7 Tips dan Cara Membuat Anak Kembar

Sebagian pasangan yang sudah menikah mungkin berpikir untuk memiliki anak kembar sebagai sebuah anugerah yang luar biasa. Hal ini didukung oleh fakta bahwa dalam 30 tahun terakhir kelahiran anak kembar meningkat hingga 75 persen. Kelahiran bayi kembar tertinggi berada di negara Afrika Tengah. Sementara di Asia dan Amerika Latin jauh lebih rendah.

Bayi kembar terbagi dua yaitu kembar identik dan non-identik. Kembar identik terbentu dari satu sel telur yang terbelah menjadi dua atau lebih yang menghasilkan gen atau DNA yang sama. Oleh sebabnya kembar identik selalu memiliki jenis kelamin yang sama maupun wajah yang sangat mirip. Sementara itu, kembar non-identik terjadi saat dua sel telur dibuahi oleh dua sel sperma. Dikarenakan tidak memiliki gen yang sama sekaligus memiliki plasenta masing-masing, maka kembar non identik bisa terlahir dengan jenis kelamin yang berbeda serta wajah yang berbeda pula.

Faktor Pendorong Terjadinya Kehamilan Bayi Kembar

Mengandung anak kembar sebenarnya tidak memiliki metode yang pasti benar 100 persen. Namun beberapa faktor bisa meningkatkan peluang kehamilan anak kembar diantaranya sebagai berikut.

Usia Ibu Hamil

Hamil di usia 30 tahun atau lebih memiliki peluang lebih besar untuk mengandung anak kembar. Hal ini dikarenakan peningkatan hormon perangsang folikel yang menunjang perkembangan sel telur di dalam ovarium sebelum dilepaskan. Hormon tersebut semakin banyak atau meningkat dengan seiring bertambahnya usia wanita. Untuk mengandung bayi kembar maka membutuhkan kadar hormon ini dengan jumlah yang lebih tinggi agar bisa menstimulasi terbentuknya janin kembar.

Akan tetapi meningkatnya hormon perangsang folikel juga sering dikaitkan dengan penurunan kesuburan wanita. Sehingga di satu sisi wanita mungkin melahirkan bayi kembar ketika berusia 30 tahun ke atas. Namun di sisi lain wanita yang hamil di atas usia 30 tahun harus lebih berhati-hati terhadap komplikasi kehamilan yang mungkin terjadi.

Riwayat Genetik

Ibu hamil yang memiliki saudara kembar atau riwayat keluarga yang terdiri atas anak kembar, terutama dari sisi keluarga ibu. Hal ini dikarenakan memperoleh anak kembar biasanya tidak memiliki pengaruh dari genetik atau riwayat keluarga pihak laki-laki. Namun ayah atau suami tetap dapat mewariskan gen kembar ke anak perempuannya di masa depan. Anak kembar yang lahir karena faktor genetik biasanya adalah anak kembar non-identik. Sedangkan untuk kembar identik sampai saat ini belum memiliki cara yang pasti terkait kaitannya dengan silsilah keluarga. Singkatnya kehamilan kembar identik tidak diturunkan dalam garis keluarga.

Berat Badan Ibu Hamil

Berat badan ibu yang cenderung mengarah ke arah obesitas ternyata lebih besar peluangnya untuk dapat hamil kembar, dibandingkan ibu hamil yang memiliki berat badan ideal. Obesitas menyebabkan kelebihan lemak yang kemudian secara alami akan meningkatkan kadar estrogen. Kenaikan estrogen dalam tubuh wanita akan memicu ovarium secara berlebihan untuk melepaskan dua hingga lebih sel telur saat proses pembuahan. Namun sangat disayangkan, kondisi obesitas justru membuat ibu hamil mengalami kesulitan menjalani masa kehamilan dan dapat memperbesar resiko kesulitan saat proses kelahiran bayi.

Bentuk Tubuh Ibu Hamil

Meskipun belum diteliti lebih lanjut, namun mayoritas kembar tidak identik dapat terjadi pada ibu hamil yang memiliki postur tubuh tinggi dan besar. Sebaliknya ibu hamil yang berbadan mungil jarang sekali diketahui dapat mengandung bayi kembar. Beberapa pendapat para ahli meyakini hubungan bentuk tubuh ibu hamil dan bayi kembar tidak memiliki kaitan secara langsung. Akan tetapi asupan nutrisi ibu hamil yang berpostur tinggi dan besar dianggap lebih banyak menyerap nutrisi, sekaligus lebih mampu secara alami mengandung bayi kembar.

Tips Dan Cara Membuat Anak Kembar

Selain dikarenakan faktor genetik maupun hal-hal yang secara alami terjadi pada ibu hamil, ternyata mengandung anak kembar juga memiliki tips tersendiri. Meskipun cara yang digunakan untuk membuat anak kembar tidak dapat dipastikan akan berhasil, namun setidaknya akan mendukung upaya agar mendapatkan kehamilan anak kembar.

Konsumsi Produk Susu

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa orang yang mengkonsumsi lebih banyak produk susu akan lebih mungkin untuk dapat mengandung anak kembar. Wanita yang mengonsumsi produk olahan susu bahkan berpeluang lebih banyak hingga 5 kali dibandingkan wanita yang tidak mengonsumsi produk susu, apabila dikaitkan dengan kehamilan bayi kembar. Hal ini didasari oleh argumen bahwa hormon pertumbuhan banyak terkandung dalam susu terutama susu sapi, sehingga akan mempengaruhi kadar hormon pada manusia yang pada akhirnya akan membantu memiliki anak kembar.

Hamil Dimasa Menyusui

Orang yang hamil disaat sedang menyusui dianggap lebih mungkin untuk mengandung bayi kembar daripada orang yang tidak sedang menyusui. Pada saat wanita menyusui ternyata tubuh secara otomatis akan menekan kesuburan dan mencegah kehamilan. Akan tetapi khusus untuk kehamilan bayi kembar justru akan semakin besar peluangnya ketika terjadi pembuahan saat menyusui. Dalam sebuah studi peneitian, kelahiran anak kembar meningkat menjadi 11,4 persen bagi ibu hamil yang sekaligus sedang menyusui. Angka ini tentu saja cukup tinggi apabila dibandingkan dengan potensi kehamilan bayi kembar pada wanita yang tidak menyusui yakni hanya sekitar 1,1 persen.

Tidak Mengonsumsi Pil KB

Apabila ibu hamil dapat berhenti mengonsumsi pil KB, maka berperan penting untuk mendukung kelahiran bayi kembar. Saat berhenti mengonsumsi pil KB, maka tubuh secara otomatis berusaha untuk menemukan ritme alami pada fungsi masing-masing organ. Ketika berhenti minum pil KB juga biasanya produksi ovarium akan dipacu lebih kencang sehingga memungkinkan pelepasan sel telur lebih dari satu. Inilah yang menjadi dasar bahwa peluang hamil anak kembar pun meningkat. Apabila dalam kondisi ini, ibu hamil perlu mengunjungi dan berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan berhenti dari penggunaan pil KB.

Konsumsi Ubi-Ubian

Ubi-ubian termasuk ubi jalar dan ubi singkong dapat meningkatkan peluang kehamilan anak kembar. Alasannya, kulit ubi-ubian tersebut terdiri atas bahan kimia yang menyebabkan hyperovulation yakni sebuah proses pelepasan sel telur yang jumlahnya banyak pada saat ovulasi. Pendapat ini dibuktikan dengan kelahiran bayi kembar pada masyarakat Afrika yang empat kali lebih banyak dibandingkan rata-rata kelahiran bayi kembar secara global. Salah satu alasannya karena masyarakt Afrika menjadikan ubi liar atau singkong sebagai makanan sehari-hari.

Mengkonsumsi Suplemen Kesuburan

Suplemen kesuburan dirancang untuk meningkatkan kesuburan wanita agar bekerja dalam meningkatkan jumlah sel telur pada ovarium. Secara logika, apabila lebih banyak sel telur yang dihasilkan, maka kemungkinan untuk melepaskan lebih dari satu sel telur untuk dibuahi akan semakin besar pula. Ini terkhusus untuk jenis kehamilan kembar fratenal atau kembar dua non-identik. Suplemen kesuburan biasanya tersedia hanya melalui resep dokter yang berupa obat untuk diminum maupun jenis suplemen kesuburan yang diberikan melalui suntikan.

Berbagai suplemen kesuburan biasanya dianggap aman dan efektif hingga meningkatkan peluang kehamilan bayi kembar hampir 30 persen. Akan tetapi sama seperti jenis suplemen apapun, selalu saja ada kemungkinan resiko atau efek samping yang dapat terjadi. Inilah alasan mengapa penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi suplemen.

Suami Lebih Sering Mengkonsumsi Zinc

Sarankan suami untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan zinc seperti sayuran berwarna hijau, tiram atau kerang, roti dan biji-bijian. Zinc dapat berfungsi sebagai afrodisiak yang akan membantu memproduksi sperma lebih banyak. Selain itu kandungan ini juga akan meningkatkan kualitas sperma sekaligus pergerakan sperma yang memungkinkan untuk bisa membuahi lebih dari satu sel telur. Apabila ingin mengonsumsi zinc dalam bentuk suplemen maka pria direkomendasikan mengonsumsi sebanyak 14 mg per hari di masa suburnya.

Konsumsi Bahan Herbal

Ternyata terdapat tumbuhan atau bahan herbal tertentu yang diyakini dapat membantu meningkatkan kesuburan sekaligus mendorong kehamilan anak kembar. Pertama menggunakan minyak evening primrose. Sejak dahulu minyak ini sudah digunakan sebagai pengobatan tradisional termasuk sebagai peningkat kesuburan. Minyak ini dapat membantu memproduksi lendir serviks sehingga memungkinkan sperma bertahan lebih lama di dalam ovarium.

Ada juga minyak biji rami yang dapat digunakan untuk menjaga keseimbangan antara hormon progesteron dan hormon estrogen sehingga mempertahankan siklus menstruasi yang teratur. Ini juga dikenal memiliki manfaat untuk meningkatkan kesuburan wanita. Selain itu beberapa bahan herbal lain yang juga difungsikan untuk meningkatkan peluang hamil anak kembar diantaranya akar maca, singkong Thailand, maupun licorice.

Mengandung anak kembar memang memberikan rasa kesenangan tersendiri bagi keluarga atau pasangan. Beberapa mungkin percaya bahwa anak kembar hanya dapat diperoleh dari keluarga yang memiliki riwayat yang sama. Namun faktanya masih banyak cara maupun faktor untuk membuat anak kembar baik dengan alami maupun dengan bantuan obat-obatan medis. Meski demikian hingga saat ini tidak ada penelitian yang dapat mengklaim keberhasilan untuk memperoleh anak kembar dengan cara tertentu. Oleh sebab itu tips dan cara yang dapat dilakukan hanya untuk meningkatkan probabilitas, bukan menjamin keberhasilan hamil bayi kembar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *