangan yang disebut kacang guar. Bahan ini memiliki kalori yang rendah dan serat yang tinggi sehingga dikenal sebagai pengental makanan yang bernutrisi. Guar gum biasanya jauh lebih murah dibandingkan santhan gum sehingga orang lebih menyukainya. Selain itu guar gum adalah bahan pengental yang sangat kuat. Cukup menggunakan seperempat guar gum untuk satu gelas cairan sudah membuat konsistensi makanan menjadi lebih kental. Guar gum bisa digunakan untuk mengentalkan saus dan es krim. Namun beberapa orang juga biasa menjadikannya bahan untuk pasta gigi.

Psylium Husk

Psylium husk adalah bahan pengental yang mengandung banyak serat dari halusan biji tanaman plantago ovata. Tanaman ini hanya dapat tumbuh di dataran India namun penggunaanya sebagai bahan makanan maupun obat herbal telah dilakukan sejak abad ke-19. Psylium husk mengandung serat yang dapat mengembang dan menyerap air sehingga membuat bahan ini menjadi pengental yang baik.

Sumber serat nabati ini menawarkan banyak manfaat tambahan antara lain kalori dan karbohidrat yang rendah, bebas gluten dan cocok untuk vegan. Satu setengah sendok teh psylium husk dapat mengentalkan satu porsi makanan anda. Bahan ini bisa digunakan untuk membuat smoothie, saus, sup, semur, maupun minuman yang dapat mengandung serat.

Tepung Kelapa

Tepung kelapa merupakan bubuk dari kelapa yang dihaluskan. Tepung ini tidak terlalu populer di masyarakat umum, namun cukup terkenal bagi kalangan vegan dan produsen roti bebas gluten. Tepung kelapa tidak menyajikan rasa kelapa yang kuat namun justru memiliki rasa yang lembut seperti kue.

Tepung kelapa adalah bahan pengental yang rendah lemak dan karbohidrat, lalu dikemas dengan kandungan protein dan serat di dalamnya. Tepung kelapa bisa menjadi campuran tepung kue, pie, cup cakes, puding, smoothie, sup, dan semur. Penggunaan tepung kelapa pada resep anda akan memberikan tekstur yang mirip dengan adonan biskuit yang lembut.

Tepung Buncis

Tepung buncis disebut juga sebagai tepung garbanzo. Seperti namanya, tepung buncis terbuat dari buncis tanpa bahan-bahan lain dan menggilingnya hingga mencapai konsistensi tepung. Tepung buncis bebas gluten dan ditujukan untuk para vegan. Tepung buncis mungkin sangat jarang ditemui di Indonesia karena bahan ini lebih sering digunakan masakan India.

Tepung buncis bisa digunakan untuk mengentalkan makanan menggantikan tepung terigu dengan 1:1. Selain itu, tepung buncis juga memiliki rasa mentega yang ringan sehingga cocok digunakan untuk masakan yang memiliki cita rasa gurih. Tepung buncis bisa digunakan untuk memasak panekuk omelet, saus, sup, dan semur.

Biji Chia

Biji chia ternyata dapat menjadi bahan pengental makanan apabila ditambahkan ke air. Halusan biji chia populer sebagai pengganti telur yang secara langsung menawarkan fungsi pengental makanan. Biji chia membantu mengentalkan gravies, puding, dan sup yang dapat digunakan dalam resep makanan anda. Biji chia kaya akan nutrisi mulai dari protein, serat, omega 3, vitamin serta mineral. Untuk menggunakannya, cukup mencampurkan satu sendok makan biji chia terhadap 1 per tiga gelas air, untuk membuat biji chia bekerja sebagai pengental makanan.

Biji Rami

Biji rami dalam bentuk bubuk sangat mudah menyerap dan membentuk jelly apabila dicampur dengan air. Bahan ini mudah menyerap air dan dengan cepat mengembang menjadi lendir yang konsistensinya mirip dengan puding. Bahan ini secara fisik sedikit kasar dan berpasir, sehingga perlu dihaluskan kembali untuk membuat peningkatan dari kandungan serat pada hidangan.

Untuk menggunakan biji rami sebagai bahan pengental, maka cukup tambahkan satu sendok makan bubuk rami dengan empat sendok makan air. Berhati-hati dalam menambahkan terlalu banyak biji rami karena dapat membuat makanan menjadi lebih padat. Biji rami bisa dimanfaatkan sebagai pengental pada kulit pie, roti, kue, biskuit, dan makanan panggang lain hingga olahan bahan mentah.

Glukomanan

Glukomanan merupakan serat larut yang berupa bubuk dan berasal dari dari akar tanaman lonjak. Glukoman ini termasuk bahan yang tergolong serat murni karena tidak mengandung kalori atau karbohidrat. Ini menjadikannya bahan pengental makanan bagi orang-orang yang sedang diet rendah karbohidrat.

Bahan ini memiliki kekuatan pengental yang jauh lebih kuat dibandingkan tepung maizena. Glukomanan juga sangat menyerap ketika dicampurkan dengan cairan hingga membentuk gel kental, tidak berbau, dan berwarna bening bila dicampurkan dengan air panas. Apabila anda ingin menggunakan glukomanan, maka cukup gunakan seperempat sendok teh untuk menggantikan penggunaan dua sendok teh tepung maizena.

Ragi

Ragi atau fermen merupakan zat yang dapat menyebabkan proses fermentasi karena adanya mikroorganisme di dalamnya. Ragi bisa menjadi bahan pengental yang baik untuk adonan. Ragi biasanya membutuhkan banyak waktu untuk dapat menyatu dengan adonan sehingga harus mengntrol suhu masakan ketika mencampurkan ragi. Ragi juga termasuk bahan makanan untuk vegan. Bahan ini bisa digunakan untuk adonan roti, kulit pizza, dan beberapa kue. Sebagian kecil orang mungkin biasa juga mencampurkan ragi ke dalam saus, sup, ditaburi di atas sayuran dan popcorn.

Setiap bahan untuk mengentalkan makanan memiliki karakteristik tersendiri yang disesuaikan dengan jenis makanan yang dibuat. Anda juga bisa memilih bahan pengental berdasarkan seberapa mudah bahan tersebut ditemukan di daerah tempat tinggal anda, apakah bahan tersebut cocok untuk vegan atau tidak, seberapa cepat bahan tersebut mengentalkan makanan, hingga pertimbangan lain yang tidak terbatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *