16 Cara Membuat Daging Empuk: Bahan Mudah Didapat

16 cara membuat daging empuk bahan mudah didapat

Daging yang empuk menjadi salah satu cara untuk menarik perhatian para calon penyantap. Pasalnya, bila daging yang diolah terasa empuk, akan menambah kelezatan dan kenikmatan dari masakan.

Beberapa daging memang dirasa cukup memiliki tingkat memasak yang sulit. Ada yang direbus saja bisa empuk, tetapi ada juga yang masih terasa keras. Hal ini bisa disebabkan dari berbagai sisi, misalnya saja dari cara potong atau persiapan daging sebelum di masak.

Berbagai cara dilakukan untuk membuat daging empuk. Salah satunya adalah, menaruh sendok dalam rebusan daging. Memang, sendok menjadi penghantar panas yang baik, dan beberapa orang berhasil melakukannya. Tetapi ada juga risikonya, lho. Jika dimasak bersamaan dengan sendok, bisa jadi dapat membahayakan dirimu. Sendok akan terpental keatas dan dimungkinkan sampai mengenai badan atau bahkan wajah kamu. Jadi, lebih baik gunakan cara aman, ya.

Nah, berikut 16 cara yang bisa kamu persiapkan agar daging yang kamu masak terasa empuk!

Memukul Daging

16 cara membuat daging empuk bahan mudah didapat memukul daging dapat mengempukkan daging

Untuk cara memukul daging, kamu perlu menggunakan alat khusus seperti martil khusus daging. Alat martil ini memang ada untuk keperluan membuat daging menjadi empuk.

Kamu hanya perlu memukul-mukul daging sampai sedikit hancur. Hal tersebut berguna untuk menghancurkan serat daging satu sama lain agar tidak saling menarik dan menjadi lentur. Pukul sampai kamu bisa merasakan daging bertekstur empuk. Setelah itu kamu sudah bisa memasaknya. Cara ini terbilang cukup efektif untuk membuat daging empuk.

Memotong dengan Melawan Arah Serat

Siapa yang sudah tahu teknik ini? Yap, teknik ini sudah menjadi makanan sehari-hari chef, lho. Kamu bisa coba teknik ini sebelum kamu memasak daging.

Pada daging terdapat arah serat yang dapat dilihat secara mata telanjang. Potonglah daging secara melintang atau melawan arah serat. Bila posisi serat horizontal, kamu harus memotongnya dengan vertikal.

16 cara membuat daging empuk bahan mudah didapat potong melawan serat

Bila potongan daging melawan serat, makan serat-seratnya mudah terurai karena sudah tidak saling menarik. Namun, jika kamu memotongnya searah serat, maka daging akan susah menjadi empuk. Dari sekarang, cek seratnya dahulu ya.

Merendam dengan Susu

Susu merupakan cairan bernutrisi yang berasal dari hewan mamalia (menyusui). Susu sendiri memiliki kandungan lemak protein, dan laktosa (disakarida) yang baik untuk pertumbuhan manusia.

Selain berguna untuk pertumbuhan, susu juga dapat digunakan untuk membuat daging empuk. Cukup dengan merendam daging dengan susu apapun, boleh susu murni, susu rendah lemak, atau susu tinggi kalsium. Tetapi, bukan susu kental manis, ya.

Pastikan daging telah tertutup dengan cairan susu. Rendam selama 15-20 menit untuk membuat susu terserap dalam daging. Setelah 15-20 menit, angkat dan tiriskan daging dari air susu. Daging siap kamu olah.

Selain dapat membuat daging empuk, susu juga akan membuat daging kamu semakin juicy dan menambah rasa lezat pada masakkan mu. Bisa banget kamu coba!

Merendam dengan Santan

Selain dengan susu, kamu juga bisa merendamnya dengan santan. Santan yang biasanya digunakan sebagai kuah gulai, juga bermanfaat untuk membuat daging empuk, nih.

Seperti halnya pada susu, kamu cukup merendam daging dengan santan selama 15-20 menit. Semakin lama waktu perendaman, maka daging juga menjadi semakin empuk. Waktu rendaman dengan susu dikondisikan saja dengan waktu masak kamu. Setelah 20 menit, kamu bisa angkat dan siap diolah. Kamu akan mendapatkan daging yang lebih gurih dari biasanya.

Membungkus dengan Daun Pepaya

16 cara membuat daging empuk bahan mudah didapat bungkus daun pepaya

Mengapa daun pepaya ya? Ternyata hal ini dikarenakan oleh zat papain pada daun pepaya yang berguna untuk mencerna daging sehingga lebih empuk.

Pada daging, terdapat ikatan peptida yang menyatu. Bila ingin membuat daging terasa empuk maka harus dipecah molekulnya agar lebih sederhana. Begitulah proses yang bekerja di dalam pengempukkan daging.

Pada daun pepaya, terdapat enzim papain yang berguna untuk memecah ikatan peptida yang masih utuh. Caranya, cukup tumbuk daun perlahan (tidak dihaluskan). Ini berguna untuk melukai jaringan daunnya agar enzim papain keluar. Bungkus daging dengan daun pepaya. Lalu tunggu sampai 10-20 menit. Semakin lama waktu untuk membungkus, maka daging semakin empuk.

Tidak hanya bagian daunnya saja yang bisa membuat daging empuk, bagian kulit buah pepaya pun masih mengandung enzim papain dan tentu dapat digunakan  untuk mengempukkan daging. Caranya sama saja seperti daun pepaya tadi, ya.

Merebus Bersama Daun Nangka

11 ciri khas makanan thailand yang harus kamu ketahui daun nangka untuk mengempukkan daging

Pada getah daun nangka, seringkali menyebabkan rasa gatal pada kulit. Namun ternyata daun nangka memiliki kemampuan untuk membuat daging empuk.

Ambil daun nangka menggunakan sarung tangan. Lalu bersihkan daun nangka dari getah. Selanjutnya bila kamu sedang merebus daging, masukkan juga daun nangka ke air rebusan. Rebusan daging bersama daun nangka akan membuat daging terasa lebih empuk. Cara ini banyak digunakan pada area Jawa Barat, nih. Apakah daerah kamu juga menggunakan cara ini?

Melumuri Cuka Apel

Cuka apel ialah bentuk dari fermentasi buah apel yang dihancurkan. Cuka apel ini memiliki bau yang tajam karena banyak senyawa asam yang dimilikinya.

Cuka apel yang banyak mengandung asam ini ternyata dapat memarinasi daging agar lebih empuk. Proses marinasi ini dilakukan dengan cara melumuri atau merendam daging yang akan dimasak.

Kamu hanya perlu siapkan cuka apel pada wadah ukuran sedang. Lalu masukan daging dan rendam selama 5-10 menit saja. Disarankan untuk tidak merendam dalam waktu yang lama karena akan membuat daging terasa asam.

Opsi lain kamu dapat lumuri daging dengan cuka apel. Aplikasikan cuka apel pada seluruh lapisan daging. Diamkan selama 10 sampai 15 menit, dan daging pun siap diolah.

Merendam dengan Nanas

Siapa yang tidak kenal dengan nanas? Buah satu ini memiliki cita rasa tersendiri bagi para penikmatnya. Nanas (Ananas comosus) ternyata dapat membuat daging terasa lebih empuk.

Pada nanas terdapat enzim bromelin yang dapat menghidrolisa protein protease atau peptida, sehingga mampu menguraikan serat-serat daging menjadi lebih empuk. Sama halnya seperti enzim papain pada pepaya, enzim bromelain nanas juga akan memutus ikatan peptida pada daging.

Caranya, gunakan buah nanas (dan atau bonggol) lalu parut atau blender (tidak perlu menggunakan air lagi). Daging tidak perlu dicuci terlebih dulu. Daging cukup direndam dalam nanas yang hancur tersebut. Biarkan hingga 20 menit. Setelah 20 menit daging siap untuk dimasak.

Merendam dengan Tomat

Buah yang memiliki asam rendah ini ternyata juga efektif untuk membuat daging empuk. Dalam tomat terdapat protease yang dapat membuat lemas peptida atau serat dalam daging.

Haluskan buah tomat menjadi jus. Setelah itu, kamu hanya perlu rendam daging dengan jus tomat segar selama 10-15 menit. Setelah 15 menit, daging kamu sudah siap untuk diolah menjadi masakan yang lezat.

Merendam dengan Buah Ara atau Tin

16 cara membuat daging empuk bahan mudah didapat menggunakan buah tin

Teknik merendam dengan buah ara untuk membuat daging empuk, ternyata masih banyak yang belum tahu. Buah Ara atau buah tin dengan nama latin Ficus carica L. memiliki ukuran sekitar 3 sampai 5 cm dan warnanya cenderung hijau. Tetapi pada jenis lainnya juga ada yang berwarna ungu.

Siapa sangka, ternyata buah ara atau buah tin dapat membuat daging empuk. Pada buah ara ini terdapat enzim protease (pemecah ikatan daging agar empuk) berupa ficin. Caranya mudah, cukup masukkan daging segar dan rendam dalam hancuran buah ara, biarkan selama 10 sampai 30 menit. Setelahnya, kamu siap gunakan daging untuk menjadi olahan yang nikmat.

Merendam dengan Buah Mangga

Buah mangga ternyata juga memiliki kandungan enzim pemecah ikatan peptida dalam daging. Enzim tersebut berupa actinidain. Enzim inilah yang menyebabkan daging dapat terasa empuk.

