Cara Menyimpan Beras, Agar Awet Dan Terhindar Dari Kutu! - Cairo Food

Cara Menyimpan Beras, Agar Awet Dan Terhindar Dari Kutu!

Sebagai warga Indonesia yang masih menjadikan nasi sebagai makanan pokok utama, maka tak heran jika beras menjadi salah satu bahan yang wajib ada disetiap rumah. Bahkan terkadang sebagian orang membeli beras dalam jumlah yang banyak, untuk disimpan dalam waktu yang lumayan lama.

Tapi tak jarang, beras yang sudah disimpan dalam jangka waktu tertentu dihinggapi oleh serangga, seperti kutu misalnya. Hal itu tentu saja menjengkelkan, karna kita harus memisahkan kutu-kutu tersebut sebelum beras dimasak, belum lagi jika mereka sudah berkembang biak dan memenuhi beras-beras yang kita simpan. Meski masih layak untuk di makan setelah dicuci bersih, namun kadang-kadang hal itu juga dapat membuat kita merasa risih.

Maka dari itu, pada artikel kali ini kami akan memberikan tips dan informasi bagaimana cara menyimpan beras, agar dapat bertahan lebih lama dan terhindar dari kutu.
Namun sebelum itu, ada baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu dari mana asalnya kutu-kutu ini, dan menghinggapi beras di rumah kita. Yuk simak artikel ini lebih lanjut!

ASAL KUTU BERAS

Kutu Beras

Kamu mungkin sering bertanya dari mana asalnya kutu-kutu yang ada dalam beras mu. Padahal sebelum membeli kamu sudah memastikan bahwa beras tersebut bersih dan aman dari kutu. Namun tetap saja, saat kamu menyimpan beras dalam waktu yang cukup lama, kutu tersebut tiba-tiba sudah berkembang biak.

Ada ada dua hal yang dapat menjadi penyebab munculnya kutu beras. Pertama, mungkin saja kamu tidak sadar jika beras yang kamu beli sudah tercampur dengan telur kutu yang kemungkinan berasal dari tanaman padi, dan menetas saat kamu menyimpannya. Atau mungkin saja kutu-kutu tersebut berasal dari tempat lain dan menyelinap masuk ke dalam tempat penyimpanan beras milik mu. Untuk Itulah cara mu dalam menyimpan beras harus lebih di perhatikan, karna nasib beras mu bergantung dengan cara kamu dalam merawat dan membersihkannya.

Berikut beberapa tips menyimpan beras yang dapat kamu terapkan di rumah :

TIPS CARA MENYIMPAN BERAS

Menghilangkan Serangga Dalam Beras

Sebelum menyimpan beras, kamu bisa menghilangkan serangga-serangga kecil yang mungkin terdapat dalam beras yang kamu beli dengan cara menyimpan beras tersebut di dalam freezer, yang bertujuan untuk mematikan serangga, kutu ataupun telur yang hinggap. Kamu bisa menyimpannya selama kurang lebih 5 hari.

Wadah Penyimpanan

rice in jar

Setelah 5 hari, kamu bisa menyimpan beras tersebut dalam wadah yang tertutup rapat serta kedap udara. Pastikan juga wadah tersebut sudah bersih dan kering. Karna wadah yang lembab dan tidak tertutup rapat dapat menarik kehadiran serangga. Atau kamu dapat menyimpan beras mu dalam plastik mylar bag dan agar lebih maksimal gunakan Oxygen scavenger atau penyerap oksigen, untuk membantu menghilangkan atau menurunkan kadar oksigen dalam wadah penyimpanan mu. Sehingga dapat membantu menjaga keamanan beras dan memperpanjang umur simpan.

Suhu Ruangan

temperatur ruangan

Yang ketiga pastikan suhu ruangan agar tetap konsisten, tidak terlalu panas atau tidak terlalu dingin. Sebab suhu yang labil dan tidak menentu dapat membuat beras jadi berbau. Meski kualitas beras masih bagus, beras yang bau tentu dapat mengurangi selera makan.

Menyimpan Beras dengan Daun Laurel

Daun Laurel atau bisa disebut juga dengan Bay leaf dapat menjadi solusi untuk membuat beras terhindar dari kutu. Karna daun ini sangat tidak disukai bahkan dihindari oleh kutu maupun serangga. Cara seperti ini juga bisa kamu terapkan, saat menyimpan tepung maupun olahan gandum lainnya.

Itulah beberapa tips yang dapat kami berikan tentang bagaimana cara menyimpan beras untuk waktu yang lama. Jika kamu memiliki tips lain yang ampuh saat kamu peraktekan di rumah, kamu bisa berbagai pengalaman mu di kolom komentar ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Situs web ini menggunakan cookie
Kami menggunakan cookie untuk mempersonalisasi konten dan iklan, untuk menyediakan fitur media sosial dan untuk menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs kami dengan mitra media sosial, periklanan, dan analitik kami yang mungkin menggabungkannya dengan informasi lain yang Anda berikan kepada mereka atau yang mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka.