Asi Booster Alami, Awas Kebanjiran!

cover-terbaru

Selain pada masa kehamilan, masa-masa menyusui juga jadi bagian penting yang perlu diperhatikan. Apalagi jangka waktu menyusui buah hati yang terbilang cukup panjang yakni selama kurang lebih 2 tahun. Seringkali banyak ibu yang terkendala dalam proses menyusui, seperti misalnya produksi asi yang kurang sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi. Berbagai cara pasti akan dilakukan seorang ibu agar produksi asi dapat meningkat, sehingga kebutuhan anak terpenuhi. Namun pastikan cara yang dilakukan aman, dan tidak memberikan efek samping yang berbahaya. Seperti misalnya mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gizi, sehingga dapat menjadi Asi booster alami.

Berikut 10 makanan yang dapat meningkatkan produksi Asi:

1. Fenugreek/Kelabat

kelabat

Selain dijadikan bumbu dalam olahan masakan, kelabat juga kerap kali di sebut sebagai asi booster alami hal itu dikarenakan kelabat kaya akan mineral seperti zat besi, potassium, calcium, selenium, copper, zinc, manganese dan magnesium. Juga mengandung vitamin: thiamin, folic acid, riboflavin, pyridoxine (vitamin B6), niacin, vitamins A dan C. Suatu penelitian yang dilakukan di Eropa terhadap 10 wanita, mendapatkan hasil bahwa kelabat dapat meningkatkan volume ASI, karna protein yang terkandung dalam biji kelabat mempunyai angka banding lisin-arginin yang rendah. Selain itu dalam biji kelabat terdapat 16 asam amino lain, serta karbohidrat, serat, dan mineral.

2. Daun Katuk

Katuk

Daun yang satu ini sudah lama dikenal sebagai asi booster alami oleh sebagian ibu menyusui, dan hal itu dibenarkan oleh International Conference on Food Engineering & Biotechnology, Journal of Sauropus Androgynus Leaf yang menyatakan bahwa ekstrak daun katuk bisa meningkatkan kuantitas produksi ASI hingga 50,7%. Selain itu, daun katuk juga dapat membantu kebutuhan mineral bagi ibu menyusui dan meningkatkan daya tahan tubuh bagi ibu.

Mungkin hal itu dikarenakan daun katuk mengandung banyak zat gizi seperti asam folat, serta Vitamin A, B, C. Selain itu katuk juga dapat meningkatkan hormon prolaktin yang mampu membuat produksi ASI meningkat, seperti yang dikatakan oleh dokter sekaligus aktivis Pejuang ASI, Ameetha Drupadi “Daun katuk mengandung steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan kadar prolaktin atau hormon pelancar ASI. Kadar prolaktin yang tinggi akan meningkatkan, mempercepat dan memperlancar produksi ASI. Daun katuk juga mengandung vitamin A, B, C, K, dan pro vitamin A (betakaroten), kalsium, fosfor, zat besi dan serat, juga berfungsi sebagai antioksidan”. Maka dari itu sangat dianjurkan untuk para pejuang asi mengonsumsi sayuran ini, selain mudah didapatkan, proses mengolahnya pun terbilang gampang, cukup memasaknya sebagaimana memasak sayur pada umumnya.

3. Salmon

salmon

Makanan yang dikenal sebagai ASI booster selanjutnya adalah ikan salmon. Kandungan protein dan kalsium di dalam salmon lah yang membuat ikan tersebut menjadi salah satu makanan penambah ASI di masa menyusui. Selain itu, vitamin B12 dan asam lemak omega-3 yang terkandung dalam salmon disebut mampu menangkal depresi pasca persalinan. Salmon pun dianggap memiliki peranan penting dalam perkembangan sistem saraf bayi.

4. Kacang Hijau

Kacang Hijau

Menurut ahli kebidanan, Marthia salah satu sumber energi yang dapat memacu peningkatan sekresi air susu ibu adalah kacang hijau, hal itu karna kacang hijau mengandung galactogogue dengan kandungan karbohidrat sebesar 62%-63% serta kandungan lain seperti lemak 0,7—1 gram/kg, yang terbagi atas 73% lemak tak jenuh da 27% lemak jenuh sehingga aman dikonsumsi. Juga protein di dalam kacang hijau yang mencapai 20%-25%.

Dengan kandungan gizi yang melimpah membuat kacang hijau bagus untuk dikonsumsi terutama untuk ibu menyusui, selain menjadi asi booster, gizi yang terkandung dalam kacang hijau juga akan memberikan nutrisi kepada bayi.

5. Bayam

bayam

Selain katuk, bayam juga memiliki banyak kandungan yang bermanfaat seperti vitamin B6, K, C,A, zat besi, periodeksin, kalsium oksalat, amarantin, kalium nitrat, antitoksik, ekspektoran, diuretik, dan antipiretik. Kandungan gizinya yang berlimpah ini lah yang membuat bayam bagus untuk dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui. Menurut dr. IGAN Partiwi. SpA, kebutuhan vitamin B6 ibu menyusui satu kali lebih tinggi dibanding perempuan yang tidak menyusui atau hamil. Karena itulah, konsumsi bayam lebih banyak dari biasanya akan menambah kandungan vitamin B6 dalam ASI. Untuk mengonsumsinya pun mudah, kamu bisa menjadikannya olahan tumisan, lalapan, ataupun sayur berkuah.

6. Almond

almond milk

Kacang Almond mengandung asam lemak, omega 3 dan kandungan galactagogues yang berperan untuk merangsang hormon untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ASI pada ibu menyusui secara alami dan efektif. Untuk mendapatkan manfaat dari kacang almond, kamu bisa mengonsumsi kacang tersebut dalam keadaan utuh atau dalam olahan susu.

7. Beras merah

Beras merah mengandung senyawa galaktogogus yang dikenal bagus untuk melancarkan ASI juga membantu proses pemulihan pasca melahirkan. Mengonsumsi beras merah juga membantu meningkatkan nafsu makan pada ibu dan tetap menjaga kadar gula dalam darah. Selain itu, beras merah juga akan memberikan kalori yang cukup bagi tubuh sekaligus menjamin kualitas ASI untuk bayi.

8. Pepaya

Ibu menyusui dianjurkan untuk rutin mengonsumsi pepaya. Hal itu karna pepaya memiliki efek laktogenik yang membantu dalam meningkatkan produksi susu, terutama pepaya hijau yang memiliki lebih banyak laktogenik. Selain itu pepaya juga merupakan sumber makanan yang kaya vitamin dan mineral esensial. Asupan pepaya hijau bisa meningkatkan produksi hormon oksitosin dalam tubuh, oleh karna itu pepaya dianjurkan dimakan oleh ibu menyusui. Terutama pepaya muda yang masih hijau, karena pepaya jenis ini dipercaya menjadi makanan super yang bisa meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI pada ibu menyusi.

9. Chia Seeds

puding with chia seeds

Chia seeds atau biji chia memiliki kandungan nutrisi yang sehat dan Iengkap. Kandungan asam lemak omega 3, karbohidrat, protein, serat, antioksidan, kalsium, vitamin, dan mineral dalam biji chia mampu meningkaikan produksi ASI secana alami serta dapat meningkatkatkan perkembangan otak bayi saat menyusu. Untuk mengonsumsinya, kamu bisa merendam biji chia ini semalaman, lalu campurkan dalam smoothies saat sarapan. Atau rendam chia seeds semalaman dengan susu hingga mengental sampai memiliki tekstur seperti pudding, lalu tambahkan topping buah-buahan dan madu untuk pemanis.

Itulah 9 jenis makanan yang bisa dijadikan sebagai asi booster alami versi Cairo Food, untuk orang tua khusunya ibu yang sedang mengalami kesulitan karna jumlah produksi asi yang sedikit, bisa mencoba untuk mengonsumsi makanan di atas.

Namun apapun jenis booster-nya, selama hal itu dapat melancarkan produksi asi serta menyehatkan tubuh dan psikologis ibu, tidak ada salahnya untuk dicoba! Yang terpenting adalah kondisi ibu selalu sehat dan happy! Dan jangan lupa untuk selalu cek reaksi bayi usai menyantap sesuatu untuk mengetahui kemungkinan alergi.

Kira-kira, siapa disini yang punya ASI booster alami versi sendiri? Share di sini yuk!

Related Posts

Leave a comment