Caranya sama dengan sebelumnya, kamu perlu hancurkan buah mangga. Lalu rendam bersama daging yang bersih. Rendam selama 10 sampai 20 menit untuk mendapatkan hasil maksimal. Selain kandungan actinidain ini, tentunya aroma mangga yang segar bisa menambah cita rasa daging itu sendiri.

Merendam dengan Jahe

Jahe merupakan rempah yang sangat penting, terutama dalam kesehatan. Tanaman antimikroba ini sering dijumpai pada produk penghangat badan. Ternyata jahe juga dapat dijadikan bahan untuk membuat daging empuk.

Pada jahe mengandung enzim zingibain yang berguna untuk memecah serat daging sehingga daging akan menjadi empuk. Namun, kamu hanya perlu menggunakan kulit jahe, ya.

Caranya cukup mudah, cuci jahe hingga bersih kemudian kupas kulitnya. Kupasan kulitnya bisa dibaurkan pada seluruh bagian daging. Lalu diamkan sampai 10 menit.

Tetapi ada yang perlu kamu perhatikan, yaitu kandungan gingerol pada jahe. Kandungan ini dapat mempengaruhi rasa daging menjadi agak pedas. Untuk itu jangan sampai gunakan kulit kupasan jahe terlalu banyak ya.

Perasan Lemon

Air perasan lemon sudah banyak digunakan sebagai penghilang bau pada daging. Namun ternyata, perasan lemon juga bagus untuk membuat daging menjadi empuk.

Kamu hanya perlu kucuri daging sapi dengan air perasan lemon dan diamkan selama sekitar 25 menit agar teksturnya lebih empuk. Mudah bukan? Selain dapat mengempukkan daging, kamu juga mendapat manfaat lain yaitu bau daging menghilanh dan menjadi lebih harum.

Merendam dengan Cola

Teknik mencampur cola dengan daging banyak ditemui di negara Korea. Pasalnya, proses ini akan mendapatkan daging yang empuk juga cita rasa yang lezat.

Bila kamu sedang merebus daging, tuangkan cola secukupnya bersamaan dengan rebusan air tersebut. Rebusan daging sapi bersama cola ini, membuatnya menjadi cepat empuk.

Perlu kamu ketahui daging akan sedikit menambahkan sensasi cola, seperti agak asam manis. Bagi kalian yang menyukainya, cara ini sangat tepat. Namun, bila kalian tidak ingin rasa daging berubah, sebaiknya tidak melakukan cara ini, ya.

Melumuri seduhan Kopi Bubuk

Kopi bubuk merupakan minuman yang terbilang cukup instan untuk menikmati secangkir kopi. Selain sebagai minuman, kopi bubuk juga termasuk bahan untuk mengempukkan daging.

Dalam kopi terdapat protease yang membuat daging terasa lebih empuk. Cukup seduh kopi bubuk dengan sedikit air panas dan campurkan dengan daging. Diamkan selama 10 sampai 15 menit, baru setelah itu daging dapat diolah sesuai selera.

Selain dapat membuat daging empuk bubuk kopi juga mampu menghilangkan bau pada daging. Dengan begitu kamu mendapat 2 manfaat yang baik untuk olahan daging kamu.

Oh iya, karena bubuk kopi memiliki aroma yang cukup tajam, maka daging akan mempengaruhi bau daging. Sepertinya tidak disarankan dilakukan bila kamu tidak ingin bau daging berubah.

Merendam dengan Kiwi

16 cara membuat daging empuk bahan mudah didapat rendam daging dengan kiwi

Buah kiwi dikenal juga sebagai buah ‘Gosberi Cina’ memiliki nutrisi yang cukup tinggi. Dilansir melalui fatsecret Indonesia, dalam satu buah kiwi terdapat 46 kalori, 0,4 gram lemak, 11,14 gram karbo, dan 0,87 gram protein. Tentunya buah ini bagus untuk menjadi asupan kamu saat diet. Namun, selain bagus untuk diet, kiwi juga baik sebagai pengolahan daging agar lebih empuk.

Seperti halnya pada mangga, kiwi juga merupakan buah yang mampu memecah ikatan peptida untuk membuat daging terasa empuk. Cukup dengan membuat kiwi sebagai jus (tanpa gula), lalu rendam jus kiwi pada daging yang akan diolah. Diamkan selama 10-25 menit. Setelah itu, daging siap dimasak.

Wah, kira-kira cara yang mana nih yang kamu pilih untuk membuat daging empuk? Tentunya, 16 cara yang dijelaskan menggunakan bahan yang mudah didapat, ya. Opsi yang diberikan sudah banyak, jadi kamu nggak perlu bingung lagi, deh.

Sedikit catatan bahwa beberapa cara di atas akan memberikan perubahan dari sisi rasa, aroma, dan tekstur, sehingga kamu perlu memilih dan menyesuaikan dengan selera dan jenis masakan kamu.

16 cara membuat daging empuk bahan mudah didapat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *